Comscore Tracker

Penipu Digital Menjamur, 7 Cara Ini Bantu Jaga Uang di Rekening

#AwasModus dari penipu bulus agar uang kamu tidak hangus

Saat ini, keberadaan internet dan kemajuan teknologi memberikan dampak positif di bidang perbankan. Transaksi perbankan kini bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, hanya lewat gawai milikmu tanpa harus datang ke pihak perbankan. Pengguna diberikan berbagai pilihan layanan untuk bertransaksi seperti melalui mobile banking (m-banking), phone banking, sms banking, internet banking (e-banking) dan bahkan semudah pindai kode QR transaksi.

Namun, kemudahan ini juga diikuti dengan menjamurnya kehadiran para penipu digital yang memanfaatkan kecerobohan pengguna saat bertransaksi. Penipu digital ini menggunakan modus penipuan seperti phising lewat email serta telepon dan sms fiktif menang undian. Pada akhirnya, mereka akan menjarah uang dalam rekeningmu.

Nah, agar kita aman saat bertransaksi online dan menjaga uang di rekeningmu tetap aman, kamu wajib ikuti 7 langkah mudah berikut ini.

1. Jaga kerahasiaan PIN ATM ataupun PIN transaksi akun mobile kamu

Penipu Digital Menjamur, 7 Cara Ini Bantu Jaga Uang di Rekeningpixabay.com/users/teguhjatipras-8450603/

Kita tentunya setuju jika PIN (Personal Identification Number) adalah hal yang paling krusial dan berbahaya jika sampai orang lain tahu akses PIN kamu. Kode PIN kamu adalah akses untuk segala layanan transaksi perbankan, mulai dari tarik tunai, transfer, dan transaksi belanja online.

Para penipu digital ini biasanya meminta akses PIN kamu misal saat kamu mengalami kejadian kartu ATM tertelan di mesin ATM. Kamu pun menghubungi layanan call-center perbankan yang terlihat di mesin ATM dan biasanya nomor ini sudah diganti oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan nomor PIN kamu, alih-alih sebagai solusi untuk kartu ATM kamu yang tertelan.

Perlu kamu ketahui, layanan resmi call center perbankan seperti Halo BCA menggunakan metode sistem penjawab otomatis. Pengguna diarahkan untuk memilih bahasa, nomor line layanan perbankan sesuai kebutuhan, hingga akhirnya kamu terhubung langsung ke Customer Service. Jika kamu mendapatkan langsung terhubung dengan CS tanpa proses penjawab otomatis, #AwasModus itu ya. Segera tutup panggilanmu.

Tak hanya PIN kartu ATM fisik kamu, kamu juga harus jaga kerahasiaan akses aplikasi mobile perbankanmu. Aplikasi ini biasanya juga disertai kode akses untuk masuk ke aplikasi dan PIN untuk transaksi mobile kamu.

Untuk itu jaga kerahasiaan PIN kamu. Jangan pernah memberikan akses PIN kepada siapa pun walaupun itu pihak bank sendiri yang memintanya.

2. Ganti kebiasaan menggunakan PIN yang sama untuk seluruh akses perbankanmu

Penipu Digital Menjamur, 7 Cara Ini Bantu Jaga Uang di Rekeningcyclonis.com

Ini adalah salah satu kebiasaan paling sering ditemukan. Banyak pengguna yang tidak ingin repot dalam menentukan PIN transaksi untuk akun perbankan mereka sehingga menggunakan nomor akses PIN yang sama untuk seluruh akun perbankan.

Hal ini tentunya memberikan akses penyalahgunaan semakin mudah. Jika penipu digital ini tahu satu akses PIN kamu, tentunya akan mudah baginya untuk mengakses akun perbankan kamu yang lain.

Kebiasaan buruk lainnya adalah kombinasi nomor PIN yang dibuat mudah ditebak karena biasanya menggunakan informasi yang gampang ditebak dan berupa informasi publik seperti kombinasi tanggal lahir, tanggal jadian, angka berulang dan berurutan. Baiknya gunakan kombinasi angka PIN yang hanya kamu saja yang tahu dan ingat selalu mengganti PIN, password, atau kode akses perbankan kamu secara berkala, minimal 1-2 bulan sekali.

3. Jaga OTP transaksi itu sama pentingnya lho sama jaga hati buat si dia

Penipu Digital Menjamur, 7 Cara Ini Bantu Jaga Uang di Rekeningtwitter.com/BankBCA

Gak cuma jaga hati buat si dia saja yang penting, OTP (One Time Password) juga sama pentingnya. OTP biasanya digunakan saat kamu bertransaksi online seperti pembelanjaan online-shop yang dikirimkan oleh pihak bank atau merchant belanja online untuk meminta persetujuan akses ke rekening kamu guna melakukan debet transaksi online kamu.

Jika kamu mendapati pihak yang menanyakan kode OTP kamu, terlebih jika kamu tidak pernah melakukan transaksi apapun, jangan pernah memberitahukannya kepada siapa pun, bahkan pihak bank sendiri. #AwasModus itu ya, siapa pun yang meminta kode OTP kamu, dipastikan dia adalah penipu digital yang sedang mengincarmu. Segera hubungi call center resmi bank dan tanyakan apakah ada aktivitas transaksi yang terjadi.

Baca Juga: 5 Keunggulan Ini Bakal Buat Kamu Betah Menggunakan BCA Keyboard

4. Jaga kerahasian data pribadi kamu

Penipu Digital Menjamur, 7 Cara Ini Bantu Jaga Uang di Rekeningtwitter.com/BankBCA

Seluruh informasi data pribadimu hanya boleh kamu saja yang tahu. Selain data kartu seperti nomor kartu, masa berlaku kartu, PIN, OTP, dan CVV, data pribadi kamu lainnya wajib kamu rahasiakan.

Jangan pernah memberikan informasi pribadi kamu seperti nomor kepemilikan identitas (KTP, SIM atau paspor), nama, tempat dan tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Informasi pribadi ini adalah lahan emas bagi penipu digital. Misal kamu mendapati pihak yang meminta data pribadi kamu tersebut, misal dari pihak yang mengatasnamakan bank yang sedang melakukan survei, baiknya kamu abaikan saja.

5. Waspadai phising melalui email, panggilan telepon dan SMS yang tidak kamu kenal dan mencurigakan

Penipu Digital Menjamur, 7 Cara Ini Bantu Jaga Uang di Rekeningblog.malwarebytes.com

Email, SMS, panggilan telepon menjadi modus populer yang sering digunakan oleh para penipu digital ini. Jika kamu mendapatkan email phising atau SMS yang menawarkan iming-iming hadiah dan mengarahkanmu untuk membuka tautan menuju suatu halaman website, baiknya kamu abaikan saja. Hal seperti ini biasanya digunakan untuk mengakses user ID, password, bahkan akses akun perbankan kamu.

Praktik phising ini juga wajib kamu waspadai jika kamu diberikan tautan dari pihak yang mengatasnamakan bank untuk melakukan pembaruan data nasabah. Tautan ini biasanya mengarahkanmu ke halaman internet banking nasabah. Kamu harus teliti, praktik phising ini biasanya dilakukan para penipu digital dengan mengelabui nasabah dengan halaman internet banking yang mirip dengan bank resmi namun link URL website yang berbeda meskipun dengan ejaan yang terlihat sama, hanya berbeda satu huruf saja. Jika kamu mendapati hal ini, jangan pernah bertransaksi apapun di halaman tersebut.

Sekalipun bank memintamu untuk melakukan pembaruan data, pihak bank akan menyarankan kamu untuk datang sendiri ke kantor cabang. Jika pun tidak, untuk keamanan data kamu, baiknya kamu yang harus melakukannya sendiri tanpa harus dibantu oleh pihak yang tidak kamu kenal.

Selain itu, hal lain yang wajib kamu waspadai juga adalah jika ada panggilan telepon yang menawarkan produk asuransi, KTA, ataupun kartu kredit. Penipu digital ini biasanya memintamu untuk melampirkan data kartu kredit seperti nomor kartu, masa aktif kartu, dan CVV. Sekali lagi #AwasModus itu ya. Jangan pernah memberikan informasi apapun terkait kepemilikan kartu.

6. Pastikan untuk selalu update sistem gawai dan aplikasi perbankan kamu

Penipu Digital Menjamur, 7 Cara Ini Bantu Jaga Uang di Rekeninginstagram.com/goodlifebca/

Tak hanya penambahan fitur, versi terbaru dari sistem maupun aplikasi perbankan juga meng-upgrade sistem keamanannya. Dengan menggunakan sistem gawai dan aplikasi versi terbaru, sistem keamanan pun juga ikut meningkat sehingga kamu akan terlindungi dari kemungkinan penyalahgunaan transaksi.

Untuk itu selalu melakukan update sistem gawai dan aplikasi perbankanmu ke versi terbaru ya.

7. Selalu simpan nomor call center resmi pihak perbankanmu dan laporkan jika ada aktivitas transaksi mencurigakan

Penipu Digital Menjamur, 7 Cara Ini Bantu Jaga Uang di Rekeningtwitter.com/HaloBCA

Penting bagi kamu untuk selalu menyimpan nomor call center resmi pihak perbankanmu. Jika ada nomor lain di luar nomor resmi dan mengatasnamakan pihak perbankan, kamu harus waspada dan baiknya untuk mengabaikannya saja. Hubungi hanya nomor resmi perbankan atau datang langsung ke kantor cabang perbankan terdekat jika kamu mengalami kendala transaksi.

Selain itu, jika kamu menemukan aktivitas transaksi yang mencurigakan di akun perbankanmu, segera hubungi pihak resmi bank untuk menghindari kemungkinan kejahatan penyalahgunaan.

Bagi kamu nasabah BCA, pastikan menghubungi Halo BCA di 1500888, layanan Twitter dan layanan email (halobca@bca.co.id) sebagai rujukan informasi resmi terkait kendala transaksi maupun informasi perbankan kamu.

Nah, itu tadi 7 cara mudah bertransaksi yang aman untuk menjaga dana di rekening perbankanmu. Yuk, tunggu apa lagi #JoinGenerasiSimpel dan #JoinGenerasiSimpelIDN dengan cara yang mudah untuk amankan akun perbankanmu dari penipu digital.

Baca Juga: 5 Masalah Klasik yang Gak Kamu Alami Saat Buka Tabungan di BCA Mobile

Dede Surya Pradipta Photo Verified Writer Dede Surya Pradipta

Pop news geek in superhero movie, comics, and series

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Indra Zakaria

Just For You