Comscore Tracker

Mulai Akhir April, Grab Naikkan Biaya Pesan Makanan dan Belanja

Tarif baru mulai berlaku pada 22 April 2021

Jakarta, IDN Times – Grab mengatakan akan menaikkan biaya untuk pengiriman makanan dan barang-barang on-demand lain melalui platformnya mulai akhir bulan April. Hal tersebut disampaikan perusahaan melalui email kepada pelanggan pada Rabu (31/3/2021), sebagaimana dilaporkan Channel News Asia.

“Selama setahun terakhir, permintaan pengiriman meningkat. Dan seiring dengan itu, penting untuk menyediakan platform yang lebih aman dan efisien untuk Anda dan mitra pengiriman kami,” kata Grab dalam email kepada pengguna.

“Untuk terus melakukannya secara berkelanjutan, kami akan menyesuaikan biaya platform kami. Ini akan digunakan untuk mempertahankan fitur saat ini dan mengembangkan yang baru,” lanjutnya.

Baca Juga: Vaksinasi Dibantu Grab, Ridwan Kamil: Ekonomi Bisa Lebih Cepat Pulih

1. Kenaikan tarif Grab berlaku 22 April 2021

Mulai Akhir April, Grab Naikkan Biaya Pesan Makanan dan BelanjaPerempuan yang bekerja sebagai mitra grab (IDN Times/Public Relations Grab)

Grab mengatakan akan menaikkan biaya platform untuk GrabFood dan GrabMart menjadi 0,30 dolar Singapura per pesanan, angka itu naik dari tarif saat ini yang sebesar 0,10 dolar Singapura.

Menurut laporan, tarif baru mulai berlaku pada 22 April 2021.

2. Biaya platform

Mulai Akhir April, Grab Naikkan Biaya Pesan Makanan dan BelanjaGrab Lawan Corona. Dok IDN Times/Grab

Langkah ini dilakukan sekitar setahun setelah Grab memperkenalkan biaya platform senilai 0,20 dolar Singapura untuk layanan pengiriman makanannya pada 27 Maret 2020.

Pada Desember lalu, Grab juga mengumumkan biaya platform 0,30 dolar Singapura untuk semua perjalanan, kecuali untuk GrabHitch dan GrabResponse.

Baca Juga: Grab Bagikan 10 Ribu Paket Imunitas Dokter hingga Perawat di Semarang 

3. Grab akan melakukan pengembangan layanan

Mulai Akhir April, Grab Naikkan Biaya Pesan Makanan dan BelanjaIlustrasi logo grab (Dok. ANTARA News)

Dalam emailnya kepada pengguna, Grab mengatakan bahwa biaya platform akan digunakan untuk meningkatkan tiga area, yaitu keselamatan, keamanan dan efisiensi.

Perusahaan juga mengatakan pihaknya akan segera memperkenalkan fitur-fitur baru untuk mengurangi waktu tunggu mitra pengiriman di toko, memungkinkan mereka untuk memproses dan mengirimkan pesanan lebih cepat.

Grab juga berencana untuk meningkatkan langkah-langkah pencegahan penipuan, sebuah langkah yang akan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pelanggannya.

“Kami berharap dapat memberikan platform dan pengalaman yang lebih baik untuk Anda dan mitra pengiriman kami,” kata Grab.

Baca Juga: Grab Dikabarkan Mau IPO di Bursa AS, Valuasi Mencapai Rp560 Triliun

Topic:

  • Rehia Sebayang
  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya