Comscore Tracker

Ekonomi Dunia Diprediksi Membaik di Tahun-Tahun Mendatang

Ekonomi ASEAN juga berpeluang tumbuh

Jakarta, IDN Times – Sejumlah besar negara dunia mencatatkan pertumbuhan ekonomi negatif pada 2020 akibat pandemik COVID-19. Beberapa negara yang mencatatkan pertumbuhan negatif termasuk Amerika Serikat (AS), Singapura, Korea Selatan, Indonesia, dan juga Uni Eropa (UE).

Namun demikian, Peneliti Senior Departemen Ekonomi CSIS Indonesia Dr. Fajar B Hirawan mengatakan memasuki 2021 ini, ekonomi dunia kemungkinan akan tumbuh positif. Ini mungkin terjadi karena banyak hal, salah satunya adalah proses vaksinasi yang terus berjalan.

“Jadi kabar baiknya, kebanyakan institusi internasional seperti IMF, Bank Dunia memprediksikan bahwa tahun depan mulai 2021, pertumbuhan ekonomi dunia, ekonomi negara maju, ekonomi negara berkembang, akan positif selama pemulihan ekonomi dan program vaksinasi berjalan lancar,” katanya dalam Webinar Series COVID-19 and Efforts for Economic Recovery: Insights from ASEAN and Canada, Senin (15/2/2021).

Baca Juga: Pemerintah Gelontorkan Rp3,4 Triliun untuk Subsidi Tarif KAI Ekonomi

1. Sektor manufaktur ASEAN sudah memperlihatkan pemulihan

Ekonomi Dunia Diprediksi Membaik di Tahun-Tahun MendatangIlustrasi ASEAN dan 10 negara anggotanya (www.asean-competition.org)

Fajar mengatakan dari perspektif ASEAN, pandemik telah membawa gangguan langsung pada aktivitas ekonomi di seluruh wilayah. Pandemik asal Wuhan, Tiongkok tersebut telah menyebabkan penurunan wisata, gangguan perjalanan udara, pelemahan kepercayaan bisnis dan konsumen, serta membuat banyak negara memberlakukan lockdown atau karantina.

Aturan pembatasan maupun aturan stay at home untuk membendung virus, telah membuat banyak bisnis tutup sementara. Meski demikian, sektor manufaktur ASEAN mulai menunjukkan pemulihan pada Desember 2020.

“Manufaktur ASEAN sudah mulai memperlihatkan pertumbuhan sejak Desember 2020. Sebagian besar negara di ASEAN juga menunjukkan pergerakan yang sama kecuali Myanmar,” katanya. “Saya tahu bahwa sesuatu terjadi di Myanmar saat ini.”

2. Perdagangan dan investasi kawasan tetap baik

Ekonomi Dunia Diprediksi Membaik di Tahun-Tahun MendatangTanjung Perak. ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Fajar lebih lanjut menuturkan bahwa nilai perdagangan dan investasi kawasan tetap baik selama beberapa tahun mendatang, bahkan di saat pandemik. Fajar mengatakan, nilai aktivitas perdagangan antar negara ASEAN dengan dunia mencapai 3 triliun dolar AS atau 3.000 miliar dolar hingga kini. Sementara itu arus perdagangan antar negara anggota ASEAN tetap di kisaran 20 persen.

Dari perspektif investasi, AS, Jepang dan UE adalah top investor di ASEAN. Intra-ASEAN investment juga cukup signifikan sekitar 14-18 persen sejak 2013, katanya. “Dapat saya katakan masih ada ruang untuk tumbuh di sini. Utamanya pada masa post-pandemic, setelah pandemik COVID-19 ini untuk meningkatkan performa investasi ASEAN,” jelasnya.

“ASEAN juga bisa menarik negara lain seperti Kanada. Masih ada ruang untuk tumbuh meskipun di 2019 investasi yang datang dari Kanada telah lebih tinggi dari Korea Selatan, meski masih single digit,” tambahnya.

Baca Juga: Jokowi: Lockdown Mikro Tidak Merusak Pertumbuhan Ekonomi

3. Sektor yang paling menarik untuk investor

Ekonomi Dunia Diprediksi Membaik di Tahun-Tahun MendatangIlustrasi pabrik. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Fajar mengatakan, meski minat investasi di kawasan tinggi, namun investor lebih tertarik mengucurkan dananya ke sektor tertentu saja. Ia menyebut salah satu yang paling menarik adalah sektor manufaktur.

Menurutnya, sektor manufaktur banyak diminati karena ukuran pasar Asia Tenggara yang besar, terutama Indonesia. “Setidaknya kita masih cukup kompetitif dalam hal tenaga kerja,” katanya.

“Saya pikir ketika investor besar menginvestasikan uangnya di sektor manufaktur karena mereka juga berharap mereka juga bisa lebih kompetitif dalam hal lain,” tambah Fajar.

Baca Juga: ASEAN Setujui Aturan Saling Berkunjung Terbatas di Tengah Pandemik 

Topic:

  • Rehia Sebayang
  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya