Comscore Tracker

Tips Kelola Keuangan buat Kamu Para Anak Startup, biar Gak Boncos!

Anak startup biasanya punya gaji gede

Jakarta, IDN Times - Fenomena bubble burst yang melanda perusahaan rintisan atau startup tentunya menimbulkan kekhawatiran buat para karyawannya. Akibat hal tersebut, banyak anak startup yang menjadi pengangguran karena perusahaannya melakukan efisiensi.

Melihat fenomena tersebut, sudah sepantasnya anak startup mulai mengelola keuangan mereka dengan baik. Gaji mereka yang besar tentu tidak ada gunanya ketika mereka tidak bisa mengelola keuangan dengan baik.

Pengelolaan uang yang baik akan membuat anak startup lebih siap menghadapi situasi apapun. Selain itu, mereka juga bisa menambah keuangan untuk hari tua nanti.

Nah, berikut ini 3 tips keuangan yang harus kamu persiapkan ketika menjadi anak startup dari Ruang Menyala OCBC NISP.

Baca Juga: Dear Founder Startup, Ini Tips dari Pandu Sjahrir Hadapi Bubble Burst

1. Mempersiapkan dana darurat minimal enam kali pengeluaran

Tips Kelola Keuangan buat Kamu Para Anak Startup, biar Gak Boncos!ilustrasi menabung dana darurat (unsplash.com/Damir Spanic)

Jika kamu ingin siap dalam keadaan apapun, termasuk dalam keadaan-keadaan mendesak maka kamu perlu mempersiapkan dana darurat sebesar enam kali pengeluaran kamu.

Dana darurat ini jadi hal esensial ketika kamu di masa depan tidak bekerja lagi atau ketika kamu harus mengeluarkan uang dalam keadaan tidak terduga.

Adapun enam kali pengeluaran tersebut adalah minimum dana darurat yang mesti kamu siapkan. Jika merasa kurang, kamu bisa menyiapkan dana darurat sebanyak 12 kali pengeluaran kamu.

Dengan begitu, kamu akan lebih mudah dan siap dalam menghadapi segala keadaan darurat di masa depan.

Baca Juga: Startup Harus Bijak Atur Keuangan untuk Hindari Gelombang PHK

2. Mempersiapkan dana pensiun

Tips Kelola Keuangan buat Kamu Para Anak Startup, biar Gak Boncos!ilustrasi dana pensiun (freepik.com/rawpixel.com)

Sebagai anak startup, kamu termasuk golongan yang mendapatkan gaji cukup besar. Hal itu tentunya membuat kamu mudah mengatur keuangan seperti menabung, investasi, dan lainnya. Namun, satu yang tidak boleh kamu lupakan adalah menyiapkan dana pensiun.

Kamu pun harus mempersiapkan dana pensiun secara mandiri karena beberapa startup tidak menyediakan fasilitas untuk dana pensiun.

Kamu bisa mulai menyiapkan dana pensiun dengan menyisihkan 10-20 persen dari pendapatan kamu. Namun, satu hal yang perlu kamu ingat adalah jangan sampai kamu pakai sebelum waktunya karena yang ada nanti habis duluan sebelum kamu pensiun.

3. Perlunya asuransi kesehatan di luar kantor

Tips Kelola Keuangan buat Kamu Para Anak Startup, biar Gak Boncos!Ilustrasi nasabah asuransi Manulife. (Dok. Manulife Indonesia)

Sebagai sebuah perusahaan, startup tentunya memberikan asuransi kesehatan kepadamu. Kendati begitu, kamu tetap perlu memiliki asuransi kesehatan di luar yang diberikan kantormu.

Dengan memiliki asuransi kesehatan lebih, kamu akan semakin terbantu dalam hal pembiayaan pengobatan jika kamu jatuh sakit.

Selain itu, memiliki asuransi juga bisa kamu jadikan sarana untuk menabung kalau kamu tidak memakainya sampai hari tua nanti. Ketika itu terjadi, kamu bisa menarik uang asuransi tersebut dan menjadikannya sebagai biaya pensiunmu.

Nah, itu dia 3 tips pengelolaan keuangan buat kamu yang saat ini jadi anak startup. Semoga membantu ya!

Baca Juga: Intip Rahasia Najla Bisyir Sukses Atur Keuangan Bittersweet by Najla

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya