Comscore Tracker

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!

Masih banyak investor yang belum memahami istilah ini

Jakarta, IDN Times - Tidak jarang, seseorang yang sering melakukan investasi mengalami kebingungan dengan istilah-istilah yang terdapat di pasar modal, khususnya pada instrumen investasi saham. 

Padahal pemahaman terkait istilah saham di pasar modal penting untuk dikenali dan diketahui sebelum mulai berinvestasi. Hal ini karena istilah-istilah saham ini akan terus terpakai selama berinvestasi di saham. 

Berdasarkan laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), adapun istilah-istilah saham tersebut adalah sebagai berikut. 

Baca Juga: Daftar 14 Saham Blue Chip Terbaik yang Bisa Kamu Pilih untuk Investasi

1. Akuisisi

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!Ilustrasi Perjanjian (IDN Times/Arief Rahmat)

Penggabungan badan usaha dengan cara menguasai sebagian besar saham badan usaha lain disebut dengan akuisisi. 

Akuisisi ini biasanya diadakan untuk menjaga dua atau lebih badan usaha agar tetap eksis secara hukum dan mampu menguasai saham paling besar.

2. Annual Report (laporan tahunan)

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!Ilustrasi laporan keuangan (IDN Times/Helmi Shemi)

Suatu laporan resmi mengenai keadaan keuangan perusahaan dalam jangka waktu 1 tahun dinamakan annual report atau laporan tahunan. Laporan ini wajib untuk dilakukan karena laporan ini berisi neraca perusahaan, laporan laba/rugi dan neraca arus kas. 

Dalam halnya investasi saham, laporan keuangan menjadi gambaran keuangan perusahaan yang harus disampaikan kepada para pemegang saham, lalu selanjutnya disetujui di dalam RUPS dan disahkan sebagai laporan tahunan resmi perusahaan.

3. Auto Rejection

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!ilustrasi kata tidak (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Sesuai dengan namanya, Auto Rejection adalah penolakan secara otomatis oleh Jakarta Automated Trading System (JATS) atau sistem perdagangan Efek yang berlaku di Bursa, terhadap penawaran jual dan/atau permintaan beli efek yang dimasukkan ke JATS akibat melewati batasan harga yang ditetapkan oleh Bursa.

4. Buy Back

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!Ilustrasi saham (IDN Times/Arief Rahmat)

Buyback saham atau pembelian kembali saham-saham yang telah beredar di publik. Hal ini dilakukan oleh emiten atau perusahaan yang menerbitkan saham tersebut.

5. Capital Gain

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!Image by PublicDomainPictures from Pixabay

Keuntungan yang diperoleh karena perbedaan antara harga beli dan harga jual suatu efek disebut dengan Capital Gain. Namun, apabila perbedaan antara harga beli dan jual tersebut bersifat negatif atau rugi, hal ini disebut juga Capital Loss.

6. Debt to Equity Ratio (rasio utang atas modal)

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!Ilustrasi Utang (IDN Times/Arief Rahmat)

Debt to Equity Ratio atau yang sering juga disebut dengan istilah Rasio Leverage adalah hal yang menggambarkan struktur modal yang dimiliki oleh perusahaan. 

Adanya Debt to Equity Ratio ini berfungsi untuk dapat meilihat struktur risiko tidak tertagihnya hutang. Semakin kecil angka rasio ini, maka akan semakin baik.

Baca Juga: Dividen Saham: Pengertian, Keuntungan dan Kerugiannya

7. Dividen, Dividend Payout Ratio, dan Dividend Yield

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!Ilustrasi Investor (IDN Times/Aditya Pratama)

Istilah ini paling ditunggu oleh para investor sebab dividen itu sendiri merupakan bagian laba atau pendapatan perusahaan yang ditetapkan oleh direksi. 

Laba ini disahkan oleh rapat pemegang saham untuk dibagikan kepada pemegang saham. Jadi, nantinya pembayaran dividen kepada investor akan diatur berdasarkan ketentuan yang berlaku pada jenis saham yang ada.

Di sisi lain, terdapat juga Dividend Payout Ratio atau rasio pembayaran dividen. Istilah ini  adalah persentase tertentu dari laba perusahaan yang dibayarkan sebagai dividen kas kepada pemegang saham.

Adapun Dividend Yield yang merupakan jumlah dividen tahunan dari suatu perusahaan yang dinyatakan dalam persentase dari harga pasar terakhir dari saham perusahaan tersebut.

8. Emiten

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!IDN Times / Auriga Agustina

Dari beberapa istilah yang ada, istilah ini merupakan istilah yang paling umum dan harus diketahui oleh investor. Emiten adalah sebutan bagi pihak yang melakukan penawaran umum. Pihak ini biasanya dikenal sebagai perusahaan yang menawarkan efeknya di BEI untuk umum.

Baca Juga: Harga Saham BCA Jadi Rp 7 Ribuan, Cocok buat Investasi Jangka Panjang!

9. Efek Bersifat Ekuitas

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!Petugas membelakangi layar informasi pergerakan harga saham pada layar elektronik di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (18/9/2020) (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Efek Bersifat Ekuitas adalah saham atau efek yang dapat ditukar dengan saham atau efek yang mengandung hak untuk memperoleh saham di pasar modal. 

Sederhananya, ini adalah saham dari suatu perusahaan, yang mana biasanya merupakan saham biasa namun termasuk juga saham preferen. 

10. Employee Stock Option Program (ESOP)

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!ilustrasi analisa pergerakan harga saham (Unsplash.com/AustinDistel)

ESOP adalah program kepemilikan saham oleh karyawan yang dilakukan melalui penawaran saham atau penawaran opsi saham dalam rangka kompensasi kepada karyawan.

11. Earning per Share/EPS (laba per saham)

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!Ilustrasi Penurunan Harga Saham (IDN Times/Arief Rahmat)

EPS atau laba per saham adalah bagian dari proporsional dan laba perusahaan yang dapat diklaim oleh setiap lembar saham biasa yang sedang beredar.

Istilah ini dihitung dengan membagi laba setelah pajak, sesudah pembayaran dividen saham preferen dengan rata-rata saham biasa yang sedang beredar selama periode tersebut.

12. Go Public dan Go Private

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Penawaran umum yang mencakup saham atau obligasi, dilakukan perusahaan kepada publik. Istilah ini disebut dengan Go Public. 

Sedangkan, Go Private adalah perubahan status perusahaan dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup.

13. Growth Stock

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Growth Stock adalah sebuah saham suatu perseroan yang sudah memperlihatkan perolehan penghasilan yang lebih cepat dari rata-rata selama beberapa tahun terakhir. 

Dalam jangka panjang, saham diharapkan akan mempertunjukkan tingkat pertumbuhan laba yang tinggi dan menjadi saham unggul dengan kinerja yang cenderung lebih daripada saham yang tumbuh lebih lambat atau bahkan tidak tumbuh. 

14. Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!Ilustrasi memantau pergerakan saham. ANTARA FOTO/Reno Esnir

HMETD adalah hak yang melekat pada saham yang memungkinkan para pemegang saham yang ada untuk membeli efek baru, termasuk saham.

Jadi, efek yang dapat dikonversikan menjadi saham dan waran, sebelum ditawarkan kepada Pihak lain. Hak ini tentunya harus dapat dialihkan.

15. Halting

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!pexels.com/Lorenzo

Halting adalah penghentian sementara perdagangan atas suatu saham di Bursa Efek. Hal ini terjadi karena kenaikan atau penurunan harga yang signifikan tanpa didukung adanya informasi yang relevan.

16. Suspend (suspensi)

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Jika sering mendengar istilah suspend, itu berarti penghentian sementara perdagangan suatu saham di Bursa Efek. Istilah dalam saham ini adalah tindakan yang dilakukan oleh otoritas bursa, yakni menghentikan sementara perdagangan saham.

17. Stock Split (pemecahan saham)

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!Ilustrasi Grafik Penurunan (IDN Times/Arief Rahmat)

Stock split adalah istilah dalam saham yang dilakukan emiten akhir-akhir ini. Istilah ini merupakan suatu pemecahan nilai nominal saham sehingga menjadi lebih kecil. 

Adapun pemecahan saham berimplikasi ini merupakan pemecahan harga saham sesuai dengan rasio split. Jadi, jumlah saham beredar akan meningkat sesuai dengan rasio split.

18. Manajer Investasi

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!Ilustrasi investasi. (IDN Times/Arief Rahmat)

Selain di saham, istilah ini juga populer di Reksadana. Manajer investasi adalah pihak yang kegiatan usahanya mengelola portofolio efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah. 

Namun, pengecualian bagi perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

19. Nilai Kapitalisasi Saham

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!unsplash.com/Stephen Dawson

Nilai kapitalisasi saham adalah hasil perkalian antara jumlah saham yang akan dicatatkan dengan harga saham perdana untuk perusahaan yang melakukan penawaran umum atau harga saham di Bursa untuk perusahaan tercatat.

20. Odd Lot

Daftar 20 Istilah-Istilah Saham yang Perlu Investor Ketahui!ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Odd lot atau yang dikenal dengan lot adalah istilah dalam saham yang perlu dan harus diketahui. 

Lot adalah satuan jumlah saham yang jumlahnya lebih kecil dari satuan perdagangan saham di Bursa Efek, sehingga jumlah tersebut tidak dapat diperdagangkan di pasar reguler.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Buku Investasi Saham, Bahasanya Ringan buat Pemula

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya