Comscore Tracker

7 Strategi agar Bisnis Tetap Lancar di Masa New Normal

Lakukan riset, inovasi, hingga beralih ke digital

Jakarta, IDN Times - New normal menjadi tantangan sendiri bagi pemilik usaha agar bisa bertahan ditengah perubahan perilaku masyarakat. Menurut VP Investment East Ventures, Devina Halim masyarakat kini menjadi lebih peduli pada keamanan dan kebersihan. Dengan demikian, penerapan standar kesehatan sesuai anjuran sangat penting untuk dijalankan oleh seluruh pemilik usaha.

"Selain itu, akan ada perubahan perilaku konsumen, khususnya bagi bisnis di sektor ritel atau pariwisata. Dibutuhkan penyesuaian bisnis untuk memenuhi kebutuhan baru masyarakat di masa new normal,” kata Devina.
 
Mekari sebagai perusahaan software as a service (SaaS) yang mempunyai produk Jurnal, software akuntansi online berbasis cloud, merangkum tujuh strategi yang bisa diterapkan oleh pemilik usaha agar bisa kembali bersaing di masa new normal.

1. Riset konsumen dan mulai adaptasi

7 Strategi agar Bisnis Tetap Lancar di Masa New NormalIDN Times/Arief Rahmat

Menurut Devina, kegigihan dan kemampuan beradaptasi pemilik usaha menjadi faktor penting dalam menentukan kesuksesan usaha yang dibangun. Adaptasi dapat diawali dengan melakukan riset konsumen sebagai data untuk mengevaluasi apakah produk atau jasa yang dimiliki masih relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini.

Baca Juga: Cari Insipirasi Buat Merintis Usaha? 5 Film ini Bisa Jadi Rekomendasi 

2. Lakukan inovasi bisnis yang relevan

7 Strategi agar Bisnis Tetap Lancar di Masa New NormalMasker NIION yang fashionable (IDN Times/Galih Persiana)

Setelah melakukan riset, proses adaptasi yang kemudian bisa dilakukan adalah mengeluarkan inovasi-inovasi baru yang masih selaras dengan core bisnis untuk memenuhi kebutuhan baru dari konsumen. Misalnya, pemilik ritel pakaian beralih ke pembuatan APD seperti masker atau pengusaha katering beralih membuat frozen food.

3. Pengelolaan arus kas adalah kunci

7 Strategi agar Bisnis Tetap Lancar di Masa New NormalIlustrasi dompet dan keuangan. IDN Times/Dwi Agustiar

Pemilik usaha perlu melakukan penilaian untuk kondisi keuangan usaha saat ini. Lakukan review dan menetapkan skala prioritas untuk belanja modal dan operasional perusahaan penting dilakukan. Menyusun kembali proyeksi arus kas minimal untuk 12 bulan ke depan, kemudian meninjau ulang dan mengawalnya dalam kurun mingguan agar memastikan arus kas dalam kondisi sehat.

Dengan menggunakan software akuntansi berbasis cloud seperti Jurnal, pemilik usaha dengan mudah bisa mengakses laporan arus keuangan secara realtime. Sehingga memudahkan pemilik usaha untuk melakukan analisa dan mengambil keputusan keuangan secara tepat dan akurat berbasis data.
 

Baca Juga: Yuk! Terapkan 5 Hal Ini untuk Kamu Si Pemula Bisnis Online

4. Prioritaskan rencana bisnis jangka pendek dan menengah

7 Strategi agar Bisnis Tetap Lancar di Masa New NormalIlustrasi uang. IDN Times/Ita Malau

Penting bagi pemilik usaha untuk memastikan usaha yang dibangun survive dalam jangka pendek hingga menengah. Lakukan analisis keuangan untuk melihat sejauh mana bisnis dapat bertahan dengan kondisi saat ini.

Jika efisiensi perlu dilakukan, seperti layoff karyawan, harus dilakukan cepat dan terarah. Saat rencana jangka pendek dan menengah bisnis sudah dilakukan secara matang, pemilik usaha diharuskan membuat business continuity plan.

5. Siapkan dana cadangan

7 Strategi agar Bisnis Tetap Lancar di Masa New NormalIlustrasi. (ANTARA FOTO/Rahmad)

Di tengah ketidakpastian pandemik saat ini, pemilik usaha harus tetap waspada jika terjadinya gelombang kedua corona dapat menyebabkan surutnya lagi roda perekonomian Indonesia. Penting menyiapkan dana cadangan untuk mengantisipasi risiko-risiko bisnis ke depannya. Selain melakukan efisiensi operasional, melepaskan aset investasi jangka pendek pun bisa menjadi opsi bagi pemilik usaha.

Baca Juga: Ini Alasan Belanja Bahan Pangan Online Bisa Jadi Ladang Bisnis Baru 

6. Rencanakan strategi pemasaran yang matang

7 Strategi agar Bisnis Tetap Lancar di Masa New NormalIDN Times/ Helmi Shemi

Masa new normal ini membuat pemilik usaha bersaing lebih ketat lagi untuk memenangkan hati konsumen melalui produk dan jasa yang ditawarkan. Selain inovasi dan kualitas produk yang harus dijaga, strategi pemasaran yang matang menjadi kunci untuk menarik konsumen membeli produk atau jasa yang ditawarkan.

Kenali target konsumen dan kecenderungan mereka dalam melakukan pembelian. Dengan itu, pemilik usaha bisa menggunakan channel promosi yang tepat untuk menggaet konsumen.

Baca Juga: Kisah Pengusaha Kue Kering Jalani Bisnis Di Masa Pandemik

7. Beralih ke digital untuk memperluas jangkauan pasar

7 Strategi agar Bisnis Tetap Lancar di Masa New NormalIlustrasi belanja online (IDN Times/Arief Rahmat)

Dengan kondisi saat ini, kehadiran teknologi dan kanal digital akan membantu pemilik usaha untuk memperluas jangkauan pasar. Baik melalui pemanfaatan media sosial, marketplace, aplikasi pesan antar makanan dan lainnya akan memudahkan konsumen untuk menjangkau produk atau jasa yang dimiliki.

Dengan banyaknya saluran penjualan ini, pastikan pembukuan di akhir bulan tetap sesuai. Menggunakan software akuntansi berbasis cloud seperti Jurnal, pemilik usaha bisa melakukan pencocokan data saldo kas di bank dan pembukuan secara otomatis dan akurat melalui fitur rekonsiliasi bank.

Baca Juga: Takut Gagal saat Menjalankan Usaha? Kamu Perlu Simak Trik Ini

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya