Comscore Tracker

12 Jenis Alat Pembayaran Non Tunai Terbaik, Kamu Pakai yang Mana?

Ada 3 basis alat pembayaran non tunai

Jakarta, IDN Times - Alat pembayaran non tunai alias cashless semakin marak digunakan di tengah pandemik COVID-19. Alat pembayaran non tunai memang dapat mengurangi kontak fisik saat melakukan transaksi.

Alat pembayaran non tunai itu sendiri terbagi atas 3 basis. Pertama, basis kartu yang terbagi lagi menjadi 3 jenis. Lalu berbasis elektronik yang terdiri atas 3 jenis. Terakhir, alat pembayaran non tunai berbasis warkat yang terdiri atas 6 jenis. Sehingga, totalnya ada 12 jenis alat pembayaran nontunai.

Dilansir dari Lifepal, Kamis (7/10/2021), berikut 12 jenis alat pembayaran non tunai.

Baca Juga: 5 Perbedaan E-wallet dan E-money, Kamu Harus Tahu!

1. Kartu debit

12 Jenis Alat Pembayaran Non Tunai Terbaik, Kamu Pakai yang Mana?Ilustrasi kartu debit (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Jenis pertama untuk alat pembayaran non tunai berbasis kartu adalah kartu debit atau biasa disebut kartu ATM.

Dengan kartu debit, kamu bisa melakukan pembayaran di mesin EDC. Lalu, ketika perlu menarik uang, transfer, dan sebagainya kamu bisa melakukannya di ATM.

Sebelum ada ATM, nasabah harus mendatangi bank untuk menarik uang atau transfer.

2. Kartu kredit

12 Jenis Alat Pembayaran Non Tunai Terbaik, Kamu Pakai yang Mana?Ilustrasi Kartu Kredit (IDN TImes/Umi Kalsum)

Alat pembayaran non tunai jenis kartu kredit ini difokuskan untuk transaksi pembayaran. Kamu tidak bisa melakukan transaksi di ATM dengan kartu kredit.

Dengan kartu kredit, transaksi yang kamu lakukan akan ditanggung dulu oleh bank. Nantinya apa yang dibayarkan bank tersebut wajib kamu lunasi di kemudian hari, berikut dengan bunganya.

3. Electronic money (e-money)

12 Jenis Alat Pembayaran Non Tunai Terbaik, Kamu Pakai yang Mana?Ilustrasi electronic money atau e-money (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Di masa sekarang, pengguna transportasi massal wajib memiliki electronic money atau e-money. Nah, e-money itu sendiri termasuk alat pembayaran non tunai berbasis kartu.

Dengan e-money, kamu bisa melakukan pembayaran hanya dengan tap kartu tersebut ke mesin pembaca.

Contoh dari e-money itu sendiri adalah Flazz yang dicetak oleh Bank Central Asia (BCA), Brizzi yang diterbitkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), BNI Tap Cash, E-money yang diterbitkan oleh Bank Mandiri, dan sebagainya.

Baca Juga: Pengguna Dompet Digital Melonjak, Mana E-Wallet Terpopuler?

4. Electronic wallet (e-wallet)

12 Jenis Alat Pembayaran Non Tunai Terbaik, Kamu Pakai yang Mana?Ilustrasi OVO (IDN Times/Arief Rahmat)

Electronic wallet (e-wallet) atau dompet elektronik termasuk alat pembayaran non tunai berbasis elektronik. Nah, e-wallet ini biasanya berbentuk aplikasi di ponsel pintar (smartphone) yang mencakup berbagai fitur untuk melakukan transaksi keuangan.

Untuk melakukan transaksi dengan e-wallet, kamu harus memiliki saldo. Nah, saldo ini bisa diisi dengan melakukan transfer dari rekening bank yang kamu miliki.

Contoh e-wallet yang ada di Indonesia antara lain OVO, DANA, GoPay, LinkAja, dan sebagainya.

5. Internet banking

12 Jenis Alat Pembayaran Non Tunai Terbaik, Kamu Pakai yang Mana?Ilustrasi Bank Digital. (IDN Times/Aditya Pratama)

Internet banking adalah jenis alat pembayaran non tunai berbasis elektronik. Kamu bisa mengakses internet banking melalui gadget yang kamu miliki.

Perlu dicatat, untuk memiliki internet banking maka kamu harus menjadi nasabah sebuah bank. Nantinya, dengan internet kamu bisa melakukan pengecekan saldo rekening, transfer uang, pembayaran, pembelian, dan sebagainya.

6. Mobile banking

12 Jenis Alat Pembayaran Non Tunai Terbaik, Kamu Pakai yang Mana?Ilustrasi Bank Digital. (IDN Times/Aditya Pratama)

Mobile banking sama seperti internet banking, yakni pengguna harus memiliki rekening di sebuah bank. Bedanya, internet banking diakses di browser, sementara mobile banking di aplikasi smartphone.

Saat ini, berbagai mobile banking menyediakan fitur scan QR Code untuk melakukan pembayaran lebih cepat. Selain itu, fiturnya hampir sama dengan internet banking.

Baca Juga: 7 Perbedaan Kartu Debit dan Kredit, Jangan Salah Kaprah! 

7. Kuitansi transfer (wesel)

12 Jenis Alat Pembayaran Non Tunai Terbaik, Kamu Pakai yang Mana?Ilustrasi pembayaran (IDN Times/Aditya Pratama)

Kuitansi adalah alat pembayaran non tunai berbasis warkat. Nah kamu perlu tahu bahwa warkat adalah surat berharga yang dikeluarkan bank, sebagai instrumen penarikan dana nasabah yang memiliki fasilitas rekening Giro atau Rekening Koran.

Nah, kuitansi itu sendiri adalah bukti penerimaan transfer dari luar kota dan bisa ditagihkan kepada bank penerima transfer tersebut. Alat pembayaran jenis ini dikeluarkan oleh bank, dengan begitu harus ditandatangani oleh yang berhak menerima.

8. Cek

12 Jenis Alat Pembayaran Non Tunai Terbaik, Kamu Pakai yang Mana?Ilustrasi uang (IDN Times/Arief Rahmat)

Cek adalah alat pembayaran non tunai berbasis warkat. Cek adalah surat perintah tanpa syarat dari nasabah kepada bank yang terdapat rekening giro yang bertujuan untuk membayar sejumlah uang kepada pihak yang disebutkan di dalam kertas.

Cek itu sendiri ada 3 jenis, yakni cek silang, cek atas nama dan cek atas unjuk.

9. Bilyet giro

12 Jenis Alat Pembayaran Non Tunai Terbaik, Kamu Pakai yang Mana?Ilustrasi Bank Sentral. (IDN Times/Aditya Pratama)

Bilyet giro adalah alat pembayaran non tunai berbasis warkat lainnya.

Nah, bilyet giro itu sendiri digunakan untuk memindahbukukan sejumlah dana dari pemilik rekening atau rekening yang bersangkutan ke rekening penerima.

Baca Juga: 10 Jenis E-Money yang Paling Banyak Digunakan di Indonesia

10. Nota kredit

12 Jenis Alat Pembayaran Non Tunai Terbaik, Kamu Pakai yang Mana?Ilustrasi Uang. (IDN Times/Aditya Pratama)

Jenis selanjutnya adalah nota kredit yang termasuk dalam alat pembayaran non tunai berbasis warkat.

Nota kredit digunakan untuk mengirim dan memindahkan dana bukan tunai kepada nasabah bank lain atau bisa juga kepada bank lain dan dilakukan melalui kliring.

11. Nota debet

12 Jenis Alat Pembayaran Non Tunai Terbaik, Kamu Pakai yang Mana?Ilustrasi Uang. (IDN Times/Aditya Pratama)

Tidak berbeda jauh dengan nota kredit, nota debet digunakan untuk menagih bank atau nasabah bank lain juga dilakukan melalui kliring.

Nota debet digunakan untuk keperluan transaksi antar kantor. Penyampaiannya bisa dengan surat maupun dengan telegram.

12. Nota pemindahbukuan (telegrafic transfer)

12 Jenis Alat Pembayaran Non Tunai Terbaik, Kamu Pakai yang Mana?Ilustrasi Uang. (IDN Times/Aditya Pratama)

Jenis terakhir dari alat pembayaran non tunai berbasis warkat adalah nota pemindahbukuan.

Alat pembayaran non tunai ini digunakan untuk memindahkan dana dari rekening nasabah ke rekening nasabah lain namun di bank yang sama.

Baca Juga: 5 Tips Membayar Tagihan Kartu Kredit agar Tidak Menumpuk

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya