Comscore Tracker

Arus Modal Masuk: Pengertian, Fungsi dan Jenisnya

Penjelasan apa itu arus modal masuk

Mengawasi keuangan dengan ketat merupakan hal yang sangat lazim dilakukan di dalam perusahaan. Hal ini bahkan dilakukan dengan cara mengawasi keseluruhan lini keuangan itu sendiri, termasuk perputaran modal yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.

Di dalam prakteknya, ada banyak istilah yang kerap digunakan terkait dengan modal perusahaan, salah satunya Arus Modal Masuk yang pada dasarnya membutuhkan perhitungan yang cermat. Bagaimana penjelasan lengkap mengenai apa itu arus modal masuk, simak secara lengkap di bawah ini.

Baca Juga: 7 Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal, Pahami Sebelum Berinvestasi!

1. Pengertian arus kas modal masuk

Arus Modal Masuk: Pengertian, Fungsi dan JenisnyaIlustrasi Modal. (IDN Times/Aditya Pratama)

Jika marujuk pada penjelasan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), arus kas modal masuk adalah perpindahan sejumlah modal investasi yang berasal dari luar negeri ke dalam negeri (net capital inflow)

Sedangkan secara garis besar, arus modal masuk bisa diartikan sebagai aliran dana bersih yang diinvestasikan ke luar negeri untuk jangka waktu tertentu (pada umumnya 1 tahun). Arus modal masuk yang positif akan menunjukkan bahwa negara menginvestasikan dana dalam jumlah yang besar, bahkan lebih besar dari nilai investasi dunia. 

Arus Modal Masuk ini bisa diartikan sebagai peningkatan nilai dana yang tersedia dan berasal dari sumber luar perusahaan (asing), di mana dana ini akan dimanfaatkan untuk pembelanjaan aset modal perusahaan, seperti: mebelian bangunan, pembelian mesin, dan yang lainnya. 

Arus modal masuk ini adalah transaksi penjualan aset yang dilakukan perusahaan kepada pihak asing (luar negeri). Di dalam prakteknya, aliran arus modal masuk bisa saja berupa investasi langsung (foreign direct investment) maupun investasi portofolio. 

Investasi langsung  adalah kegiatan investasi yang dilaksanakan secara langsung, seperti: pembangunan pabrik, pembangunan gudang, dan yang lainnya, di mana investasi ini dilakukan untuk jangka panjang. 

Sedangkan investasi Investasi portofolio (portofolio investment) dalah investasi yang dilaksanakan secara tidak langsung, pada umumnya investasi ini dilakukan dalam wujud aset keuangan, seperti investasi saham maupun investasi obligasi. 

2. Fungsi arus modal masuk

Arus Modal Masuk: Pengertian, Fungsi dan JenisnyaIlustrasi Modal. (IDN Times/Aditya Pratama)

Fungsi Arus modal masuk adalah untuk memberikan tekanan pada dimensi ekonomi makro dalam sebuah negara dan menghambat masuknya investasi asing. Hal ini tentu harus disesuaikan dengan berbagai kebijakan terkait tentang investasi itu sendiri. 

Ada beberapa alasan di balik pelarian modal, antara lain: kerusuhan yang diakibatkan politik, kebijakan pasar yang membebani, ancaman atas kepemilikan aset, tingkat bunga yang tinggi, dan yang lainnya.   

Baca Juga: Miliki 6 Cara Berpikir Ini untuk Modal Membangun Masa Depan

3. Perbedaan antara capital inflow dan capital outflow

Arus Modal Masuk: Pengertian, Fungsi dan Jenisnyafreepik.com

Capital Inflow

Capital inflow merupakan investasi langsung pada ekonomi pelaporan, di mana hal ini mencakup semua kewajiban serta aset yang melalui proses transfer antara perusahaan sekuritas dengan investor itu sendiri. 

Hal ini juga termasuk tranfsfer aset serta kewajiban antara perusahaan yang berdomisili maupun perusahaan yang tidak berdomisili, jika orangtua yang bertindak sebagai pengendali utama tidak penduduk asli. 

Capital Outflow

Capital outflow adalah investasi langsung dari luar negeri, termasuk aset serta kewajiban yang ditrasfer antara penduduk sengan perusahaan investasi yang mereka gunakan. 

Hal ini juga termasuk transfer aset serta kewajiban antara sesama penduduk maupun yang tidak termasuk penduduk, jika orangtua selaku pengendali utama adalah penduduk asli. 

Baca Juga: 10 Ragam Meme Wifi Ini Bikin Cengar-cengir, Modal Gratis Pengin Eksis!

4. Arus kas modal masuk membantu pengawasan investasi

Arus Modal Masuk: Pengertian, Fungsi dan JenisnyaPexels.com/olly

Banyak cara dilakukan perusahaan untuk mengembangkan usaha, salah satunya dengan mencari investor atau bahkan melakukan investasi dalam berbagai bentuk. 

Penerapan arus kas modal masuk akan kerap dibutuhkan, terutama jika perusahaan berhubungan dengan investor asing atau bahkan sejumlah modal yang berasal dari luar negeri.

Topic:

  • Rinda Faradilla
  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya