Comscore Tracker

5 Poin Penting dari Sidang Konfirmasi Calon Menkeu AS Janet Yellen

Yellen akan melanjutkan sikap tegas AS pada Tiongkok

Jakarta, IDN Times – Janet Yellen, calon Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) yang baru, telah mengikuti sidang Senat pada Selasa (19/1/2021). Pemungutan suara untuk mengkonfirmasi jabatannya kemungkinan akan terjadi sebelum akhir pekan ini.

Menurut CNBC, dalam sidang tersebut Yellen ditanyai berbagai topik oleh para penonton, yang sebagian besarnya adalah legislator AS. Topik-topik tersebut termasuk soal pajak, Tiongkok, hingga perubahan iklim.

Setiap jawaban yang diberikan Yellen mendapat tanggapan baik, membuka jalan baginya untuk menjadi menteri keuangan perempuan pertama dalam sejarah Amerika. Sebagian besar anggota Komite Keuangan Senat juga dilaporkan berterima kasih kepada Yellen atas kesediaannya untuk melayani.

“Tidak ada yang bisa lebih baik untuk pekerjaan ini,” kata Senator Ron Wyden. “Tidak ada yang berhak mendapatkan dukungan lebih dari Janet Yellen untuk ekspansi ekonomi terpanjang yang pernah kita lihat dalam sejarah kita yang berlangsung hingga pandemik melanda.”

Berikut adalah lima poin penting yang diungkapkan Yellen dalam sidang tersebut:

Baca Juga: 5 Alasan Joe Biden Menang dan Mencapai Gedung Putih

1. Akan ada pajak yang lebih tinggi

5 Poin Penting dari Sidang Konfirmasi Calon Menkeu AS Janet YellenIlustrasi Pajak (IDN Times/Arief Rahmat)

Yellen mengindikasikan bahwa Presiden terpilih Joe Biden mendukung sejumlah rencana kenaikan pajak pada orang Amerika dan perusahaan kaya untuk mendanai beberapa agenda domestik yang ambisius. Agenda itu termasuk membantu negara bangkit dari pandemik COVID-19 dan juga menjaga agar pajak perusahaan yang diperoleh AS tetap tinggi dibandingkan negara lain.

Pajak AS atas laba adalah yang tertinggi di negara maju sebelum paket pemotongan pajak Trump tahun 2017 dirilis.

“Fokusnya sekarang adalah memberikan bantuan dan membantu keluarga-keluarga untuk tetap bisa memiliki tempat tinggal dan makanan di atas meja dan tidak menaikkan pajak,” katanya.

“Dengan rencana pengeluaran Biden, kita perlu memikirkan pajak dalam konteks paket yang bertujuan untuk melakukan hal-hal itu,” tambah Yellen. “Sejauh pembiayaan diperlukan untuk investasi yang sangat berharga ini, saya yakin itu akan datang dengan cara yang adil.”

2. Memastikan kesehatan fiskal

5 Poin Penting dari Sidang Konfirmasi Calon Menkeu AS Janet YellenSumber Gambar: cna.finance.com

Saat menerima banyak pertanyaan soal kondisi keuangan negara yang kurang baik saat ini, Yellen mengatakan akan tiba waktunya untuk berbicara tentang utang dan defisit. Ia menuturkan hal-hal tersebut baru akan dibahas begitu ekonomi pulih dari pandemik. AS saat ini menanggung beban utang 27,7 triliun dolar AS setelah mengakhiri tahun fiskal 2020 dengan defisit anggaran lebih dari 3,1 triliun dolar AS.

“Menteri Keuangan harus menjadi suara untuk kesehatan fiskal. Saya berjanji untuk melakukan itu. Keuangan kita harus berada pada jalur jangka panjang yang berkelanjutan,” katanya. “Saat ini, dalam jangka pendek, saya merasa bahwa kita dapat melakukan apa yang diperlukan untuk memulihkan perekonomian agar kita dapat melewati pandemik dan meringankan beban yang ditimbulkannya pada rumah tangga dan bisnis kecil.”

3. Tetap tegas dalam menghadapi Tiongkok

5 Poin Penting dari Sidang Konfirmasi Calon Menkeu AS Janet YellenPresiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di KTT G20 di Osaka, Jepang, pada 29 Juni 2019. (ANTARA FOTO/REUTERS/Kevin Lamarque)

Di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, AS telah dikenal begitu frontal pada Tiongkok. Bukan hanya pendahulu Yellen, Menkeu Steven Mnuchin yang selalu bertindak tegas pada Tiongkok, Presiden Trump sekalipun telah begitu jelas menekan Tiongkok selama menjabat.

Trump telah meluncurkan serangan dagang yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Tiongkok. AS-Tiongkok juga telah melakukan sejumlah perundingan guna mencari penyelesaian dari langkah bermusuhan mereka. Namun, semua itu belum membuahkan hasil.

Yellen mengatakan pemerintahan baru akan tetap fokus untuk membuat Tiongkok mengubah caranya berbisnis maupun berhubungan dengan AS.

“Kita perlu melawan praktik Tiongkok yang kejam, tidak adil, dan ilegal,” katanya. "Tiongkok meremehkan perusahaan Amerika dengan men-dumping produk, mendirikan hambatan perdagangan, dan memberikan subsidi ilegal kepada perusahaan.”

“Mereka mencuri kekayaan intelektual dan terlibat dalam praktik yang memberinya keuntungan teknologi yang tidak adil, termasuk transfer teknologi paksa,” lanjut Yellen. “Praktik-praktik ini termasuk standar tenaga kerja dan lingkungan yang rendah adalah praktik yang kami siap tangani menggunakan berbagai alat yang ada.”

4. Menjaga nilai mata uang

5 Poin Penting dari Sidang Konfirmasi Calon Menkeu AS Janet YellenIlustrasi dolar AS ( ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Dalam pemaparannya, Yellen juga mengatakan bahwa rezim yang akan datang menginginkan mata uang yang stabil yang harganya harus ditentukan oleh kekuatan pasar.

“Amerika Serikat tidak mengharapkan mata uang yang lebih lemah untuk mendapatkan keunggulan kompetitif, dan kita harus menentang upaya negara lain untuk melakukan hal yang sama,” katanya. “Penargetan nilai tukar yang disengaja untuk mendapatkan keuntungan komersial tidak dapat diterima.”

Baca Juga: Joe Biden Bakal Tunjuk Janet Yellen Jadi Menteri Keuangan AS?

5. Lebih banyak stimulus

5 Poin Penting dari Sidang Konfirmasi Calon Menkeu AS Janet YellenSeorang sukarelawan meletakkan bendera Amerika mewakili beberapa dari 200.000 nyawa yang hilang di Amerika Serikat dalam pandemi penyakit virus korona (COVID-19) di National Mall, Washington, Amerika Serikat, Selasa (22/9/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Joshua Roberts)

Hal yang banyak diantisipasi akan terjadi jika Yellen menjadi Menkeu AS yaitu bahwa dia akan memandu pemerintah untuk menyediakan putaran pendanaan lain untuk mereka yang terkena dampak pandemik COVID-19.

Sebelumnya pada pekan lalu Joe Biden telah mengusulkan rencana pendanaan senilai 1,9 triliun dolar. Jumlah itu bisa saja kurang dari itu, namun demikian ia diperkirakan masih akan meluncurkan tembakan fiskal besar ketiga untuk memastikan sistem perawatan kesehatan yang baik sehingga dapat mendistribusikan vaksin secara cukup luas.

“Ini akan menjadi fokus utama saya jika saya dikukuhkan sebagai Menteri Keuangan untuk fokus pada kebutuhan pekerja Amerika, mereka yang tinggal di kota dan daerah pedesaan, dan untuk memastikan bahwa kita memiliki ekonomi yang kompetitif yang menawarkan pekerjaan dan upah yang baik,” kata Yellen.

Topic:

  • Rehia Sebayang
  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya