Pengangguran Sukarela: Pengertian, Penyebab dan Perbedaannya

Kamu termasuk?

Jakarta, IDN Times - Apakah kamu pernah mendengar voluntary unemployment atau pengangguran sukarela? Pengangguran sukarela adalah keadaan di mana seseorang menganggur, bukan karena tidak ada pekerjaan di negaranya, tetapi karena mereka tidak dapat menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan mereka.

Nah, alasan seseorang menjadi pengangguran sukarela bisa beragam, mulai dari keinginan untuk mendapatkan upah yang lebih tinggi hingga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

1. Pengangguran sukarela dalam penjelasan ekonomi

Pengangguran Sukarela: Pengertian, Penyebab dan Perbedaannyailustrasi pencari kerja (goldtelegraph.com)

Dilansir Wall Street Mojo, pengangguran sukarela terkait dengan kelangkaan lapangan kerja yang menjadi pilihan masyarakat. Ini adalah hasil dari keputusan untuk tidak terlibat dalam dunia kerja dengan berhenti bekerja dan mencari pekerjaan yang lebih baik.

Toleransi yang ditunjukkan terhadap pilihan untuk tidak bekerja adalah elemen paling penting dalam terjadinya pengangguran sukarela. Pilihan ini biasanya dipengaruhi oleh pendapatan, pendidikan, pengalaman, ekspektasi yang tidak rasional, gaya kerja yang disukai, dan faktor psikologis seperti temperamen.

Oleh karena itu, seseorang lebih memilih untuk menunggu sampai mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan dalam hal pekerjaan.

2. Penyebab pengangguran sukarela

Pengangguran Sukarela: Pengertian, Penyebab dan Perbedaannyailustrasi pencari kerja (pexels.com/@ron-lach)

Beberapa variabel dapat berkontribusi pada pengangguran sukarela, termasuk tarif pajak yang tinggi yang menggerus pendapatan, kurangnya kesadaran akan posisi yang terbuka, faktor sosio-ekonomi, struktur pasar, campur tangan pemerintah, kemajuan teknologi, dan waktu yang dibutuhkan untuk meningkatkan keterampilan.

Selain itu, orang mungkin tidak ingin bekerja atas kemauan mereka sendiri karena efek pendapatan, keterlambatan dalam beradaptasi dengan keterampilan yang diminta oleh pasar, ekspektasi yang tidak rasional, preferensi jangka pendek, atau faktor-faktor yang dihasilkan dari temperamen manusia.

Pengangguran sukarela juga dapat disebabkan karena tidak ingin bekerja, tidak mencari pekerjaan, atau ragu-ragu dalam mencari pekerjaan. Alasan penting lainnya untuk pengangguran sukarela adalah lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mencari pekerjaan.

3. Perbedaannya dengan pengangguran tidak sukarela

Pengangguran Sukarela: Pengertian, Penyebab dan Perbedaannyailustrasi melamar kerja (pexels.com/cottonbro studio)

Dilansir Learn Economics, pengangguran tidak sukarela adalah situasi di mana pekerja bersedia dan mampu bekerja pada tingkat upah pasar riil yang berlaku, tetapi mereka tidak dapat memperoleh pekerjaan. Ini adalah hasil dari pengangguran karena kurangnya permintaan (juga disebut pengangguran siklikal) yang disebabkan oleh penurunan siklus ekonomi.

Selama penurunan tersebut, pekerja meninggalkan pasar kerja, mungkin untuk sementara waktu karena perusahaan-perusahaan melakukan perampingan atau pembubaran, dan dapat bergabung kembali dengan pasar tenaga kerja ketika ekonomi mulai tumbuh.

Sedangkan pengangguran sukarela adalah ketika seseorang memilih untuk tidak bekerja karena mereka tidak mau menerima pekerjaan dengan gaji rendah atau kondisi kerja yang tidak diinginkan.

Topik:

  • Dwifantya Aquina
  • Jumawan Syahrudin
  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya