Comscore Tracker

Rupiah Stagnan di Level Rp14.122 per Dolar AS Jelang Akhir Pekan

Rupiah berhasil menahan dolar pada akhir pekan

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs berhasil bertahan menghadapi dolar Amerika Serikat (AS) hari ini. Pada penutupan perdagangan akhir pekan atau Jumat (22/10/2021), kurs rupiah ditutup stagnan terhadap dolar AS.

Mengutip Bloomberg, mata uang Garuda hari ini ditutup stagnan pada level Rp14.122 atau sama dengan penutupan Kamis kemarin. Pada Kamis sore, rupiah memang ditutup melemah hingga 46 poin atau 0,33 persen ke level tersebut.

Kurs rupiah hari ini sebenarnya dibuka melemah 18 poin ke level Rp14.150. Pelemahan itu bahkan terjadi hingga level Rp14.160 pada pagi tadi.

Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, Rupiah Dibuka Melemah atas Dolar AS

1. Nilai tukar rupiah berdasarkan kurs tengah BI

Rupiah Stagnan di Level Rp14.122 per Dolar AS Jelang Akhir PekanIlustrasi uang (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Sementara itu, berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI) pada Jumat (22/10/2021), nilai tukar rupiah tercatat sebesar Rp14.162 per dolar AS.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kurs rupiah pada Kamis (21/10/2021) yang ada di level Rp14.133 per dolar AS.

Baca Juga: BI Jamin Dampak Tapering The Fed Tak Separah 2013

2. Penyebab dolar tertahan oleh rupiah hari ini

Rupiah Stagnan di Level Rp14.122 per Dolar AS Jelang Akhir PekanIlustrasi dolar AS (IDN Times/Holy Kartika)

Direktur TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi menyatakan, stagnansi rupiah atas dolar AS hari disebabkan mulai menurunnya mata uang Negeri Paman Sam tersebut.

"Tren penurunan dolar memberikan beberapa bantuan dari imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi dan meningkatkan taruhan bahwa bank sentral secara global dapat segera memulai pengurangan aset," kata Ibrahim dalam keterangan tertulis, Jumat sore.

3. Proyeksi pergerakan rupiah awal pekan depan

Rupiah Stagnan di Level Rp14.122 per Dolar AS Jelang Akhir PekanIlustrasi Kurs Rupiah. (IDN Times/Aditya Pratama)

Atas dasar faktor tersebut, Ibrahim memproyeksikan pergerakan rupiah pada awal pekan depan atau Senin (25/10/2021) bakal bergerak fluktuatif, tetapi ditutup menguat.

"Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif. Namun, ditutup melemah di rentang Rp14.100--Rp14.140," ujarnya.

Baca Juga: Luhut Gencar Merayu AS untuk Tingkatkan Investasi di RI

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya