Comscore Tracker

Dear Investor, Ini 5 Tips Optimalkan Reksa Dana saat Resesi

Resesi bisa memberikan dampak lumayan buat investasi

Jakarta, IDN Times - Dalam beberapa waktu belakangan kamu mungkin sering mendengar kata resesi. Berita tentang resesi semakin nyanter di media-media seiring dengan kondisi perekonomian yang terjadi saat ini.

Resesi sendiri dapat diartikan sebagai kondisi perekonomian suatu negara yang sedang memburuk dilihat dari negatifnya produk domestik bruto (PDB), meningkatnya pengangguran, maupun pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal beruntun.

Indonesia sendiri sering disebut terancam resesi, tetapi survei Bloomberg menyebutkan peluang tersebut hanya tiga persen. Itu berarti kemungkinan terjadinya resesi di Indonesia saat ini sangat kecil.

Kendati begitu, kamu perlu tahu dampak yang ditimbulkan ketika sebuah negara mengalami resesi. Dampak tersebut adalah menurunnya kinerja investasi sehingga investor cenderung menempatkan dananya pada bentuk investasi yang aman.

Nah, berikut ini lima cara mengoptimalkan kinerja reksa dana kamu saat resesi seperti dikutip dari Ruang meNYALA.

Baca Juga: 4 Tujuan Investasi THR Lewat Reksa Dana, Kuy Dicoba!

1. Fokus pada tujuan

Dear Investor, Ini 5 Tips Optimalkan Reksa Dana saat Resesiilustrasi seseorang yang mencoba fokus. (Pexels.com/Mustafa ezz)

Sebelum berinvestasi di reksa dana, tentunya kamu harus memiliki tujuan yang ingin dicapai dan kamu mesti fokus pada tujuan tersebut.

Berinvestasi di reksa dana pada dasarnya bisa ditujukan untuk dana cadangann atau dana darurat. Hal itu akan berguna ketika kamu berada dalam keadaan genting yang mengharuskan kamu untuk memiliki uang di tangan.

2. Ketahui profil risiko

Dear Investor, Ini 5 Tips Optimalkan Reksa Dana saat ResesiProfil risiko investasi (unsplash.com/Scott Graham)

Selain mengetahui dan fokus pada tujuan, hal lain yang mesti kamu lakukan sebelum berinvestasi reksa dana adalah mengetahui profil risiko kamu.

Profil risiko ini biasanya menggambarkan bagaimana cara kamu berinvestasi dengan terbagi dalam tiga tipe, yakni konservatif, moderat, dan agresif.

Baca Juga: 7 Keuntungan Reksa Dana Syariah yang Perlu Kamu Ketahui

3. Disiplin

Dear Investor, Ini 5 Tips Optimalkan Reksa Dana saat ResesiIlustrasi disiplin menabung dengan berbagai target yang ingin dicapai (freepik.com/storyset)

Setelah mengetahui tujuan dan profil risikomu maka kamu hanya perlu disiplin dalam berinvestasi. Dengan disiplin dalam berinvestasi, kamu bisa menghasilkan buah investasi yang lebih besar.

Disiplin juga bisa membuat tujuan keuangan dan perencanaan yang kamu buat dapat tercapai sesuai jangka waktu atau targetmu.

4. Jangka waktu investasi

Dear Investor, Ini 5 Tips Optimalkan Reksa Dana saat ResesiIlustrasi investasi. (IDN Times/Arief Rahmat)

Dalam berinvestasi, kamu perlu menghitung perkiraan jangka waktu untuk investasi. Jangka waktu investasi biasanya terbagi dalam tiga jenis, yaitu jangka pendek, menengah, dan panjang. Adapun jangka waktu ini dapat kamu sesuaikan dengan tujuan investasi.

Misalnya, jika kamu berinvestasi untuk dana sekolah anak maka kamu bisa menentukan jangka waktu investasi selama satu hingga tiga tahun.

Jika tujuan investasimu adalah untuk dana pensiun maka jangka waktu yang kamu pilih adalah 10-30 tahun.

Dengan memperkirakan jangka waktu investasi, kamu juga bisa memilih jenis reksa dana yang akan kamu jadikan instrumen investasi. Reksa dana pasar uang untuk jangka pendek, reksa dana pendapatan tetap untuk jangka menengah, dan reksa dana saham untuk jangka panjang.

Baca Juga: 3 Tips Dasar Investasi buat Anak Muda, Buruan Merapat! 

5. Pilih produk reksa dana sesuai kebutuhan dan kemampuan

Dear Investor, Ini 5 Tips Optimalkan Reksa Dana saat ResesiUnsplash.com/Markus Winkler

Investasi tidak selalu berhubungan dengan return tahunan yang tinggi. Kamu juga tidak bisa hanya berpatokan dengan return ketika memutuskan berinvestasi reksa dana.

Agar kamu bisa menikmati hasil investasi yang telah kamu rencanakan maka pilihlah produk reksa dana yang sesuai kebutuhan dan kemampuan ya!

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya