Dibayangi Sentimen Negatif, Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp14.756

Rupiah diperkirakan melemah di penutupan

Jakarta, IDN Times – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan pagi ini, Selasa (14/6/2022).

Dikutip dari Bloomberg, rupiah melemah 74 poin di level Rp14.756 per dolar AS pagi ini. Pada penutupan sebelumnya, rupiah berada di level Rp14.682 per dolar.

Baca Juga: Banyak Sentimen Negatif, Rupiah Dibuka Melemah di Level Rp14.646

1. Rupiah berpotensi melemah di penutupan

Pengamat Pasar Keuangan Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah berpotensi melemah terhadap dolar hari ini. Penyebabnya adalah kebijakan The Federal Reserve (the Fed).

“Nilai tukar rupiah kemungkinan masih melemah terhadap dolar AS hari ini karena sentimen the Fed,” katanya.

2. Ekspektasi kenaikan suku bunga lebih tinggi

Menurut Ariston, dari survei terbaru yang dirilis oleh FedWatch Tool dari CME Group, menunjukkan bahwa pasar berekspektasi the Fed akan menaikan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin pada Kamis dinihari pekan ini.

“Lebih tinggi dari ekspektasi sebelumnya 50 basis poin,” katanya.

3. Rupiah akan menguji level resisten

Ariston menjelaskan, ekspektasi the Fed akan lebih agresif karena dipicu oleh data inflasi konsumen AS bulan Mei yang menunjukkan inflasi di AS terus meninggi. Data dirilis 8,6 persen, tertinggi dalam 40 tahun terakhir.

“Dengan data ini, pasar berekspektasi the Fed akan lebih agresif mengetatkan kebijakan moneternya, termasuk menaikan suku bunga acuannya,” ungkap Ariston.

Ariston juga menyebut, harga aset-aset berisiko rontok karena pasar mengantisipasi hal tersebut.

“Rupiah mungkin akan mencoba menguji level resisten di kisaran Rp14.730, dengan support di kisaran Rp14.630,” jelasnya.

Baca Juga: Sering Keliru, Ini Cara Penulisan Nominal Uang Rupiah yang Benar

Topik:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya