Comscore Tracker

Transaksi Uang Elektronik Tembus Rp305,4 T Sepanjang 2021

Nilai transaksi uang elektronik bakal melesat pada 2022

Jakarta, IDN Times - Pembayaran menggunakan uang elektronik kian menjadi favorit masyarakat, terutama di era pandemik COVID-19 tang telah berlangsung selama dua tahun terakhir. Hal itu terbukti lewat data yang diperoleh Bank Indonesia (BI) sepanjang tahun lalu.

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyatakan selama 2021, transaksi ekonomi dan keuangan digital berkembang pesat. Setidaknya ada tiga faktor yang membuat hal tersebut berkembang pesat, yakni meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital, serta akselerasi digital banking.

"Nilai transaksi uang elektronik (UE) tumbuh 49,06 persen year on year (yoy) mencapai Rp305,4 triliun," kata Perry, dalam konferensi pers virtual, Kamis (20/1/2021).

Baca Juga: Bagaimana Uang Elektronik Bantu UMKM di Tengah Pandemi COVID-19?

1. Transaksi uang elektronik pada 2022 bakal lebih tinggi

Transaksi Uang Elektronik Tembus Rp305,4 T Sepanjang 2021IDN Times/Gregorius Aryodamar P

Sejalan dengan capaian tersebut, Perry memproyeksikan transaksi uang elektronik tahun ini akan mengalami peningkatan signifikan.

"Nilai transaksi uang elektronik diproyeksikan meningkat 17,13 persen yoy hingga mencapai Rp357,7 triliun untuk tahun 2022," ucap dia.

Baca Juga: Begini Aturan Pajak Pemilik Aset Digital NFT Hingga Kripto 

2. Nilai transaksi digital banking juga alami pertumbuhan

Transaksi Uang Elektronik Tembus Rp305,4 T Sepanjang 2021Ilustrasi transaksi digital (IDN Times/Dokumen)

Selain transaksi uang elektronik yang mengalami pertumbuhan, BI juga mencatat adanya peningkatan dari sisi nilai transaksi digital banking. Dalam catatan BI, nilai transaksi digital banking meningkat 45,64 persen yoy menjadi Rp39.841,4 triliun.

"Ini diproyeksikan tumbuh 24,83 persen yoy mencapai Rp49.733,8 triliun untuk tahun 2022," kata Perry.

3. Uang kartal yang diedarkan juga alami peningkatan

Transaksi Uang Elektronik Tembus Rp305,4 T Sepanjang 2021Ilustrasi Uang. (IDN Times/Ita Malau)

Di sisi tunai, Perry menjelaskan bahwa Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Desember 2021 meningkat 6,78 persen yoy mencapai Rp959,8 triliun.

"Pada tahun 2022, Bank Indonesia akan terus mendorong inovasi sistem pembayaran, menjaga kelancaran dan keandalan sistem pembayaran, serta memperkuat koordinasi antar Kementerian/Lembaga untuk memastikan ketersediaan uang rupiah beredar dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI," ucap dia.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya