Comscore Tracker

Awal Pekan, Harga Emas Naik Jadi Rp958 Ribu per Gram

Harga emas naik Rp1 ribu jadi Rp958 ribu per gram

Jakarta, IDN Times - Harga emas produksi PT Aneka Tambang atau Antam naik pada awal pekan ini, Senin (25/1/2021). Pantauan IDN Times dari logammulia.com, harga emas naik Rp1 ribu menjadi Rp958 ribu per gram per pukul 08.27 WIB.

Sementara, harga jual kembali atau buyback naik Rp1 ribu menjadi Rp839 ribu per gram.

Baca Juga: Ini Rekomendasi Investasi Syariah yang Bisa Kamu Coba 

1. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain

Awal Pekan, Harga Emas Naik Jadi Rp958 Ribu per GramIlustrasi Emas Mulia (IDN Times/Arief Rahmat)

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:

Harga emas 0,5 gram: Rp529 ribu

Harga emas 1 gram: Rp958 ribu

Harga emas 2 gram: Rp1,856 juta

Harga emas 3 gram: Rp2,759 juta

Harga emas 5 gram: Rp4,565 juta

Harga emas 10 gram: Rp9,075 juta

Harga emas 25 gram: Rp22,562 juta

Harga emas 50 gram: Rp45,045 juta

Harga emas 100 gram: Rp90,012 juta

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

2. Emas merupakan aset aman untuk berinvestasi

Awal Pekan, Harga Emas Naik Jadi Rp958 Ribu per GramIlustrasi emas batik truntum (Dok. LM Antam)

Emas bisa menjadi cara yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena emas merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilainya juga cenderung bertolak belakang dengan asset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Itu berarti, di saat harga saham atau property turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernafas lega karena tidak semua asetnya melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 persen-15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas atau emas.

Baca Juga: Yes! Indonesia Dapat Investasi Rp142 Triliun, Terbesar sejak Reformasi

3. Tips investasi emas

Awal Pekan, Harga Emas Naik Jadi Rp958 Ribu per GramIlustrasi emas batangan (IDN Times/Arief Rahmat)

Sepanjang sejarah, emas memang dikenal sebagai instrumen investasi yang lebih aman dibandingkan instrumen investasi lain seperti saham. Ini karena emas tahan terhadap hampir semua jenis masalah, mulai dari inflasi, pergolakan ekonomi atau fluktuasi mata uang, hingga perang.

Saat berpikir untuk mulai berinvestasi emas, jangan batasi diri hanya dengan membeli emas fisik, seperti koin atau emas batangan. Alternatif untuk berinvestasi emas termasuk membeli saham perusahaan pertambangan emas atau dana yang diperdagangkan di bursa emas (ETF), juga bisa menjadi pilihan.

Selain itu, bisa juga berinvestasi dalam emas dengan opsi perdagangan dan kontrak berjangka. Namun, orang yang memilih untuk berinvestasi dalam emas melalui opsi atau kontrak berjangka perlu secara aktif memantau kepemilikan mereka sehingga mereka dapat menjual, menggulirkan atau menggunakan opsi mereka sebelum kedaluwarsa sehingga tidak berharga.

“Selain itu, setiap opsi ini mencakup tingkat leverage tertentu, atau utang, secara default, sehingga investor yang menggunakannya secara berlebihan dan mengalami kerugian pasar dapat melihat kerugian mereka meningkat dengan cepat,” sebagaimana disampaikan Dock David Treece, mantan penasihat investasi berlisensi dan anggota dari Dewan Penasihat Perusahaan Kecil FINRA dalam artikel yang dimuat Forbes.

Topic:

  • Rehia Sebayang
  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya