Comscore Tracker

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Dibuka Melemah atas Dolar AS

Rupiah kini ada di level Rp14.160 per dolar AS

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah harus mengakui keunggulan dolar Amerika Serikat (AS). Kurs rupiah dibuka melemah 18 poin pada level Rp14.150 per dolar AS pada pembukaan perdagangan jelang akhir pekan atau Jumat (22/10/2021).

Melansir Bloomberg, hingga pukul 10.00 WIB, kurs rupiah terus melemah 37 poin atau 0,27 persen terhadap dolar AS ke level Rp14.160.

Sebelumnya pada penutupan perdagangan Kamis (21/10/2021) sore, kurs rupiah ditutup melemah pada level Rp14.122 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp14.100 Pagi Ini

1. Kurs rupiah ada kemungkinan ditutup melemah hari ini

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Dibuka Melemah atas Dolar ASIlustrasi Uang. (IDN Times/Ita Malau)

Pengamat pasar keuangan, Ariston Tjendra, memproyeksikan rupiah berpotensi terus melemah terhadap dolar AS hari ini. Hal tersebut terjadi seiring dengan kenaikan yield obligasi Pemerintah AS terutama tenor 10 tahun yang menembus kisaran 1,7 persen

"Kenaikan yield ini menyusul data klaim tunjangan pengangguran mingguan AS yang dirilis semalam hasilnya menunjukkan jumlah klaim yang di bawah ekspektasi. Ini artinya warga yang menganggur mulai berkurang dan hasil ini akan mendukung kebijakan pengetatan Bank Sentral AS," ujar Ariston, dalam keterangan tertulis kepada IDN Times, Jumat pagi.

Ariston menambahkan, kenaikan harga komoditi yang menyumbang surplus neraca perdagangan Indonesia juga masih membantu penguatan rupiah.

2. Kondisi pasar hari ini

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Dibuka Melemah atas Dolar ASPemandangan luar gedung China Evergrande Center di Hong Kong, China, Senin (26/3/2018). ANTARA/REUTERS/Bobby Yip.

Di sisi lain, pasar pada hari ini akan mewaspadai perkembangan isu utang yang diderita oleh Evergrande. Menurut kabar terbaru, perusahaan properti asal China tersebut mengalami kesulitan dalam menjual anak usahanya.

"Padahal hasil penjualan anak perusahaannya akan digunakan untuk membayar utang," kata Ariston.

Namun, ada kemungkinan penguatan dolar AS akan tertahan hari ini. Hal itu tak terlepas dari optimisme yang terjadi di pasar di samping kekhawatiran terhadap utang Evergrande.

"Pasar masih optimistis dengan laporan keuangan perusahaan terdaftar di bursa yang mengindikasikan perbaikan pertumbuhan ekonomi global yang mungkin bisa menahan penguatan dolar AS," tutur Ariston.

3. Proyeksi pergerakan rupiah pada akhir perdagangan hari ini

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Dibuka Melemah atas Dolar ASIlustrasi Kurs Rupiah. (IDN Times/Aditya Pratama)

Atas dasar faktor-faktor itu, Ariston memproyeksikan pergerakan kurs rupiah pada penutupan perdagangan sore nanti.

"Potensi pelemahan ke kisaran Rp141.50 dengan potensi support di kisaran Rp14.100," kata dia.

Baca Juga: Rupiah Melemah ke Level Rp14.122 di Penutupan Hari Ini

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya