Comscore Tracker

IHSG Ambruk Pagi Ini, 8 Saham Tunjukkan Potensi Menguat

IHSG dibuka pada level 6.992,2 pagi ini

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan atau Senin (13/6/2022) pagi. IHSG melemah 94,4 poin ke level 6.992,2 pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Berdasarkan pantauan IDN Times, data RTI pukul 09.20 WIB menunjukkan IHSG terus mengalami pelemahan dan bertengger pada level 6.969,7 atau anjlok 116,8 poin (-1,65 persen).

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 96,18 poin atau 1,34 persen ke level 7.086,6 pada akhir perdagangan Jumat (10/6/2022).

Baca Juga: Jangan Boros Selagi Muda, Ini Tips Investasi Buat Generasi Millennials

1. Pergerakan IHSG pagi ini

Dilansir dari RTI, per pukul 09.20 WIB, level terendah IHSG pada pagi ini adalah 6.927,5. Sementara level tertingginya adalah 6.985,7.

Secara keseluruhan hingga pukul 09.20 WIB, investor membukukan transaksi sebesar Rp3,544 triliun dengan volume transaksi yang diperjualbelikan sebesar 6,140 miliar lembar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 315 ribu kali.

Selain itu, sebanyak 66 saham menguat, 433 saham melemah, dan 131 saham stagnan alias tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: 6 Fakta Investasi Triliunan LG di KIT Batang

2. Pergerakan indeks saham

Pelemahan IHSG pada pembukaan perdagangan pagi ini diikuti oleh anjloknya mayoritas saham unggulan. Berikut datanya.

  • LQ45 melemah 1,57 persen ke level 1.003,201
  • IDX30 melemah 1,59 persen ke level 535,805
  • IDX80 melemah 1,77 persen ke level 141,369
  • IDXESGL melemah 1,58 persen ke level 137,713
  • IDXQ30 melemah 1,20 persen ke level 154,226

Baca Juga: Ketahui 5 Hal Ini Sebelum Mulai Investasi Saham, Jangan Asal Ikutan

3. Saham-saham yang menguat pagi ini

Berdasarkan data RTI, ada sejumlah saham yang menunjukkan penguatan di tengah kebimbangan IHSG pagi ini dan bisa dijadikan sebagai watchlist para investor. Berikut di antaranya:

  1. PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR)
  2. PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR)
  3. PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS)
  4. PT OBM Drilchem Tbk (OBMD)
  5. PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS)
  6. PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE)
  7. PT Panin Financial Tbk (PNLF)
  8. PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC)

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya