Comscore Tracker

IHSG Anjlok Pagi Ini, 8 Saham Masih Kinclong

IHSG dibuka pada level 7.006,4

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok pada perdagangan Selasa (28/6/2022) pagi. IHSG dibuka melemah tipis 9,6 poin ke level 7.006,4. 

Berdasarkan pantauan IDN Times, data RTI pukul 09.25 WIB menunjukkan IHSG terus melemah 28,6 poin ke level 6.987,3 (-0,41 persen).

Sebelumnya pada perdagangan Senin (27/6/2022), IHSG ditutup melemah 26,88 poin atau 0,38 persen ke level 7.016,05.

Baca Juga: Mandiri Sekuritas Proyeksi IHSG Bisa Tembus 7.800 di Akhir 2022 

1. Pergerakan IHSG pagi ini

Dilansir dari RTI, per pukul 09.25 WIB, level terendah IHSG pada pagi ini adalah 6.977,3. Sementara level tertingginya adalah 7.012,2.

Secara keseluruhan, investor membukukan transaksi sebesar Rp2,818 triliun dengan volume transaksi yang diperjualbelikan sebesar 6,086 miliar lembar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 243 ribu kali.

Selain itu, sebanyak 170 saham menguat, 242 saham melemah, dan 198 saham stagnan alias tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: Investasi atau Trading Saham, Mana yang Lebih Menguntungkan?

2. Pergerakan indeks saham

Pelemahan IHSG pada pembukaan perdagangan pagi ini diikuti oleh mayoritas saham unggulan yang juga berada di zona merah. Berikut datanya.

  • LQ45 melemah 0,35 persen ke level 1.007,168
  • IDX30 melemah 0,36 persen ke level 537,519
  • IDX80 melemah 0,35 persen ke level 11,680
  • IDXESGL melemah 0,19 persen ke level 139,333
  • IDXQ30 melemah 0,07 persen ke level 157,590

Baca Juga: 3 Tips Jadi Investor Pasar Modal yang Cerdas dari BEI

3. Saham-saham yang menguat pagi ini

Berdasarkan data RTI, ada sejumlah saham yang menunjukkan penguatan di tengah kebimbangan IHSG pagi ini dan bisa dijadikan sebagai watchlist para investor. Berikut di antaranya:

  1. PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA)
  2. PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG)
  3. PT Mahaka Media Tbk (ABBA)
  4. PT Sunindo Adipersada Tbk (TOYS)
  5. PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI)
  6. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI)
  7. PT PAM Mineral Tbk (NICK)
  8. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya