Comscore Tracker

Kendala Ini Sering Dihadapi Pemula saat Jualan Online

Mulai dari mengatur keuangan hingga menentukan target pasar

Jakarta, IDN Times – Berjualan online bisa jadi pilihan bisnis yang menggiurkan bagi pemula, mengingat modal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis jualan online bisa sangat kecil. Selain itu, teknologi yang mendukung juga membuat bisnis jualan online terlihat mudah.

Namun demikian, meski terlihat mudah, ternyata ada beberapa kendala jualan online yang sering dijumpai oleh pebisnis. Beberapa kendala yang bisa mempengaruhi bisnis itu seperti kompetitor, kepercayaan pelanggan, menentukan marketplace yang tepat, dan lainnya.

Berikut ini 10 kendala jualan online yang biasanya dialami pemula.

Baca Juga: 6 Hal yang Harus Diperhatikan saat Ingin Berjualan di NFT, Simak Nih!

1. Target Pasar

Memiliki pasar yang luas merupakan salah satu keunggulan berjualan online, tetapi ini bisa menjadi kendala tersendiri dalam bisnis online. Oleh karenanya, penting untuk menentukan target pasar yang sesuai dengan produk yang dijual.

Menjual pada pasar yang salah akan membuat bisnis sulit berkembang. Untuk itu, lakukan riset terlebih dahulu agar bisa menentukan target pasar yang tepat.

2. Kompetitor

Luasnya pasar online membuat persaingan bisnis menjadi semakin ketat. Saat menjalankan bisnis, bukan hal mustahil jika kita akan berhadapan dengan banyak kompetitor. Karena itu, penting untuk memastikan produk bisnis memiliki keunggulan tersendiri agar mudah menarik perhatian pelanggan.

Untuk menambah keunggulan produk bisa dilakukan dengan melakukan riset tentang produk kompetitor. Carilah apa kelemahan mereka dan manfaatkan poin kelemahan kompetitor untuk dijadikan keunggulan produk. Lakukan inovasi tersendiri yang membuat produk berbeda dari mereka.

3. Kepercayaan Pelanggan

Salah satu kendala jualan online adalah mendapatkan kepercayaan pelanggan. Banyaknya penipuan online membuat pelanggan akan sangat berhati-hati dalam memilih toko online. Untuk itu, usahakan untuk menampilkan testimoni dan review pelanggan yang sudah membeli demi meningkatkan kepercayaan calon pelanggan baru.

Terkadang banyak orang yang kecewa dengan produk yang diterima karena tidak sesuai dengan deskripsi dan foto yang ditampilkan. Buatlah deskripsi produk sedetail mungkin dan gunakanlah foto asli dari produk yang dijual. Bangun kepercayaan pelanggan dengan memberikan produk sesuai dengan deskripsi dan foto produk.

Baca Juga: Ini 5 Tips Memulai Usaha Budi Daya Tanaman Hias

4. Menarik Perhatian Pelanggan

Banyaknya kompetitor membuat pelaku usaha harus memikirkan bagaimana caranya untuk menarik perhatian pelanggan. Adapun salah satu cara menarik perhatian pelanggan adalah dengan membuat berbagai konten di toko online yang sesuai dengan karakteristik pelanggan.

Untuk melakukannya, bisa memanfaatkan berbagai fitur di marketplace dan media sosial untuk membuat konten yang menarik. Biasanya konten yang memberikan informasi akan disukai oleh pelanggan, namun jangan lupa untuk mengemasnya dengan menarik.

5. Memilih Marketplace

Marketplace menjadi salah satu sarana tempat jual beli secara online. Banyak marketplace yang menawarkan berbagai program dan keuntungan baik untuk pembeli maupun penjual. Agar tidak menjadi kendala, pastikan untuk memilih marketplace terbaik sesuai bisnis dan target pelanggan.

6. Menemukan Supplier

Kendala jualan online lainnya adalah menemukan supplier atau pemasok yang cocok. Harga dan kualitas produk yang dijual akan bergantung dari supplier yang dipilih. Biasanya kendala awal adalah kesulitan menemukan supplier yang cocok dari segi harga, kualitas, dan mudah diajak bekerjasama.

Jangan ragu untuk mencari supplier hingga ke daerah, pelosok-pelosok, atau bahkan luar negeri karena dengan ini ada peluang untuk mendapatkan harga dan kualitas yang jauh lebih baik. Lakukan juga survei dan riset agar lebih baik. Jika ingin lebih untung, sebaiknya temukan cara mencari supplier tangan pertama karena harganya lebih murah.

7. Finansial

Kendala finansial tidak hanya terjadi pada orang yang baru merintis bisnis online. Apabila tidak dapat mengelola keuangan bisnis dengan baik, maka bisa menjadi masalah di kemudian hari.

Oleh karena itu, seorang pebisnis harus bisa memantau keuangan bisnis dengan baik. Buatlah laporan keuangan yang baik seperti laporan pemasukan dan pengeluaran. Sebaiknya pisahkan rekening toko online dengan rekening pribadi agar tidak tercampur dan keuangan mudah dipantau.

Baca Juga: 5 Alasan untuk Berani Mengambil Risiko Saat Baru Memulai Usaha

8. Menghadapi Karakter Pembeli

Sebagai pedagang, sudah pasti akan menemui berbagai macam karakter pelanggan dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Akan ada pelanggan yang kurang kooperatif, terlalu banyak bertanya, rumit, dan berbagai karakter lainnya.

Ada beberapa cara agar kendala tersebut bisa diatasi. Salah satunya yaitu bisa dengan membuat daftar pertanyaan yang sering ditanyakan oleh pembeli atau sering disebut FAQ (Frequently Asked Questions). Hal tersebut akan meminimalkan pembeli untuk bertanya.

9. Mempertahankan Pelanggan

Selain menarik perhatian konsumen baru, ternyata mempertahankan pelanggan juga menjadi kendala jualan online yang sering terjadi. Buatlah sebanyak mungkin pelanggan setia jika ingin bisnis online cepat berkembang.

Pelanggan setia tidak hanya menjadi sumber keuntungan saja, namun bisa juga membuat bisnis lebih dikenal banyak orang. Pelanggan yang senang dengan produk dan pelayanan toko online biasanya akan merekomendasikannya kepada kerabat dan keluarganya.

Untuk mempertahankan pelanggan, bisa juga dengan memberikan program menarik bagi pelanggan setia seperti diskon tambahan dan bonus produk. Memberikan pelayanan yang ramah dan cepat juga akan membuat pelanggan kembali lagi.

Baca Juga: 5 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Supaya Tercukupi, Mesti Bijak!

10. Pembuatan Website

Selain berjualan melalui marketplace, sebaiknya miliki website toko online sendiri. Adanya website akan meningkatkan penjualan secara signifikan, terutama jika website dikelola dengan baik.

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya