Comscore Tracker

3 Tips Investasi Reksa Dana buat Investor Pemula

Reksa dana jadi instrumen investasi yang digemari millennial

Jakarta, IDN Times - Reksa dana telah menjadi satu instrumen investasi yang digemari investor dari kalangan millennial. Tak mengherankan jika kemudian pertumbuhan investor reksa dana cukup signifikan sepanjang tahun lalu.

Data dari Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII) menunjukkan, mereka yang berusia di bawah 30 tahun atau millennial menguasai 54,9 persen dari total jumlah investor reksa dana selama 2020. Angka itu naik dibandingkan periode 2019 yang hanya 44,7 persen.

Sementara untuk kelompok investor usia 31-40 tahun justru menurun dari 24,4 persen pada 2019 menjadi 22,5 persen selama 2020.

Berikutnya untuk usia 41-50 tahun turun dari 16,4 persen jadi 11,9 persen, serta usia 51-60 tahun menyusut dari 9,6 persen jadi tinggal 6,5 persen.

Reksa dana merupakan instrumen tepat bagi para investor millennial untuk mengawali investasi. Risikonya yang tidak terlalu tinggi dan beragam fitur keren dalam platform digital saat ini membuat investor pemula dari kalangan millennial tertarik berinvestasi di reksa dana.

Berikut ini 3 tips berinvestasi di reksa dana buat investor pemula dari CEO UOB Asset Management Indonesia, Ari Adil.

Baca Juga: UOB Rilis Reksa Dana Eksklusif di Pluang, Investasi Mulai Rp15 Ribu

1. Temukan Manajer Investasi yang Sudah Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

3 Tips Investasi Reksa Dana buat Investor PemulaGedung Otoritas Jasa Keuangan Indonesia atau OJK di Jakarta (IDN Times/Aldila Muharma)

Reksa dana biasanya dikelola oleh manajer investasi. Maka itu, sebelum memutuskan berinvestasi reksa dana, Ari menyarankan para investor pemula untuk mencari produk dan perusahaan manajer investasi yang terdaftar di OJK.

"Satu hal yang perlu dilihat oleh investor pemula adalah cari produk yang benar dikelola oleh perusahaan yang terdaftar di OJK sebagai manajer investasi," ujar Ari, dalam konferensi pers virtual, Rabu (16/6/2021).

Tips pertama ini penting agar kamu sebagai investor pemula terhindar dari investasi reksa dana bodong. Adapun ciri utama investasi reksa dana bodong biasanya menawarkan keuntungan investasi yang sangat besar. Namun, bisa jadi risiko yang ditanggung juga besar.

2. Baca dan Pelajari Produk Reksa Dana

3 Tips Investasi Reksa Dana buat Investor Pemulawww.finansialku.com

Tips kedua bagi investor pemula sebelum terjun berinvestasi reksa dana adalah rajin membaca dan mempelajari produk reksa dana yang ingin diinvestasikan.

"Tips lainnya adalah selalu menetapkan pedoman read and learn. Baca dan pelajari produk investasi yang ingin diinvestasikan, baca prospektusnya, dan pelajari segala kondisinya," ungkap Ari.

Maka dari itu, jika kamu adalah seorang investor pemula maka kamu perlu mempelajari tujuan berinvestasi, apakah dalam jangka kurang dari setahun, selama 1-3 tahun, atau lebih dari 3 tahun.

Biasanya untuk jangka waktu kurang dari setahun, kamu bisa memilih reksa dana pasar uang. Untuk investasi 1-3 tahun, kamu dapat memilih reksa dana pendapatan tetap. Untuk jangka waktu 3-5 tahun, bisa menggunakan reksa dana campuran. Terakhir, untuk kamu yang menginginkan investasi jangka panjang, yakni lebih dari 5 tahun, bisa menggunakan reksa dana saham.

Di sisi lain, investor pemula juga harus rajin membaca prospektus. Prospektus dapat dikatakan sebagai buku manual untuk berinvestasi di reksa dana.

Berbagai macam informasi yang kamu butuhkan tentang reksa dana ada di sini. Isinya mulai dari perizinan, manajer investasi, kebijakan investasi, biaya-biaya investasi, hingga tata cara pembelian dan penjualan reksa dana.

Membaca prospektus adalah hal yang wajib dan mutlak. Tidak hanya membaca, kamu pun harus memahami setiap detil isinya dan jika kebingungan, tidak perlu ragu untuk bertanya. Jika kamu sudah terlanjur berinvestasi dan belum memahami isi prospektus, sebaiknya segera mengakses dan mempelajarinya ya.

Baca Juga: 5 Alasan Investasi Reksa Dana Paling Pas untuk Pemula, Dijamin Cuan! 

3. Rajin Mengevaluasi Investasi

3 Tips Investasi Reksa Dana buat Investor PemulaIlustrasi investasi (IDN Times/Sukma Shakti)

Setelah membaca dan mempelajari, kamu sebagai investor pemula tentunya sudah mulai paham dan mulai membeli produk reksa dana yang sesuai dengan tujuan. Hal berikutnya yang harus kamu lakukan adalah mengevaluasi secara berkala segala tindak-tanduk kamu dalam berinvestasi.

Evaluasi ini penting agar investasi kamu tetap sesuai dengan tujuan dan tidak sia-sia.

"Bagaimana caranya evaluasi? Kita mungkin bisa baca fund fact sheet kalau di reksa dana. Evaluasi berkala pentig karena investasi cerdas adalah investasi yang punya tujuan, kita sesuaikan sampai di mana, alhasil itu lebih responsible saat berinvetasi," papar Ari. Itulah 3 tips investasi reksa dana buat kalian para investor pemula.

Baca Juga: 5 Keuntungan yang Akan Didapat Jika Kamu Memulai Investasi Reksa Dana

Topic:

  • Anata Siregar
  • Jumawan Syahrudin

Berita Terkini Lainnya