Comscore Tracker

Cara DANA Dorong Digitalisasi UMKM di Seribuan Desa di Indonesia

Jumlah pengguna DANA Bisnis terus melonjak

Jakarta, IDN Times – Sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan sektor yang memiliki peran besar dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini terbukti mampu bertahan dalam berbagai kondisi krisis yang melanda negeri ini, termasuk pandemik COVID-19 yang telah menyebabkan perekonomian melambat dalam hampir dua tahun ini.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, kontribusi UMKM terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional melebihi 60 persen di 2020.  Namun demikian, UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan untuk bisa tumbuh dan berdaya saing, di antaranya terkait akses pembiayaan, akses pasar dan promosi, kesulitan bahan baku, hingga masalah kapabilitas sumber daya manusia (SDM).

Adapun salah satu cara untuk UMKM bisa menghadapi tantangan-tantangan tersebut yakni dengan terintegrasi dengan ekosistem ekonomi digital, sebagaimana disampaikan CEO dan Co-Founder DANA, Vince Iswara, dalam acara media briefing online, Jumat (17/9/2021).

“UMKM sebagai salah satu pilar perekonomian nasional perlu diperkuat untuk bisa menghadapi tantangan di masa sekarang maupun di masa mendatang. Transformasi digital adalah solusi bagi pelaku usaha termasuk UMKM untuk bisa beradaptasi dengan dinamika yang terjadi,” jelasnya.

Baca Juga: 5 Tips Cegah Kebobolan Dana Akibat Terlalu Asyik Belanja Online

1. Dana bantu UMKM perdalam literasi keuangan digital

Cara DANA Dorong Digitalisasi UMKM di Seribuan Desa di IndonesiaIlustrasi Belanja Online/Belanja di e-commerce. (IDN Times/Aditya Pratama)

DANA, sebagai salah satu platform dompet digital Indonesia pun berkomitmen untuk mendorong pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk mengadopsi teknologi digital. Komitmen ini diwujudkan melalui fitur DANA Bisnis yang terus dikembangkan dan diperbarui guna membantu UMKM mengembangkan usahanya dalam berbagai kondisi.

Menurut Vince, komitmen ini memiliki banyak manfaat untuk pelaku UMKM, seperti menjadi lebih paham tentang literasi keuangan digital.

“Melalui DANA Bisnis, kami berkomitmen dan terus mendorong UMKM untuk mengadopsi teknologi digital bukan hanya dalam hal proses digital onboarding yang mudah, aman dan nyaman, tetapi juga dengan mendampingi lewat edukasi dan pelatihan serta mempromosikan mereka,” ujarnya.

“Di masa pandemi, pendampingan dan pelatihan tetap kami lakukan secara virtual agar penyerapan literasi keuangan digital berjalan optimal. Hasilnya, jumlah mitra UMKM DANA Bisnis yang telah terdigitalisasi kian tumbuh dan literasi keuangan digital mereka ikut menguat,” lanjut Vince.

2. DANA Bisnis memiliki banyak manfaat untuk UMKM

Cara DANA Dorong Digitalisasi UMKM di Seribuan Desa di IndonesiaIlustrasi Belanja E-commerce (IDN Times/Arief Rahmat)

Menurut pernyataan perusahaan, DANA Bisnis yang diluncurkan pada 2019 merupakan fitur yang ditujukan untuk pemilik usaha yang memiliki bisnis online maupun offline. Dengan DANA Bisnis, pelaku usaha dapat menerima pembayaran lewat berbagai jenis dompet digital yang memiliki QRIS tanpa biaya transaksi sehingga juga memudahkan konsumen.

“Integrasi ini ikut menandakan terhubungnya DANA dengan lebih dari 8 juta merchant QRIS di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Selain hal tersebut, keunggulan lainnya yang dapat diberikan DANA Bisnis yakni bahwa para mitra dapat menerima pembayaran maupun melakukan penarikan dana secara langsung (real time) dan juga memperoleh laporan transaksi terkini.

“Selain itu, visibilitas UMKM kian dimudahkan dengan hadirnya fitur ‘Nearby’ di aplikasi DANA. Dengan mengaktifkan fitur ‘Nearby’, pengguna dapat mencari tahu langsung mitra DANA Bisnis yang berada di sekitar lokasinya,” menurut pernyataan tersebut.

Baca Juga: 5 Tips Belanja Online agar Tetap Aman dan Nyaman

3. Jumlah pengguna DANA Bisnis terus bertumbuh

Cara DANA Dorong Digitalisasi UMKM di Seribuan Desa di IndonesiaIlustrasi Belanja E-commerce (IDN Times/Arief Rahmat)

Sejak diluncurkan, jumlah pengguna DANA Bisnis terus bertumbuh dan kini sudah melampaui 300 ribu mitra yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang berkisar 200 ribu mitra.

Secara umum, para mitra usaha juga dilaporkan mencatatkan peningkatan transaksi sejak memanfaatkan DANA Bisnis. Bahkan, selama penerapan PPKM, pemanfaatan DANA Bisnis mampu mendorong transaksi para pelaku usaha.

Transaksi menggunakan DANA Bisnis selama Januari-Juni 2021 tercatat naik lebih dari 35 persen dibandingkan periode Juli-Desember 2020. Sementara jumlah mitra aktif pada Agustus 2021 naik 133 persen (year-on-year) dibandingkan Agustus tahun lalu.

Peta penyebaran DANA Bisnis juga terpantau ikut meluas. Mitra DANA Bisnis tidak hanya terpusat di Pulau Jawa saja, tetapi ikut merambah ke area baru seperti Pulau Kalimantan dan Sulawesi. Bahkan, berdasarkan catatan DANA, hingga September 2021 sudah bertambah lebih dari 1.100 desa baru yang telah didigitalisasi oleh DANA melalui fitur DANA Bisnis.

“Pertumbuhan ini tidak lepas dari besarnya komitmen DANA dalam menghadirkan proses merchant onboarding yang mudah dan nyaman, penggunaan teknologi terdepan dalam Risk Mitigation System sehingga memberikan keamanan bertransaksi yang optimal bagi para merchant, serta dalam memeratakan akses keuangan digital khususnya bagi UMKM,” jelasnya.

Selain itu, guna mendorong kemajuan bisnis para mitranya di tengah kompetisi bisnis digital yang makin sengit, fitur DANA Bisnis terkini memungkinkan pengguna yang merupakan pelaku usaha untuk membuat katalog produknya di aplikasi DANA, layaknya di marketplace.

Mitra DANA Bisnis bisa menampilkan hingga 15 produk dalam katalognya dan mengirimkannya dalam bentuk tautan kepada calon pembeli untuk memudahkan pembeli dalam memilih produk yang sesuai. Tautan juga bisa dimanfaatkan pula oleh para pelaku usaha dengan menaruhnya dalam akun profil bisnisnya di media sosial guna meningkatkan presensinya di dunia digital dan memperluas potensi pasar baru dengan mudah.

“Kemudahan berpromosi ini telah tersedia untuk seluruh mitra DANA Bisnis dan bisa dimanfaatkan oleh merchant atau mitra DANA Bisnis baik online maupun offline,” menurut perusahaan.

Baca Juga: Cara Transfer Saldo DANA ke Rekening Bank

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya