Comscore Tracker

3 Keuntungan bagi Millennial jika Bekerja sebagai Agen Asuransi

Salah satunya mendapat banyak komisi lho

Jakarta, IDN Times - Direktur Asuransi Sinar Mas (ASM), Dumasi MM Samosir, mengakui bahwa millennial belum menggandrungi pekerjaan agen asuransi. Salah satu kendalanya adalah banyak pemuda yang belum mengetahui cara kerja dan keuntungannya dengan baik.

“Dari 24 ribu agen ASM, millennial mungkin masih kurang dari seribu. Memang millennial masih kurang melirik, untuk itu kami sedang mempersiapkan YouTube Channel dan bermitra dengan UMKM untuk lebih dekat dengan market millennial,” kata Dumasi kepada IDN Times di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

1. Agen asuransi adalah pekerjaan seumur hidup

3 Keuntungan bagi Millennial jika Bekerja sebagai Agen AsuransiPixabay/kalhh

Selama 19-22 September lalu, ASM mengajak mitra dan para agennya untuk berbagi kisah sukses bekerja sebagai agen asuransi. Soesanto, salah satu agen yang berhasil memenangkan Agency Tour Contest ke Kanada, mengatakan bila agen asuransi adalah pekerjaan seumur hidup.

Mereka yang sudah berusia senja masih bisa menjadi agen asuransi. Artinya, tidak ada istilah pensiun dalam pekerjaan ini. “Dan selama masih ada manusia, asuransi akan tetap ada,” kata Soesanto.

Baca Juga: Berikut 7 Tips Jeli Memilih Asuransi Berkonsep Unit Link

2. Membantu pengembangan bisnis para millennial

3 Keuntungan bagi Millennial jika Bekerja sebagai Agen AsuransiFoto hanya ilustrasi. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Menurut Dumasi, tren millennial saat ini adalah berwirausaha. Millennial juga senang dengan pekerjaan yang cepat mendapatkan hasil. Asuransi penting bagi milenial yang baru merintis usaha sebagai alat pelengkap persyarakatan supaya memperoleh modal dari lembaga keuangan bank atau non-bank.

“Millennial sekarang banyak yang punya UMKM. Nah kami masuk dari situ untuk merangkul market mereka,” tambah Dumasi.

3. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan

3 Keuntungan bagi Millennial jika Bekerja sebagai Agen AsuransiIDN Times/Vanny El Rahman

Selayaknya agen penjualan, agen asuransi juga menawarkan jasanya dari satu pihak ke pihak lain. Kalau kita berhasil menjual produknya, tentunya kita juga mendapat berbagai keuntungan, seperti diajak jalan-jalan apabila mencapai target penjualan.

“Saya dulu penjual asongan, pernah juga kuli bangunan dan cleaning service. Saya kemudian diberi kesempatan sama teman saya menjadi agen asuransi. Alhamdulillah saya sekarang sudah punya motor, mobil, rumah, bahkan sudah selesai S2,” tutur Sardi pemenang Agency Tour Contest 2018 ke Shanghai, Tiongkok.

Baca Juga: Sasar Millennial, Sinar Mas Segera Luncurkan Asuransi Pernikahan

Topic:

  • Vanny El Rahman
  • Anata Siregar

Just For You