Comscore Tracker

Yuk Investasi Emas! Harganya Turun Jadi Rp943 Ribu per Gram

Turun Rp5 ribu per gram, saatnya beli nih guys

Jakarta, IDN Times - Harga emas produksi PT Aneka Tambang atau Antam turun pada hari ini, Rabu (4/8/2021). Pantauan IDN Times dari logammulia.com, harga emas turun Rp5 ribu menjadi Rp943 ribu per gram per pukul 07.49 WIB.

Sementara itu, harga jual kembali atau buyback turun Rp6 ribu menjadi Rp836 ribu per gram.

Baca Juga: Pasar Cooling Down, Sekarang Saat yang Tepat Investasi Aset Kripto!

1. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain

Yuk Investasi Emas! Harganya Turun Jadi Rp943 Ribu per GramIlustrasi Emas. (IDN Times/Aditya Pratama)

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp521,5 ribu
  • Harga emas 1 gram: Rp943 ribu
  • Harga emas 2 gram: Rp1,826 juta
  • Harga emas 3 gram: Rp2,714 juta
  • Harga emas 5 gram: Rp4,490 juta
  • Harga emas 10 gram: Rp8,925 juta
  • Harga emas 25 gram: Rp22,187 juta
  • Harga emas 50 gram: Rp44,295 juta
  • Harga emas 100 gram: Rp88,512 juta

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

2. Emas merupakan aset aman untuk berinvestasi

Yuk Investasi Emas! Harganya Turun Jadi Rp943 Ribu per GramIlustrasi Emas. (IDN Times/Aditya Pratama)

Emas bisa menjadi cara yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena emas merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilainya juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Itu berarti, di saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernafas lega karena tidak semua asetnya melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas umumnya disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 persen-15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas atau emas.

Sementara itu menurut Richard dan Robert Michaud, investor cukup memegang antara 2 persen hingga 10 persen emas dalam portofolio mereka untuk dapat meningkatkan kinerja investasi secara signifikan.

“Ini juga berlaku bahkan ketika mengasumsikan pengembalian emas tahunan rata-rata konservatif di angka yang rendah antara 2 persen hingga 4 persen, jauh di bawah kinerja historis jangka panjang yang sebenarnya,” tulis gold.org.

Baca Juga: Mau Investasi Obligasi? Yuk Kenali 4 Ciri-cirinya

3. Tentukan tujuan investasi sebelum beli emas

Yuk Investasi Emas! Harganya Turun Jadi Rp943 Ribu per GramIlustrasi Emas. (IDN Times/Aditya Pratama)

Meski investasi emas juga cenderung aman, namun penting untuk menentukan tujuan investasi sebelum membeli emas. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu bisa merugi.

Sebaliknya, jika kamu berinvestasi untuk jangka panjang, emas jadi instrumen yang cocok. Sebab, kamu akan mendapatkan keuntungan yang cukup signifikan.

Baca Juga: 6 Cara Pintar dan Mudah Investasi Emas untuk Pemula 

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya