Comscore Tracker

Akhir Pekan, Rupiah Mantap Tumbangkan Dolar AS

Kurs rupiah dibuka menguat ke level Rp15.421 per dolar AS

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah menguat atas mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan akhir pekan atau Jumat (2/12/2022).

Kurs rupiah dibuka menguat 141 poin ke level Rp15.421 per dolar AS pada perdagangan pagi ini.

Mengutip Bloomberg, hingga pukul 09.59 WIB, kurs rupiah masih terus menguat hingga 135 poin atau 0,87 persen ke level Rp15.427 per dolar AS.

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Kamis, 1 Desember 2022, kurs rupiah menguat pada level Rp15.562 per dolar AS.

1. Sentimen The Fed buat rupiah menguat

Pengamat pasar keuangan, Ariston Tjendra mengatakan ada bebera sentimen yang membuat rupiah masih menguat terhadap dolar AS.

Salah satunya datang dari Bank Sentral AS alias The Fed. Sebelumnya, Gubernur The Fed, Jerome Powell mengatakan, bank sentral kemungkinan akan memperlambat laju kenaikan suku bunga.

"Kelihatannya sentimen The Fed masih mendorong penguatan rupiah terhadap dolar AS," kata Ariston kepada IDN Times, Jumat pagi.

Baca Juga: Dolar AS Tergelincir, Rupiah Menguat ke Rp15.562,5 Sore Ini

2. Inflasi dalam negeri kuatkan rupiah

Sementara itu dari dalam negeri, rupiah mendapatkan sentimen positif dari data inflasi yang stabil.

Hal itu membuat rupiah berhasil menguat atas dolar AS hari ini.

"Rupiah mendapatkan sentimen positif dari kondisi inflasi Indonesia tidak memburuk, meskipun masih di atas kisaran Bank Indonesia. Kondisi inflasi yang stabil membantu pertumbuhan ekonomi," tutur Ariston.

3. Rupiah masih menguat hingga penutupan

Atas dasar faktor-faktor tersebut, Ariston memproyeksikan kurs rupiah bisa ditutup menguat pada akhir perdagangan sore nanti.

"Kemungkinan besar masih ditutup menguat. Penutupan mungkin di rentang Rp15.400-Rp15.450 per dolar AS," ujar dia.

Baca Juga: Melawan Balik! Rupiah Menguat ke Rp15.735 per Dolar AS Pagi Ini

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya