Comscore Tracker

Cerita Menkeu AS tentang Perjuangan Berat Perempuan di Bidang Ekonomi

Ia juga berbagi cerita awal kariernya

Jakarta, IDN Times – Perempuan-perempuan yang menggeluti bidang ekonomi, punya cerita perjuangan yang luar biasa hingga bisa meraih kesuksesan. Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen menuturkan ada banyak kendala yang dihadapi para perempuan yang ingin mengejar karier di bidang ekonomi.

Kendala itu terbentang luas, mulai dari bagaimana mereka diperlakukan dalam pendidikan awal ekonomi hingga pertanyaan-pertanyaan agresif yang menyudutkan mereka. Selain itu, ada juga budaya yang telah mengakar yang mempertanyakan kemampuan perempuan di bidang ekonomi.

“Ada masalah budaya dalam profesi ini, dan kita perlu mengubah budayanya,” kata perempuan pertama yang mengepalai Bank Sentral AS the Federal Reserve itu, Senin (8/3/2021) dalam acara memperingati Hari Perempuan Internasional.

Baca Juga: Dapat Dukungan Senat, Janet Yellen Segera Jadi Menteri Keuangan AS

1. Cara pengajaran ekonomi di awal

Cerita Menkeu AS tentang Perjuangan Berat Perempuan di Bidang EkonomiJanet Yellen (Wikimedia/By Central Bank of Chile - https://www.flickr.com/))

Yellen mengatakan penelitian telah menunjukkan bahwa cara ekonomi diajarkan dalam kursus pengantar sering kali menyudutkan wanita. Hal itu karena kursus awal tidak cukup fokus pada bagaimana ekonomi dapat meningkatkan kehidupan masyarakat.

“Jalur masalah benar-benar dimulai lebih awal,” kata Yellen. “Ada banyak orang yang berpikir tentang bagaimana kita bisa mencapai ekonomi sedemikian rupa sehingga menunjukkan kepada perempuan bahwa ini adalah cara yang bagus untuk meningkatkan kesejahteraan manusia.”

2. Pertanyaan yang kurang mengenakkan

Cerita Menkeu AS tentang Perjuangan Berat Perempuan di Bidang EkonomiCommons. wikimedia.org/US Government

Dia kemudian mengatakan bahwa perempuan yang mengejar gelar di bidang ekonomi juga sering menghadapi berbagai pertanyaan yang pedas di kelas seminar perguruan tinggi. Tidak seperti yang diperoleh laki-laki umumnya,

Hal itu, katanya, menambah rintangan yang harus dihadapi perempuan dalam mengejar gelar yang lebih tinggi.

Baca Juga: 5 Poin Penting dari Sidang Konfirmasi Calon Menkeu AS Janet Yellen

3. Tidak mudah menyerah

Cerita Menkeu AS tentang Perjuangan Berat Perempuan di Bidang EkonomiJanet Yellen (Wikimedia/By Federalreserve - _D4A3633)

Dalam kesempatan itu, Yellen juga membagikan kisahnya hingga berhasil meraih posisi sekarang ini. Ia mengatakan awalnya mengambil pekerjaan sebagai asisten profesor di Harvard setelah mendapatkan gelar PhD di bidang ekonomi di Yale. Namun pada saat itu dia tidak diberikan satupun dari sejumlah pekerjaan tetap di Harvard.

Dia mengatakan dia kemudian memutuskan untuk mengambil pekerjaan di Federal Reserve, dan dalam posisi itu menyadari betapa dia menikmati melakukan penelitian ekonomi sebagai bagian dari pengambilan keputusan kebijakan pemerintah.

“Saya datang ke The Fed dan menemukan betapa saya menikmati melakukan kebijakan publik,” katanya. “Itu adalah jalan yang berbeda tetapi itu benar-benar membawa saya ke dalam sebagian besar karier saya.”

Baca Juga: Sri Mulyani: Negara Berutang Paling Banyak pada Ibu-ibu

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya