Comscore Tracker

Sri Mulyani Minta Anggaran Kemenkeu 2022 Naik Rp992 Miliar

Usulan tambahan anggaran disetujui Komisi XI DPR RI

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengajukan tambahan untuk anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tahun depan. Tambahan yang diajukan kepada DPR RI ialah sebesar Rp992 miliar.

Sebelumnya, pagu anggaran Kemenkeu untuk 2022 ialah sebesar Rp43.020.078.493.000 atau Rp43 triliun. Dengan usulan tambahan tersebut, maka anggaran Kemenkeu di 2022 akan naik menjadi Rp44.012.857.968.000 atau Rp44 triliun.

"Sebesar Rp43.020.078.493.000 sudah ditetapkan. Untuk memenuhi kebutuhan strategis ada Rp 992.779.475.000 yang kami usulkan sehingga untuk anggaran Kemenkeu 2022 menjadi Rp44.012.857.968.000," ucap Sri Mulyani dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi XI DPR RI yang ditayangkan secara virtual, Kamis (2/9/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Proyeksikan Tekor APBN 2022 Turun ke 4,51-4,85 Persen

1. Rincian anggaran Kemenkeu yang diajukan kepada DPR

Sri Mulyani Minta Anggaran Kemenkeu 2022 Naik Rp992 MiliarMenteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI. (dok. Youtube Komisi XI DPR RI Channel)

Anggaran yang diajukan Sri Mulyani akan digunakan untuk 5 program. Pertama, untuk program dukungan manajemen sebesar Rp40.088.409.586.000. Program itulah yang diusulkan untuk mengalami kenaikan anggaran Rp992 miliar. Dengan demikian, anggaran program tersebut diusulkan naik menjadi Rp41.081.189.061.000.

Selanjutnya, untuk program pengelolaan belanja negara sebesar Rp17.340.779.000. Lalu, program pengelolaan penerimaan negara sebesar Rp2.700.749.898.000. Selanjutnya, program kebijakan fiskal sebesar Rp35.541.916.000. Terakhir, program pengelolaan perbendaharaan, kekayaan negara, dan risiko sebesar Rp178.036.314.000. 

"Demikian kami sampaikan, mohon untuk mendapatkan dukungan dari Komisi XI," kata dia.

2. Realisasi anggaran Kemenkeu 2021

Sri Mulyani Minta Anggaran Kemenkeu 2022 Naik Rp992 MiliarIlustrasi Anggaran. (IDN Times/Aditya Pratama)

Sri Mulyani juga melaporkan realisasi anggaran Kemenkeu 2021 yang mencapai Rp19,9 triliun per akhir Agustus 2021, atau sebesar 63,65 persen dari pagu Rp31,3 triliun.

Lebih lanjut, realisasi tersebut berasal dari belanja pegawai sebesar Rp15,53 triliun atau 75 persen dari pagu Rp20,4 triliun. Sedangkan, realisasi belanja barang mencapai Rp3,83 triliun atau 48 persen dari pagu Rp7,96 triliun. Adapun untuk belanja modal ialah Rp705 miliar atau 24,6 persen dari pagu Rp2,8 triliun.

Angka tersebut tidak termasuk realisasi anggaran Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kemenkeu.

"Kinerja kemenkeu dari sisi capaian anggaran kita semua non BLU dan realisasinya sampai dengan Agustus akhir 19,9 triliun atau 63,6 persen," ujar Sri Mulyani.

Baca Juga: Defisit APBN Bakal Melebar ke 5,82 Persen, Kok Bisa?

3. Usulan tambahan anggaran disetujui DPR

Sri Mulyani Minta Anggaran Kemenkeu 2022 Naik Rp992 MiliarKetua Komisi Xl Dito Ganinduto (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Usulan tambahan anggaran Kemenkeu 2022 itu pun disetujui oleh Komisi XI DPR RI. Persetujuan itu tertuang dalam kesimpulan raker yang dibacakan oleh Ketua Komisi XI DPR RI, Dito Ganinduto dari fraksi Partai Golkar.

"Komisi XI DPR RI menyetujui tambahan dukungan anggaran sebesar Rp992.779.475.000 untuk memenuhi kebutuhan strategis yang belum terdanai di pagu anggaran 2022," ucap Dito. 

Baca Juga: Sri Mulyani Cemas COVID-19 Naik Lagi Gegara Puncak Macet Total

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya