Comscore Tracker

10 Trik Mengatur Keuangan Keluarga Muda agar Bisa Berinvestasi

Demi mencapai kebebasan finansial

Jakarta, IDN Times - Pengeluaran keluarga muda seperti tak ada habisnya. Mulai dari kebutuhan hidup sehari-hari hingga biaya pendidikan anak, mendominasi alokasi pengeluaran. Meski begitu, penting pula membagi pendapatan untuk aset yang bermanfaat untuk keluarga seperti membeli rumah, mobil, atau investasi.

Bagaimana trik untuk merencanakan keuangan keluarga agar seimbang dan seperti apa instrumen investasi yang tepat? Yuk, simak triknya.

1. Tetapkan tujuan menabung

10 Trik Mengatur Keuangan Keluarga Muda agar Bisa BerinvestasiIDN Times/Arief Rahmat

Menabung akan lebih mudah jika kita mengetahui akan digunakan untuk apa dana tersebut. Misalnya menabung untuk membeli rumah dan mobil. Pisahkan dana tersebut dengan tabungan untuk kebutuhan sehari-hari.

Jika telah memiliki anak, siapkan pula pos untuk pendidikan anak. Semakin dini menabung untuk pendidikan akan terasa lebih ringan karena biaya pendidikan dari waktu ke waktu akan semakin meningkat. 

Satu hal yang sering dilupakan keluarga muda adalah perencanaan dana pensiun. Menyisihkan dana pensiun sejak muda akan lebih baik dan ringan dibandingkan jika mulai menabung saat menjelang pensiun. Pos dana pensiun perlu disiapkan, bahkan jika kamu akan mendapatkan pesangon atau dana pensiun dari perusahan tempatmu bekerja. Hal ini penting supaya saat pensiun hidupmu tetap sejahtera.

2. Aturan 50:30:20

10 Trik Mengatur Keuangan Keluarga Muda agar Bisa BerinvestasiIlustrasi. (IDN Times/Mela Hapsari)

Salah satu teori umum untuk menabung adalah 50:30:20. Gunakan 50 persen penghasilan untuk kebutuhan hidup, 30 persen untuk membeli barang yang diinginkan atau dana hiburan, sedangkan 20 persen ditabung. Jika memang memungkinkan untuk menabung atau berinvestasi lebih banyak, bahkan diharapkan bisa mencapai 50 persen penghasilan, tentu akan lebih baik untuk masa depan keluargamu.

Nah. jika ingin mengambil cicilan baik rumah atau mobil, atau cicilan lainnya pastikan tidak lebih dari 30 persen penghasilanmu, sehingga tidak memberatkan kondisi keuangan keluarga. 

3. Jangan letakkan semua uangmu dalam satu keranjang

10 Trik Mengatur Keuangan Keluarga Muda agar Bisa BerinvestasiIDN Times/Arief Rahmat

Ada beberapa prinsip investasi yang perlu dipahami, antara lain don't put all your eggs in one basket, artinya jangan hanya berinvestasi di satu tempat saja namun bisa di beberapa instrumen. Misalnya 20 persen penghasilanmu yang akan ditabung bisa dipecah menjadi beberapa jenis investasi, seperti dengan membeli saham, emas, dan deposito.

Prinsip lainnya adalah pilihlah produk yang hasilnya lebih tinggi daripada inflasi. Namun, seringkali produk keuangan yang memberikan keuntungan tinggi juga sebanding dengan risikonya. Untuk itu, kamu mesti pahami risikonya karena dana pokokmu malah bisa berkurang.

Selain itu, untuk kelangsungan finansial keluarga, pastikan untuk menyediakan dana darurat. Robert Kiyosaki dalam bukunya 'Rich Dad Poor Dad' menuliskan perlunya dana darurat setidaknya sebesar dana kebutuhan hidup selama 3 bulan. Hal ini penting agar jika terjadi masalah sewaktu-waktu, kita tidak terjebak hutang.

Kiyosaki juga menjelaskan, berinvestasi penting untuk mencapai kebebasan finansial, yakni dimana pendapatan pasif melebihi biaya hidup dan gaya hidup sehari-hari. 

4. Tabungan berjangka

10 Trik Mengatur Keuangan Keluarga Muda agar Bisa BerinvestasiUnsplash.com/Josh Appel

Salah satu jenis investasi yang bisa kamu pilih adalah tabungan berjangka. Jika belum memiliki dana besar untuk didepositokan, maka tabungan berjangka dapat membantumu merencanakan keuangan. Kamu tentukan besar nominal dan masa menabungnya. Misalnya menabung Rp1 juta selama 2 tahun untuk dana wisata keluarga.

Keuntungannya menabung di tabungan berjangka atau sering disebut pula tabungan rencana ini bunganya lebih besar dari tabungan biasa, dan dananya terkunci hingga waktu yang dijanjikan.  

Tabungan jenis ini cocok untukmu yang punya gaji bulanan. Tabungan berjangka ini juga cocok digunakan untuk menabung dana yang akan digunakan dalam jangka waktu tidak terlalu lama. Misalnya untuk tabungan ibadah umroh/ ziarah, dana liburan, membeli mobil, atau kebutuhan lainnya.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Berinvestasi Meski Gajimu Gak Gede

5. Deposito

10 Trik Mengatur Keuangan Keluarga Muda agar Bisa Berinvestasigobankingrates.com

Deposito bisa jadi pilihan investasi yang aman dengan bunga yang lumayan. Kamu bisa pilih jangka waktu menabung baik bulanan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan bahkan hingga beberapa tahun. 

Bunga deposito juga bisa kamu atur, apakah bunga tersebut kembali ke rekeningmu, atau ditambahkan ke dana depositomu. Bunga deposito lebih besar daripada tabungan biasa dan tabungan berjangka.

Pastikan sebelum mengambil deposito ketahui apakah jika mengambil dana sebelum jatuh tempo dikenakan penalti atau tidak di bank tersebut. Ada bank yang mengenakan penalti kepada nasabah jika dana diambil sebelum waktunya, namun ada pula yang tidak.

6. Emas

10 Trik Mengatur Keuangan Keluarga Muda agar Bisa BerinvestasiPexels.com/pixabay

Emas masih menjadi pilihan instrumen investasi yang menarik. Belilah emas batangan yang memiliki sertifikat. Kamu bisa beli emas batangan dengan berat mulai dari 1 gram.

Selain emas fisik, sekarang juga telah tersedia tabungan emas yang mengkonversi uangmu menjadi berat gram emas. Harga emas yang relatif stabil menjadikan emas sebagai instrumen investasi yang aman. 

7. Saham

10 Trik Mengatur Keuangan Keluarga Muda agar Bisa Berinvestasiunsplash.com/Markus Spiske

Berinvestasi di saham juga bisa menjadi pilihan. Tak harus bermodal besar, saham dapat dibeli mulai dari Rp100 ribu rupiah. Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang memiliki potensi keuntungan besar, namun perlu diingat bahwa investasi ini high risk alias berisiko tinggi pula. 

Jadi sebelum berinvestasi saham, pahami bahwa saham adalah ideal sebagai investasi jangka panjang. Jangan mudah panik atau terburu nafsu saat harga mendadak anjlok atau bahkan melejit. 

Untuk pemula ada baiknya pilih saham-saham blue-chip. Saham blue-chip ini adalah saham perusahaan besar yang memiliki pendapatan stabil dan merupakan saham-saham unggulan.

8. Reksa Dana

10 Trik Mengatur Keuangan Keluarga Muda agar Bisa Berinvestasibareksa.com

Reksadana merupakan wadah mengumpulkan uang investasi dari masyarakat. Dana ini kemudian diinvestasikan dan dikelola oleh manajer investasi dan ditempatkan dalam berbagai instrumen keuangan

Reksadana bisa menjadi pilihan investasi keluarga muda. Kelebihan investasi reksadana adalah dana bisa dipecah menjadi beberapa instrumen di beberapa perusahaan yang disesuaikan dengan profil risiko nasabah..

Jadi jika suatu ketika nilai reksadana saham perusahaan A turun, maka masih akan ditopang oleh dana yang diletakkan di perusahaan B, dan C.Selain itu, menabung di reksadana juga tidak ribet karena kamu akan dibantu oleh manajer investasi. Menabung di reksadana masa kini juga semakin mudah karena bisa dilakukan secara online.

9. Asuransi

10 Trik Mengatur Keuangan Keluarga Muda agar Bisa Berinvestasipexels/pixabay

Asuransi memiliki banyak manfaat untuk perencanaan keuangan. Salah satu yang wajib dimiliki oleh keluarga muda adalah asuransi jiwa, terutama bagi kepala keluarga. Asuransi jiwa menyediakan dana segar jika terjadi risiko sehingga kondisi keuangan keluarga tetap terjamin.

Selain jiwa,  jenis asuransi lain yang diperlukan adalah asuransi kesehatan.  Biaya kesehatan yang mahal tentu dapat menjadi beban jika ada anggota keluarga yang sakit.

Setidaknya ikutlah menjadi anggota BPJS Kesehatan. Jika ingin fasilitas lebih, maka bisa mendaftar asuransi kesehatan swasta yang menyediakan berbagai jenis fasilitas pelayanan bahkan bisa menggantikan biaya perawatan sesuai tagihan rumah sakit. Selain itu juga ada manfaat perlindungan untuk penyakit kritis.

Jenis asuransi ada yang unit link ada pula jenis tradisional, masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan. Pilihlah sesuai kebutuhan dan profil risikomu. 

10. Properti

10 Trik Mengatur Keuangan Keluarga Muda agar Bisa BerinvestasiUnsplash.com/Breno Assis

Salah satu jenis investasi yang masih tetap jadi favorit adalah properti karena harganya yang cenderung selalu naik. Jika danamu memungkinkan, tak ada salahnya berinvestasi properti.

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan seperti lingkungan sekitar, misalnya dekat kampus maka akan menguntungkan menjadi rumah kontrak atau kos bagi mahasiswa atau pegawai kampus. Selain itu juga pertimbangkan pajak properti tersebut, tingkat keamanan, fasilitas yang tersedia juga rencana pengembangan wilayah di sekitar properti yang akan kamu beli.

Itulah sejumlah trik untuk keluarga muda yang baru mulai menata keuangan. Juga beberapa instrumen investasi yang bisa kamu pilih. Meskipun baru saja berkeluarga, rencanakan keuanganmu dengan teliti sehingga kamu bisa memenuhi kebutuhan keluarga dan mencapai kebebasan finansial. 

 

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: 6 Cara Pintar dan Mudah Investasi Emas untuk Pemula 

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya