Pulihkan Ekonomi, Vietnam Longgarkan Pembatasan di Ho Chi Minh

Pembatasan telah diterapkan selama empat bulan terakhir

Jakarta, IDN Times – Pejabat Kota Ho Chi Minh mengatakan akan mulai melonggarkan pembatasan COVID-19 di pusat komersial Vietnam itu mulai Kamis (30/9/2021).

Langkah itu diharapkan dapat mendorong lebih banyak kegiatan bisnis dan sosial, setelah empat bulan terganggu akibat diterapkannya aturan pembatasan kegiatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“Semua pos pemeriksaan di jalan-jalan akan dicabut dan tidak ada izin perjalanan yang diperlukan setelah hari ini,” kata Le Hoa Binh, wakil ketua komite rakyat kota itu dalam konferensi pers.

“Kami secara bertahap membuka, tetapi mengutamakan keselamatan warga kami,” tambahnya.

Baca Juga: Vietnam Sepakat Gunakan Vaksin Abdala Buatan Kuba

1. Ditujukan untuk menghidupkan ekonomi kembali

Pulihkan Ekonomi, Vietnam Longgarkan Pembatasan di Ho Chi MinhANTARA FOTO/REUTERS/Kham

Dilansir dari Channel News Asia pada Rabu, kebijakan itu diambil untuk memacu ekonomi dan memulihkan ke keadaan normal sambil hidup berdampingan dengan virus.

Sebelumnya, pembatasan pergerakan telah memaksa banyak pabrik di kawasan industri kota ditutup. Hal ini telah memicu peringatan dari beberapa kelompok perdagangan asing bahwa pembatasan yang berkepanjangan dapat membuat mereka mengalihkan bisnis ke negara lain.

2. Pelonggaran pembatasan

Pulihkan Ekonomi, Vietnam Longgarkan Pembatasan di Ho Chi MinhIlustrasi pandemik COVID-19. (ANTARA FOTO/M. Risyal Hidayat)

Dengan pengumuman itu, Binh mengatakan bahwa mulai 1 Oktober besok, kawasan industri Kota Ho Chi Minh, proyek konstruksi, mal, toko tukang cukur, fasilitas perhotelan, dan restoran akan dapat kembali beroperasi.

“Kami memperkirakan kekurangan besar tenaga kerja di pabrik-pabrik manufaktur dan konstruksi ketika kota dibuka kembali,” tambah Binh.

“Ada banyak peluang bagi para pengangguran untuk menemukan pekerjaan baru dan memulai dari awal,” tambahnya.

Baca Juga: Warga Vietnam Dihukum 5 Tahun Penjara karena Menyebarkan COVID-19

3. Angka kematian akibat COVID-19 di Vietnam meningkat pesat

Pulihkan Ekonomi, Vietnam Longgarkan Pembatasan di Ho Chi MinhIlustrasi Suasana Pandemik COVID-19 di Tiongkok (ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato)

Pandemik COVID-19 telah melanda negara itu dengan keras dalam beberapa bulan terakhir, dengan kematian keseluruhan melonjak dari 36 pada pertengahan Mei menjadi lebih dari 19.098 pada Rabu (29/9/2021).

Kota berpenduduk sekitar 9 juta orang itu juga telah menanggung beban terberat dari krisis virus corona Vietnam, menyumbang 80 persen dari kematian negara itu dan setengah dari hampir 780 ribu kasusnya.

Di saat pembukaan dimulai, pihak berwenang berusaha untuk mempercepat inokulasi, memprioritaskan pekerja dan orang-orang berusia di atas 50 tahun. Sekitar sepertiga penduduk kota telah divaksinasi lengkap sejauh ini.

Baca Juga: Vietnam Sepakat Gunakan Vaksin Abdala Buatan Kuba

Topik:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya