Comscore Tracker

Stop! Ini Nih 5 Cara Irit Uang yang Ternyata Justru Bikin Kamu Rugi

Pengin untung eh malah buntung

Menabung merupakan kegiatan positif yang patut dibiasakan dan menjadi gaya hidup. Selain membantumu mengelola keuangan dengan lebih baik, aktivitas ini juga dapat membuat kamu merasa aman secara finansial. Misalkan ada kebutuhan mendadak yang perlu dana lebih kamu gak akan pusing cari pinjaman, karena ada uang tabungan.

Akan tetapi, tidak semua cara menhemat pengeluaran itu benar, lho. Memang dengan menekan penggunaan uang kamu bisa mendapatkan dana tabungan yang lebih banyak. Namun di sisi lain, ada efek negatif yang harus ditanggung.

Makanya, jangan sampai kamu menerapkan lima cara salah berikut demi menimbun tabungan, ya! Sebab jika terus dilakukan, ujung-ujungnya kamu sendiri juga yang rugi. 

1. Menekan biaya makan dengan mengabaikan gizi, pokoknya yang penting kenyang deh

Stop! Ini Nih 5 Cara Irit Uang yang Ternyata Justru Bikin Kamu Rugiunsplash/Jarritos Mexican Soda

Konon katanya, pengeluaran terbesar sehari-hari dihabiskan oleh makanan. Normalnya, kamu butuh makan setidaknya tiga kali sehari, belum lagi ditambah camilan jadi, perlu keluar uang lebih lagi kan? Makanya, demi menekan jumlah dana yang dikeluarkan kamu sampai rela makan dan minum seadanya. Bahkan sampai mengabaikan nilai gizi yang masuk ke dalam perutmu.

Boleh saja sih irit soal makanan, tapi gak gitu juga dong caranya. Uang memang terkumpul lebih banyak, tapi kesehatanmu yang jadi tumbalnya. Demi bisa menambah tabungan, tiap hari kamu bertahan dengan makan mie instan, nasi goreng dan segala sesuatu yang praktis serta murah meriah. Alhasil, lama-lama tumbang juga dong staminamu. Bukannya irit malah tombok buat biaya pengobatan.

2. Tidak mengalokasikan dana untuk keadaan darurat dan menyimpan semua uang buat tabungan

Stop! Ini Nih 5 Cara Irit Uang yang Ternyata Justru Bikin Kamu Rugiunsplash/engin akyurt

Terlalu fokus pada jumlah tabungan yang semakin mengunung, sering kali membuatmu lalai pada hal yang gak kalah pentingnya. Contohnya seperti kondisi darurat yang tidak terduga kapan datangnya.

Memang kamu berharap keadaan akan selalu stabil, namun hari esok siapa yang tahu. Seperti kejadian luar biasa belakangan ini. Menyerahkan semua uangmu sebagai tabungan dalam bentuk deposito misalnya, akan membuatmu kesulitan menarik uang tersebut sewaktu-waktu.

Beda cerita jika kamu mau menyisihkan sebagian nominalnya sebagai dana darurat. Keputusan itu akan membuatmu lebih siap menghadapi kondisi tidak terduga, tanpa dibuat bingung dengan masalah finansial. 

Baca Juga: Gaji Cepat Habis? Ini 4 Tips Mengelola Keuangan saat Pandemik COVID-19

3. Membeli kebutuhan sehari-hari secara berkala daripada langsung dalam skala besar

Stop! Ini Nih 5 Cara Irit Uang yang Ternyata Justru Bikin Kamu Rugiunsplash/Milada Vigerova

Saat berbelanja di pasar atau supermarket modern, tentu kamu akan melihat atau menanyakan harga barangnya terlebih dahulu sebelum membeli. Wajar, jika harga barang yang kecil atau sedikit akan lebih murah dibandingkan dengan yang jumlahnya besar dan banyak. Makanya, untuk berhemat kamu lebih memilih mengambil barang-barang yang ukurannya kecil supaya dapat harga murah.

Tapi tahu gak sih? Nyatanya membeli bahan makanan atau barang-barang sehari-hari seperti sabun mandi, pasta gigi, shampo dan lain-lain secara satuan akan lebih boros ketimbang membeli dalam ukuran besar sekaligus. Ini karena nantinya kamu bakal balik lagi untuk membeli barang yang sama karena cepat habis.

Padahal kalau dihitung-hitung, bakal lebih murah membeli pasta gigi ukuran besar yang bisa dipakai selama dua bulan, daripada ukuran kecil yang ludes kurang dari sebulan. Niat mau hemat, eh malah jadi boros deh.

4. Membatasi diri dari kehidupan sosial, alias tiap diajak nongkrong sama teman selalu saja menolak

Stop! Ini Nih 5 Cara Irit Uang yang Ternyata Justru Bikin Kamu Rugiunsplash/Bench Accounting

Selain biaya makan sehari-hari, kebiasaan nongkrong bareng teman juga bisa menyedot lebih banyak uang. Seperti ketika weekend tiba, teman-teman kantor sering mengadakan kumpul-kumpul di cafe atau nonton film bersama. Tentunya, itu semua membutuhkan uang yang lumayan dong. Nah, sadar diri sedang berhemat demi tabungan, kamu rela menolak ajakan mereka untuk hangout bareng.

Awalnya sih teman-temanmu masih bisa maklum, tapi lama-lama mereka pasti bakal curiga juga. Jangan marah kalau pada akhirnya kamu jadi bahan gosip di antara mereka. Selain itu, akibat sering kali menolak diajak kumpul, hubunganmu dengan teman-temanmu berangsur renggang.

Padahal, selain keluarga, sahabat dan teman-teman juga termasuk orang terdekat yang akan menolongmu saat butuh bantuan nanti. Materi boleh melimpah, tapi kalau gak punya teman apa iya kamu akan tetap merasa bahagia?

5. Terlalu sering menghitung ulang jumlah tabungan

Stop! Ini Nih 5 Cara Irit Uang yang Ternyata Justru Bikin Kamu Rugiunsplash/Alexander Mils

Karena sedang semangat-semangatnya menabung, kamu jadi gak sabar ingin tahu berapa jumlah uang yang terkumpul hingga saat ini. Alhasil, belum ada sebulan celengan itu dibuka dan dihitung jumlahnya. Tak hanya sekali dua kali kamu menghitung nominal tabunganmu sendiri, bahkan hampir tiap minggu uang tersebut akan kamu jumlah lagi.

Memang jumlahnya tentu akan bertambah, tapi kebiasaan ini kurang baik dilakukan. Sebab menghitung tabungan berulang kali hanya akan membuatmu tidak sabar dan semakin terobsesi untuk mengumpulkan rupiah lebih banyak lagi.

Keinginan untuk berhemat dalam hal keuangan memang tidak ada salahnya. Jika dilakukan dengan benar, kamu bisa memperoleh tabungan yang dapat dipergunakan sewaktu-waktu. Tapi jika cara irit yang kamu terapkan adalah seperti itu, bukannya untung malah jadi buntung. Santai saja, bermehatlah secukupnya. Sesuaikan dengan kemampuan, kebutuhan dan juga penghasilan masing-masing. Pokoknys, semangat menabung, ya!

Baca Juga: Dear Freelancer, Ini Tips Keuangan Penting agar Terhindar dari Utang

Angel Rose Photo Verified Writer Angel Rose

Jadikan tulisanmu sebagai virus yang menularkan kebaikan <3 ^^ Ig: @caecilia.angel

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya