Comscore Tracker

Harga Emas Stagnan Lagi di Rp948 Ribu per Gram

Harga jual kembali turun Rp1 ribu jadi Rp842 ribu per gram

Jakarta, IDN Times - Harga emas hari ini, produksi PT Aneka Tambang atau Antam masih tidak berubah alias stagnan, Selasa (3/8/2021). Berdasarkan pantauan IDN Times dari logammulia.com, harga emas tetap di Rp948 ribu per gram per pukul 08.01 WIB.

Sebelumnya pada Senin, harga emas juga tidak mengalami perubahan sama sekali di Rp948 ribu per gram.

Namun, harga jual kembali atau buyback hari ini turun Rp1 ribu menjadi Rp842 ribu per gram.

Baca Juga: 7 Bentuk Investasi Tanpa Modal yang Punya Keuntungan Besar, Apa Saja?

1. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini

Harga Emas Stagnan Lagi di Rp948 Ribu per GramIlustrasi Emas. (IDN Times/Aditya Pratama)

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp524 ribu
  • Harga emas 1 gram: Rp948 ribu
  • Harga emas 2 gram: Rp1,836 juta
  • Harga emas 3 gram: Rp2,729 juta
  • Harga emas 5 gram: Rp4,515 juta
  • Harga emas 10 gram: Rp8,975 juta
  • Harga emas 25 gram: Rp22,312 juta
  • Harga emas 50 gram: Rp44,545 juta
  • Harga emas 100 gram: Rp89,012 juta

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

2. Emas berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi

Harga Emas Stagnan Lagi di Rp948 Ribu per GramIlustrasi Emas. (IDN Times/Aditya Pratama)

Emas bisa menjadi cara yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena emas merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilainya juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Itu berarti, di saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernafas lega karena tidak semua asetnya melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 persen-15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas atau emas.

Baca Juga: Mau Investasi Obligasi? Yuk Kenali 4 Ciri-cirinya

3. Tips investasi emas

Harga Emas Stagnan Lagi di Rp948 Ribu per GramIlustrasi Emas Mulia (IDN Times/Arief Rahmat)

Sepanjang sejarah, emas memang dikenal sebagai instrumen investasi yang lebih aman dibandingkan instrumen investasi lain seperti saham. Ini karena emas tahan terhadap hampir semua jenis masalah, mulai dari inflasi, pergolakan ekonomi atau fluktuasi mata uang, hingga perang.

Saat berpikir untuk mulai berinvestasi emas, jangan batasi diri hanya dengan membeli emas fisik, seperti koin atau emas batangan. Alternatif untuk berinvestasi emas termasuk membeli saham perusahaan pertambangan emas atau dana yang diperdagangkan di bursa emas (ETF), juga bisa menjadi pilihan.

Selain itu, bisa juga berinvestasi dalam emas dengan opsi perdagangan dan kontrak berjangka. Namun, orang yang memilih untuk berinvestasi dalam emas melalui opsi atau kontrak berjangka perlu secara aktif memantau kepemilikan mereka sehingga mereka dapat menjual, menggulirkan atau menggunakan opsi mereka sebelum kedaluwarsa sehingga tidak berharga.

“Selain itu, setiap opsi ini mencakup tingkat leverage tertentu, atau utang, secara default, sehingga investor yang menggunakannya secara berlebihan dan mengalami kerugian pasar dapat melihat kerugian mereka meningkat dengan cepat,” sebagaimana disampaikan Dock David Treece, mantan penasihat investasi berlisensi dan anggota dari Dewan Penasihat Perusahaan Kecil FINRA dalam artikel yang dimuat Forbes.

Baca Juga: Harga Emas Stagnan Lagi di Rp948 Ribu per Gram

Topic:

  • Anata Siregar
  • Jumawan Syahrudin

Berita Terkini Lainnya