Comscore Tracker

Bunga Prapajak: Pengertian dan Perhitungannya 

Apa itu bunga prapajak?

Pernahkah kamu memiliki tabungan dalam bentuk deposito atau investasi dalam bidang tertentu? Jika iya mungkin kamu pernah mendengar istilah bunga prapajak.

Bunga prapajak adalah bunga tahunan  dikeluarkan sebelum pajak atau biaya lain kepada akun investasi, sekuritas, tabungan atau deposito yang dinyatakan dalam persentase.

Untuk memahami lebih jauh tentang bunga prapajak, simak ulasan berikut ini ya. 

1. Konsep bunga dalam perbankan

Bunga Prapajak: Pengertian dan Perhitungannya Ilustrasi Suku Bunga (IDN Times/Aditya Pratama)

Konsep bunga dalam sistem perbankan merupakan harga yang dibayarkan sebagai balas jasa dari nasabah kepada bank atau bank pada nasabah atas jasa nasabah yang menabung dalam jumlah besar. Sedangkan pajak adalah biaya yang harus dibayarkan kepada negara atas kepemilikan atau penghasilan warga negara. 

2. Bunga prapajak

Bunga Prapajak: Pengertian dan Perhitungannya Ilustrasi Pajak. (IDN Times/Arief Rahmat)

Bunga prapajak sendiri memiliki beberapa komponen yaitu asuransi, upah manajemen, dan bunga bersih. Asuransi dibayarkan oleh debitur untuk menjamin resiko peminjaman modal baik adanya kendala pembayaran. 

Upah manajemen digunakan untuk memenuhi kewajiban kreditur yang menyewa pegawai dalam melaksanakan tugas administrasi. Sedangkan bunga bersih harus dibayarkan oleh debitur dalam rangka penggunaan modal saja. 

3. Perhitungan bunga prapajak

Bunga Prapajak: Pengertian dan Perhitungannya pixabay

Dalam sebuah perusahaan, bunga prapajak juga berkaitan dengan laba sebelum pajak. Perusahaan dapat mengukur kinerja operasional terlepas dari kewajiban perundang undangan. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui laporan laba rugi yang dihitung dengan rumus laba sebelum bunga dan pajak dikurangi beban bunga. 

Beban biaya prapajak yang umumnya dikeluarkan oleh sebuah perusahaan atau investasi antara lain sewa, utilitas alat produksi, utang, kontribusi sosial, biaya kesehatan, dan upah serta perhitungan harga pokok penjualan.

Pendapatan investasi, bisnis atau perusahaan sebelum pajak adalah sebagai berikut:

Pendapatan sebelum pajak

Pendapatan sebelum pajak bruto (kotor)-biaya operasional,  depresiasi, dan pendapatan bunga. Dimana pendapatan bruto adalah akumulasi semua pendapatan yang dihasilkan. Biaya operasional dapat dihitung dari depresiasi, bunga dan amortisasi. Sedangkan pendapatan bunga diperoleh dari pinjaman yang dikeluarkan.

Pajak dari investasi dan deposito

Deposito berbeda dengan tabungan. Deposito merupakan salah satu bentuk tabungan produk perbankan yang berjangka waktu tertentu dan tidak dapat diambil sewaktu-waktu.

Sedangkan tabungan dapat ditarik kembali oleh nasabah saat dibutuhkan. Suku bunga tabungan yang berkisar 0,5 - 3 persen lebih kecil dibandingkan deposito yang bisa mencapai 5-7 persen.  untuk nilai simpanan deposito di atas Rp7,5 juta. Selain dari besarnya simpanan, perhitungan pajak sebenarnya didasarkan pada suku bunga. 

4. Peraturan terkait pajak

Bunga Prapajak: Pengertian dan Perhitungannya pexels.com

Beberapa aturan pajak untuk mendapatkan jumlah bunga bersih hasil investasi adalah:

  1. Peraturan Pemerintah No. 131 Tahun 2000
  2. Keputusan Menteri Keuangan No. 51/KMK.04/2001
  3. Surat edaran No. SE-01/PJ.43/2001

Pajak pada tabungan dan deposito bersifat final. Nilai deposito saat pencairan oleh nasabah telah dikurangi dengan pembayaran pajak. Hasil usaha juga sama sifatnya dengan dengan deposito dimana diposisikan sebagai objek pajak. 

5. Contoh perhitungan bunga

Bunga Prapajak: Pengertian dan Perhitungannya ilustrasi menghitung (pexels.com/RODNAE Productions)

Umumnya, jika kamu memiliki hasil usaha atau mendeposit dana senilai Rp15 juta dengan suku bunga deposito 6 persen  dalam kurun waktu 6 bulan, maka besar nilai profit bunga ya diperoleh adalah: 

Profit = (dana pokok x bunga deposito x tenor)/365 hari

= (15.000.000 x 6/100 x 180 hari)/ 365 hari

= Rp443.835,- 

Apabila biaya setoran deposito atau hasil usaha yang dimasukkan dikenai bunga prapajak dengan nilai misalnya 1 persen, dengan misal rincian sebagai berikut.

Bunga prapajak = (biaya asuransi + administrasi atau upah + bunga bersih atas modal)

                               = (10.000 + 40.000 + 100.000)

  = 150.000

Maka setoran awal menjadi Rp15 juta – Rp150 ribu = Rp14.850.000

Berikutnya, objek pajak yang akan dibebani pajak juga berkurang sehingga perhitungan profit dan beban pajaknya ialah:

Profit = [(dana pokok-bunga prapajak) x bunga deposito x tenor] / 365 hari

= [14.850.000 x 6/100 x 180 hari) / 365 hari

= Rp439.397,-

 Pajak = Beban pajak x (Profit bunga deposito)

= 20% x (439.397)

= Rp87.879,-

Baca Juga: Pajak Karbon dalam Tahap Pembahasan Perpres, Ini Bocorannya

6. Fungsi bunga prapajak

Bunga Prapajak: Pengertian dan Perhitungannya Ilustrasi Suku Bunga (IDN Times/Aditya Pratama)

Bunga pra-pajak dapat menjadi dasar evaluasi keuangan sebuah perusahaan. Beberapa signifikansi bunga prapajak dalam perhitungan pendapatan sebelum pajak adalah:

Memberi wawasan tentang posisi keuangan perusahaan
Pajak mempengaruhi pendapatan perusahaan secara keseluruhan. Laba sebelum pajak, karenanya, memberikan wawasan tentang kinerja keuangan perusahaan

Memfasilitasi perbandingan antarperusahaan dan mitra
Melihat pendapatan sebelum pajak menghilangkan perbedaan atau efek yang dapat ditimbulkan oleh beban pajak pada pendapatan organisasi.

Membantu mengukur kesehatan fiskal sebuah bisnis
Arti penting lain dari pendapatan sebelum pajak adalah membantu memberikan ukuran yang lebih konsisten dan tegas dari kinerja keuangan keseluruhan dan kesehatan fiskal perusahaan dari waktu ke waktu.

Berfungsi sebagai rasio profitabilitas
Rasio profitabilitas adalah perbandingan pendapatan sebelum pajak terhadap jumlah total penjualan

Pengakuan utang sebuah investasi atau usaha
Muncul kesadaran secara finansial atas perolehan modal melalui hutang sehingga dapat diperhitungkan secara rasional

Baca Juga: Direktorat Jenderal Pajak: Pengertian, Sejarah dan Fungsinya

Kontribusi sebelum pajak tidak hanya menurunkan penghasilan kena pajak kamu untuk tahun itu, tetapi kamu juga tidak perlu membayar pajak atas pendapatan bunga, pendapatan dividen, atau keuntungan modal sampai kamu melakukan penarikan.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Cara Menghitung Pajak Kendaraan 

Topic:

  • Kiki Amalia
  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya