Comscore Tracker

5 Pelajaran Terbaik dari Jeff Bezos agar Sukses

Pelajaran ini diperoleh dari 27 tahun menjadi CEO Amazon

Jakarta, IDN Times – Jeff Bezos, orang terkaya di dunia, resmi mundur dari jabatan CEO Amazon pada Senin (5/7/2021). Bezos akan beralih posisi menjadi ketua eksekutif dewan Amazon dan akan fokus pada proyek-proyek lainnya, seperti Blue Origin.

Amazon adalah perusahaan yang didirikan Bezos pada 1994. Awalnya, Amazon hanya menjual buku online, namun kini perusahaan telah menjadi raksasa e-commerce dengan valuasi mencapai 1,7 triliun dolar Amerika Serikat (AS).

Kesuksesan Amazon tersebutlah yang telah membuat Bezos menjadi orang terkaya di dunia dengan kekayaan hampir mencapai 200 miliar dolar AS.

Selama sekitar 27 tahun menjabat sebagai CEO Amazon, Bezos telah banyak belajar dan membagikan saran dan pelajaran yang didapatnya melalui sejumlah wawancara dan surat tahunannya kepada pemegang saham Amazon.

Berikut adalah lima pelajaran terbaik yang pernah dibagikan pria berusia 57 tahun itu selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Jeff Bezos Resmi Tinggalkan Jabatan CEO Amazon

1. Berani mengambil risiko

5 Pelajaran Terbaik dari Jeff Bezos agar SuksesJeff Bezos (Twitter/@JeffBezos)

Bezos pernah mengatakan bahwa mengambil risiko merupakan hal yang harus dilakukan agar bisa sukses. Ia juga mengatakan, lebih baik mengalami kegagalan karena mencoba daripada menyesal karena tidak melakukan apa-apa.

“Ketika Anda memikirkan hal-hal yang akan  disesali ketika berusia 80 tahun, itu hampir selalu merupakan hal-hal yang tidak dilakukan. Itu adalah tindakan kelalaian. Sangat jarang Anda akan menyesali sesuatu yang dilakukan yang gagal dan tidak berhasil atau apa pun,” kata Bezos dalam sebuah wawancara pada 2018.

Filosofi itu membantu membentuk kehidupan Bezos bahkan sebelum dia meluncurkan Amazon. Ketika dia baru berusia 30 tahun, Bezos memiliki pekerjaan di Wall Street di hedge fund D. E. Shaw, tetapi dia melihat prospek ekonomi internet di masa depan dan mendapat ide untuk membangun toko buku online. Bos Bezos setuju bahwa ide itu memiliki potensi, tetapi dia masih berusaha meyakinkan Bezos bahwa risiko untuk mempertahankan pekerjaan yang dia miliki akan lebih kecil.

Namun, setelah melakukan pertimbangan dan merasa takut akan menyesal di masa tua karena tidak mencoba, ia akhirnya memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya itu dan memulai Amazon di sebuah garasi di pinggiran kota Seattle pada musim panas 1994. Situs web itu mengudara setahun kemudian, pada 16 Juli 1995.

“Saya tidak berpikir saya akan menyesal karena mencoba dan gagal. Dan saya curiga saya akan selalu dihantui keputusan untuk tidak mencoba sama sekali,” kata Bezos pada 2018. “Jadi saya mengambil jalan yang kurang aman untuk mengikuti hasrat saya, dan saya bangga dengan pilihan itu.”

Bezos juga mengatakan, dengan berandai-andai menjadi orang berusia 80 tahun yang melihat kembali ke kehidupan dan pilihan masa mudanya, hal ini dapat membantu dalam membuat keputusan pribadi.

“Saya tidak hanya berbicara tentang hal-hal bisni. Ini seperti, ‘Saya mencintai orang itu dan saya tidak pernah memberi tahu mereka,’ dan Anda tahu, 50 tahun kemudian Anda seperti, ‘Mengapa saya tidak memberitahu dia? Mengapa saya tidak mengejarnya?” ungkapnya.

“Jadi, itulah jenis penyesalan hidup yang sangat sulit untuk dibahagiakan ketika Anda mengatakan pada diri sendiri, dalam momen pribadi, kisah hidup Anda itu.”

2. Buat keputusan yang baik dengan cepat

5 Pelajaran Terbaik dari Jeff Bezos agar SuksesJeff Bezos (Instagram/@jeffbezos)

Bezos percaya bahwa kunci mempertahankan bisnis yang inovatif adalah membuat keputusan berkualitas tinggi dan berkecepatan tinggi.

Dalam suratnya pada 2015 untuk pemegang saham Amazon, Bezos menulis tentang pentingnya kecepatan dan kegesitan dalam menjadikan Amazon perusahaan besar. Meski ia juga mengakui bahwa ada beberapa keputusan yang sulit untuk diubah pada akhirnya.

“Sebagian besar keputusan ... dapat diubah, dapat dibalik - mereka adalah pintu dua arah,” tulisnya. Ia menambahkan bahwa apabila keputusan itu dirasa tidak tepat, maka bisa mencoba kembali dari awal.

Ia juga mengatakan, beberapa keputusan harus dibuat dengan cepat karena jika orang atau perusahaan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mempertimbangkan keputusan, maka akan bisa merugikan.

“Semua keputusan terbaik saya dalam bisnis dan kehidupan telah dibuat dengan hati, intuisi, nyali – bukan [dengan] analisis,” kata Bezos dalam sebuah wawancara di Economic Club Washington D.C. pada 2018.

3. Kenali diri

5 Pelajaran Terbaik dari Jeff Bezos agar SuksesJeff Bezos bersama Presiden Prancis, Emmanuel Macron. twitter.com/JeffBezos

Mencari tahu hasrat dalam hidup adalah poin utama dalam nasihat yang paling sering Bezos katakan kepada karyawannya yang lebih muda, serta keempat anaknya. Hal itu pernah disampaikan Bezos di Forum Kepemimpinan Pusat Kepresidenan George W. Bush pada 2018.

“Anda dapat memiliki pekerjaan, atau Anda dapat memiliki karier, atau Anda dapat memiliki hasrat,” kata Bezos. “Dan jika Anda entah bagaimana bisa menemukan cara untuk mendapatkan hasrat, Anda telah mendapatkan jackpot, karena itu adalah hal besar.”

Dengan kata lain, menurut Bezos, menemukan cara untuk berkarir sesuai hasrat atau passion bisa membawa menuju ke kesuksesan sejati. Dia juga percaya bahwa setiap orang memiliki passion.

“Anda tidak memilih hasrat Anda, hasrat Anda memilih Anda,” katanya saat itu. “Kita semua diberkahi dengan hasrat tertentu, dan orang-orang yang beruntung adalah orang-orang yang bisa mengikuti hal-hal itu.”

4. Jadilah selalu ingin tahu

5 Pelajaran Terbaik dari Jeff Bezos agar SuksesJeff Bezos bakal meluncur keluar angkasa pada 20 juli 2021 mendatang (instagram.com/jeffbezos)

Dalam suratnya tahun 2018 kepada pemegang saham Amazon, Bezos memasukkan bagian berjudul, “Intuisi, keingintahuan, dan kekuatan pengembaraan”. Di bagian itu, Bezos menulis tentang pentingnya menyisihkan waktu untuk mengeksplorasi rasa ingin tahu guna menghasilkan solusi baru yang inovatif untuk tantangan.

Ia juga menekankan bahwa meskipun sudah mengetahui pasti tentang suatu hal, penting untuk terus bereksperimen dan mencoba hal baru, apalagi jika itu bisa menghasilkan sebuah solusi.

“Mencaritahu adalah penyeimbang penting untuk efisiensi,” katanya. “Anda harus mempekerjakan keduanya.”

“Terkadang (sering sebenarnya) dalam bisnis, Anda tahu ke mana Anda akan pergi, dan ketika Anda melakukannya, Anda bisa menjadi efisien. Siapkan rencana dan eksekusi,” tulis Bezos dalam surat tersebut.

Namun, ia juga memperingatkan untuk tidak melakukan hal-hal tersebut dengan asal-asalan. Ia mengatakan, firasat, insting, intuisi, rasa ingin tahu, dan keyakinan harus turut dilibatkan. Ia juga memperingatkan bahwa jalan menuju kesuksesan sama sekali tidak lurus.

“Kesuksesan dapat datang melalui iterasi: ciptakan, luncurkan, temukan kembali, luncurkan kembali, mulai lagi, bersihkan, ulangi, lagi dan lagi,” tulisnya.

Baca Juga: Tiga Kali Jadi Orang Terkaya Sedunia, Ini Sosok Jeff Bezos

5. Pertahankan orisinalitas diri

5 Pelajaran Terbaik dari Jeff Bezos agar SuksesPendiri perusahaan Amazon, Jeff Bezos. (Instagram.com/jeffbezos)

Pada April, dalam surat terakhirnya kepada pemegang saham sebagai CEO Amazon, Bezos menulis tentang pentingnya mempertahankan orisinalitas.

“Kita semua tahu bahwa kekhasan – orisinalitas – itu berharga,” tulis Bezos. “Kita semua diajari untuk ‘menjadi diri sendiri’. Apa yang saya benar-benar minta Anda lakukan adalah merangkul dan bersikap realistis tentang berapa banyak energi yang dibutuhkan untuk mempertahankan kekhasan itu. Dunia ingin Anda menjadi tipikal – dalam seribu cara, dunia menarik Anda. Jangan sampai itu terjadi.”

Ia lebih lanjut mengatakan, penting mempertahankan orisinalitas ataupun keunikan diri, tidak peduli seberapa besar kerja keras yang diperlukan.

“Versi dongeng dari [nasihat] ‘jadilah dirimu sendiri’ adalah bahwa semua rasa sakit berhenti begitu Anda membiarkan kekhasan Anda bersinar. Versi itu menyesatkan. Menjadi diri sendiri itu berharga, tetapi jangan berharap itu mudah atau gratis,” tulis Bezos.

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya