Comscore Tracker

Charlie Munger Berharap Cryptocurrency Tak Pernah Ditemukan

Ini bukan kali pertama Munger mengkritik Bitcoin cs

Jakarta, IDN Times - Investor miliarder Charlie Munger mengatakan ia berharap cryptocurrency tidak pernah ditemukan. Ia bahkan mendukung China yang telah menerapkan larangan keras pada penggunaan maupun penambangan cryptocurrency.

“Saya berharap mereka tidak pernah ditemukan,” kata Munger pada konferensi Sohn di Sydney, Jumat (3/12/2021), menurut The Australian Financial Review.

“Saya mengagumi orang China, saya pikir mereka membuat keputusan yang benar, yaitu dengan melarang mereka (cryptocurrency),” tambah Munger.

Baca Juga: Bitcoin Mining: Pengertian dan Cara Kerjanya

1. Harga cryptocurrency melonjak

Charlie Munger Berharap Cryptocurrency Tak Pernah DitemukanCharlie Munger. (forbes.com)

Pernyataan itu disampaikan Munger pada saat harga cryptocurrency terus melonjak.

Dikutip dari CNBC Make It, kapitalisasi pasar cryptocurrency dengan cepat telah melampaui 3 triliun dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp44 ribu triliun pada November. Sementara, harga sejumlah koin terpopuler, termasuk Bitcoin, telah mencapai rekor tertinggi.

Menurut Coin Metrics, Bitcoin saat ini diperdagangkan sekitar 56.085 dolar AS atau setara Rp785 juta, dengan nilai pasar lebih dari 1 triliun dolar AS atau sekitar Rp15 ribu triliun.

2. Bukan kali pertama tolak cryptocurrency

Charlie Munger Berharap Cryptocurrency Tak Pernah DitemukanIlustrasi Bitcoin (ANTARA/Shutterstock)

Meski lonjakan harga cryptocurrency telah menarik minat banyak orang, namun itu tidak berlaku bagi Munger. Wakil ketua Berkshire Hathaway yang berusia 97 tahun itu telah sering menegaskan ketidaksukaannya pada cryptocurrency.

Misalnya pada Mei lalu, selama sesi tanya jawab pada pertemuan pemegang saham tahunan Berkshire, Munger mengatakan ketidaksukaannya terhadap Bitcoin meningkat di tengah pandemik COVID-19.

“Tentu saja saya benci kesuksesan Bitcoin,” katanya. “Saya tidak menyambut mata uang yang sangat berguna bagi penculik dan pemeras dan sebagainya, saya juga tidak suka hanya menghamburkan miliaran dari miliaran dolar Anda, kepada seseorang yang baru saja menemukan produk keuangan baru secara tiba-tiba.”

“Saya pikir saya harus mengatakan dengan rendah hati bahwa seluruh perkembangan sialan itu menjijikkan, dan bertentangan dengan kepentingan peradaban,” tambah Munger.

Baca Juga: Bitcoin: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangannya

3. Alasan Munger membenci Bitcoin

Charlie Munger Berharap Cryptocurrency Tak Pernah DitemukanIlustrasi Bitcoin (ANTARA/REUTERS/Benoit Tessier)

Pernyataan Munger jelas tidak didukung para pendukung Bitcoin yang percaya bahwa cryptocurrency terpopuler tersebut merupakan aset penyimpan nilai yang dapat digunakan untuk melindungi kekayaan terhadap inflasi. Para pendukung Bitcoin berpendapat Bitcoin adalah sistem keuangan peer-to-peer yang sehat.

Tetapi Munger secara konsisten mengkritik Bitcoin karena volatilitasnya yang ekstrem.

“Ini benar-benar semacam pengganti buatan untuk emas. Dan karena saya tidak pernah membeli emas, saya tidak pernah membeli Bitcoin apa pun,” kata Munger pada rapat pemegang saham tahunan untuk Daily Journal pada Februari.

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya