Comscore Tracker

Erick Thohir: Program Mekaar Buka Lapangan Kerja Saat Pandemik 

"Selama covid ada penambahan 7,1 juta orang."

Jakarta, IDN Times - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan dampak besar program PNM Mekaar dalam membantu usaha ibu-ibu di desa.

Menurut Erick terdapat 12,7 juta ibu yang bergabung dalam program Mekaar dengan total pembiayaan hingga Rp46,7 triliun pada 2021 dan akan terus didorong hingga 14,9 juta di seluruh Indonesia.

Erick menargetkan jumlah nasabah Mekaar bisa terus meningkat hingga 20 juta orang.

1. Ada penambahan lapangan kerja selama pandemik

Erick Thohir: Program Mekaar Buka Lapangan Kerja Saat Pandemik PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melakukan pendampingan dan pelatihan berupa kunjungan usaha kepada 6 Nasabah PNM Mekaar di Desa Manikliyu, Kec. Kintamani, Kab. Bangli, Bali, pada Kamis (24/2). (Dok. PNM)

Erick mengajak ibu-ibu di Majalengka untuk bergabung dalam program tersebut. Berdasarkan data, jumlah nasabah Mekaar di Majalengka baru sebanyak 96 ribu orang, sementara total nasabah di Jawa Barat mencapai 2,7 juta orang.

"Satu ibu nasabah Mekaar bisa mempekerjakan satu hingga dua orang. Selama covid ada penambahan 7,1 juta orang. Artinya, ketika di kota-kota besar melepaskan pegawai, ibu-ibu di desa membuka lapangan kerja sampai 7,1 juta orang," ujar Erick dalam acara Sarasehan Milenial di Desa Putridalem, Jatitujuh, Majalengka, Jawa Barat, dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times, Sabtu (14/5/2022).

Erick menilai ibu-ibu di Majalengka memiliki potensi yang tidak kalah hebat dengan daerah lain. Terlebih, dengan adanya kampung kreatif yang mampu menelurkan sejumlah produk menarik khas Majalengka.

Baca Juga: Erick Thohir: Gaji Agen BRILink 2 Kali Gaji Menteri 

2. BUMN salurkan pembiayaan lebih dari Rp500 miliar

Erick Thohir: Program Mekaar Buka Lapangan Kerja Saat Pandemik PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melakukan pendampingan dan pelatihan berupa kunjungan usaha kepada 6 Nasabah PNM Mekaar di Desa Manikliyu, Kec. Kintamani, Kab. Bangli, Bali, pada Kamis (24/2). (Dok. PNM)

Erick menyampaikan BUMN telah menyalurkan bantuan pembiayaan sebanyak Rp341 miliar untuk 96.268 nasabah Mekaar di Majalengka pada 2021 dan Rp157 miliar kepada 38.680 nasabah Mekaar di Majalengka pada 2022.

"Saya berharap ibu-ibu di Majalengka bisa ikut bergabung dalam program Mekaar karena saya tahu di Majalengka ini 36 persen masyarakatnya menganggur, artinya pembukaan lapangan kerja menjadi kunci utama," ucap Erick.

3. Program Mekaar bakal terus ada

Erick Thohir: Program Mekaar Buka Lapangan Kerja Saat Pandemik Bapak Sunar Basuki selaku Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PT PNM didampingi Asisten Deputi Bidang Jasa Keuangan Kementerian BUMN Bapak Khoerur Roziqin, dan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Ibu Angkie Yudistia bersilahturahmi dengan Nasabah PNM Mekaar penyandang disabilitas dengan ragam usaha yang mereka miliki. (Dok. PNM)

Program Mekaar, menurut Erick, bukan tercipta hanya karena dirinya tengah menjabat sebagai Menteri BUMN. Erick menilai program ini akan terus berjalan meski dirinya nanti tak lagi menjadi orang nomor satu di BUMN.

"Kalau ini tidak mungkin berhenti, karena programnya di seluruh Indonesia yang jumlahnya sudah 12,7 juta. Bahkan sekarang sedang kita dorong menjadi 14,9 juta orang dan cita-citanya 20 juta orang. Jadi program ini bukan karena saya jadi menteri, karena tidak mungkin ketika sudah tidak menjadi menteri lalu yang 12,7 juta nasabah diberhentikan," lanjut Erick.

4. BUMN dan PBNU bangun 250 badan usaha

Erick Thohir: Program Mekaar Buka Lapangan Kerja Saat Pandemik Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Sekjen PBNU HA Helmy Faishal Zaini (Website/nu.or.id)

Tak hanya untuk ibu-ibu, Erick juga menyapa warga NU dan Anshor di Majalengka. Erick mengatakan, BUMN juga telah bekerja sama dengan PBNU dalam membangun 250 Badan Usaha Milik Nahdlatul Ulama (BUMNU). Erick juga menyebut sudah ada 4.923 outlet Pertashop yang beroperasi di seluruh Indonesia hingga 31 Maret 2022, dan 10 Pertashop di antaranya berada di Majalengka.

"Kita sudah tandatangan di Madura, kita untuk pertamakali akan membuka supermarket pangan pada akhir tahun," ucap Erick.

Selain itu, Erick juga mengajak para petani Majalengka bergabung dalam sebuah ekosistem pertanian yang terintegrasi dalam program Makmur. Erick mengatakan, terdapat 1.408 petani di Majalengka dengan luas lahan sebesar 4.340 hektar bergabung dalam program Makmur per 31 Maret 2022.

"Program Makmur menjadi upaya kita menciptakan ekosistem dengan memberikan bantuan pembiayaan, pendampingan, menciptakan akses pasar, yang ujungnya dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani," katanya.

Baca Juga: Lebaran Bersama Aktivis 98, Erick Thohir Bicara Kemanusiaan

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya