Comscore Tracker

IHSG Kembali Loyo hingga Penutupan

IHSG sempat menyentuh level 5.900-an

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak mampu beranjak dari zona merah sepanjang hari Selasa (20/4/2021). IHSG sama sekali tidak mengalami penguatan hingga ditutup melemah 14,2 poin atau 0,23 persen ke level 6.038,3 pada sesi penutupan perdagangan sore ini.

Tren buruk IHSG hari ini sudah dibuka sejak pagi tadi saat dibuka melemah pada level 6.029,2 dan terus merosot hingga akhirnya tetap ditutup dalam zona merah.

Baca Juga: Selasa Pagi, IHSG Masih Terjerembab di Zona Merah

1. Pergerakan IHSG hari ini

IHSG Kembali Loyo hingga PenutupanIlustrasi Penurunan/Bearish (IDN Times/Arief Rahmat)

Berdasarkan RTI, IHSG pada hari ini sempat anjlok begitu dalam ke level 5.997,9 dan hanya menyentuh 6.045,6 untuk level tertingginya.

Secara keseluruhan, investor membukukan transaksi sebesar Rp8,52 triliun dengan volume transaksi yang diperjualbelikan sebesar 12,6 miliar lembar saham dengan frekuensi sebanyak 848 ribu kali.

Selain itu, sebanyak 225 saham menguat, 259 melemah, dan 162 stagnan alias tidak mengalami perubahan.

2. Pergerakan indeks saham

IHSG Kembali Loyo hingga PenutupanANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Pelemahan IHSG pada penutupan perdagangan hari ini diikuti oleh turunnya sebagia besar beberapa saham unggulan sebagai berikut.

LQ45 ditutup melemah 0,07 persen ke level 902,561
IDX30 ditutup melemah 0,09 persen ke level 480,189
IDX80 ditutup menguat 0,07 persen ke level 129,935
IDXESGL ditutup melemah 0,08 persen ke level 133,184
IDXQ30 ditutup melemah 0,22 persen ke level 139,060

Baca Juga: IHSG Betah di Zona Merah hingga Penutupan

3. Saham-saham yang cuan dan melemah

IHSG Kembali Loyo hingga PenutupanSaham-Saham Favorit Investor Asing Selasa (2/2), FREN dan TL

Berdasarkan data Binaartha Sekuritas, ada sejumlah saham yang mencatatkan penguatan tertinggi pada hari ini. Di antaranya adalah PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, PT Summarecon Agung Tbk, PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Ciputra Development Tbk, dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk.

Sementara lima saham yang mengalami pelemahan terbesar adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk, PT Indo Tambangraya Megah Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Baca Juga: Mau Mulai Investasi di Pasar Modal? Cek Cara Membuka Rekening Saham

Topic:

  • Ridwan Aji Pitoko
  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya