Comscore Tracker

Laporan Kinerja: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Tips

Laporan kinerja memiliki segudang manfaat

Kinerja merupakan hasil output dari kegiatan operasional yang dijalankan oleh perusahaan. Untuk mengetahui kinerja perusahaan dari waktu ke waktu, maka perusahaan harus rutin melakukan evaluasi dengan membuat laporan kinerja perusahaan atau performance report.

Nah, bagi Anda yang masih belum mengetahui lebih detail tentang laporan kinerja ini, berikut ini akan dibahas mengenai laporan kinerja perusahaan secara lengkap. Simak informasi lengkapnya berikut ini.

1. Pengertian Laporan Kinerja

Laporan Kinerja: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Tipsilustrasi laporan (Pexels.com/Lukas)

Laporan kinerja atau yang lebih dikenal dengan performance report merupakan sebuah laporan yang menunjukkan hasil kinerja dari suatu perusahaan, tim, atau individu dalam satu periode. Laporan ini digunakan sebagai alat dalam memperkirakan kemajuan perusahaan di masa yang akan datang.

Data yang disajikan dalam laporan ini juga lengkap dan tidak ambigu. Hasil kinerja perusahaan per periode disajikan dalam bentuk grafik atau tabel serta berbasis visual agar lebih mudah dipahami oleh audience. Dengan begitu, pihak yang berkepentingan juga akan memahami kondisi kinerja perusahaan.

Dengan membuat sebuah laporan kinerja ini, perusahaan akan lebih mudah dalam menginformasikan kepada pihak-pihak terkait, seperti kepada manajemen perusahaan, pihak eksternal, hingga kepada para pemegang saham. Selain itu, dengan menunjukkan laporan kinerja, maka perusahaan dapat dengan mudah membandingkan kinerja pada periode sekarang dibandingkan dengan periode sebelumnya.

2. Tujuan Laporan Kinerja

Laporan Kinerja: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Tipsilustrasi laporan (Pexels.com/Pixabay)

Berikut ini adalah beberapa tujuan dalam menyusun laporan kinerja perusahaan, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Sebagai alat informasi tentang kinerja perusahaan.
  • Sebagai upaya dalam perbaikan secara terus menerus dalam meningkatkan kinerja perusahaan.
  • Memastikan agar anggaran tepat sasaran.
  • Sebagai bahan estimasi kemajuan perusahaan di masa yang akan datang.
  • Bahan pertimbangan bagi direksi dalam pengambilan keputusan rencana manajemen.

Baca Juga: Laporan Keuangan: Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

3. Manfaat Laporan Kinerja

Laporan Kinerja: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Tipsilustrasi laporan (Pexels.com/Anna Nekrashevich)

Membuat sebuah laporan berarti menunjukkan pertanggungjawaban dan konsistensi perusahaan dalam menjaga transparansi kepada pihak internal dan eksternal perusahaan. Begitu pula laporan lainnya, seperti laporan keuangan, laporan payroll, kinerja dan lain-lain. Terdapat manfaat dalam membuat laporan kinerja ini, di antara beberapa manfaatnya adalah sebagai berikut:

1. Memantau Kinerja Karyawan

Memantau, mengukur, dan mengontrol karyawan merupakan salah satu hal penting untuk mengetahui informasi penting tentang karyawan. Awal baik dari melihat kinerja perusahaan adalah memantau kinerja karyawannya. Tim manajemen perusahaan perlu memantau dan mengontrol kinerja karyawan agar mencapai tujuan yang sesuai dengan visi dan misi perusahaan.

2. Meningkatkan Komunikasi

Umumnya, tim manajemen perusahaan akan memberikan feedback kepada karyawan setelah laporan kinerja dibuat, sehingga karyawan sudah lebih dulu mengetahui dan perlu dalam meningkatkan kinerjanya. Hal ini juga dapat meningkatkan komunikasi antara manajemen perusahaan dengan karyawan. Komunikasi yang dijalin secara efektif akan mendorong produktivitas antar tim dan mengurangi terjadinya konflik di tempat kerja.

3. Pengambilan Keputusan 

Manfaat dalam membuat laporan kinerja ini adalah agar bisa membuat keputusan yang tepat. Agar dapat membuat keputusan yang tepat dan sesuai sasaran, maka perusahaan perlu mempelajari berbagai macam laporan yang ada di perusahaan, salah satunya bisa dilihat dalam laporan kinerja. Sehingga hal ini juga membantu perusahaan dalam mencapai tujuannya.

4. Landasan Perencanaan

Perencanaan dibuat berdasarkan pada laporan yang dihasilkan. Misalnya masih ada sebuah aspek yang kurang di dalam laporan, maka perencanaan kinerja bisa dibuat di periode berikutnya sehingga membuat strategi dalam memperbaiki aspek tersebut.

5. Pertanggungjawaban pada Stakeholder dan Investor

Sudah pasti perusahaan wajib membuat laporan pertanggungjawaban kepada para stakeholder dan investor. Selain sebagai pertanggungjawaban, laporan ini juga menunjukkan bahwa perusahaan tersebut merupakan organisasi yang kredibel.

4. Tips Membuat Laporan Kinerja

Laporan Kinerja: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Tipsilustrasi laporan keuangan (Pexels.com/Pixabay)

Untuk membuat laporan kinerja yang baik, maka perusahaan harus melakukan penilaian yang akurat dan juga teliti. Dengan membuat laporan kinerja yang akurat dan kontinu, maka perusahaan dapat membuat rencana kinerja yang baik bagi perusahaan di masa depan.

Sayangnya saat ini masih banyak perusahaan yang masih lebih memilih cara manual dalam pembuatan laporannya. Padahal, cara manual ini tidak efektif dan kurang akurat. Terdapat banyak indikator yang bisa tanpa sengaja dimasukkan kepada indikator penilaian. Dengan begitu, hal ini bisa berpengaruh kepada validitas laporan. 

Sebagian perusahaan masih memilih cara manual, itulah kenapa sulit bagi perusahaan dalam memiliki gambaran tentang perusahaan di masa depan dengan jelas hanya karena masalah penilaian. Selain itu, HRD perusahaan juga akan sulit dalam menilai kinerja karyawannya apabila dengan menggunakan cara manual, sehingga pengambilan keputusan bisa jadi keliru akibat laporan yang kurang valid.

Untuk itu, disarankan perusahaan dalam membuat laporan secara tersistem agar perusahaan mendapatkan hasil penilaian yang lebih akurat dan mudah melacak perkembanganya.

Baca Juga: Laporan Audit: Pengertian, Fungsi, Tahapan, dan Jenis Opini Audit

Topic:

  • Yunisda Dwi Saputri

Berita Terkini Lainnya