Comscore Tracker

Bos Bukalapak Beberkan Alasan Caplok Saham Allo Bank 

Allo Bank jadi sistem pembayaran Mitra Bukalapak

Jakarta, IDN Times - Bukalapak telah mengantongi 11,49 persen saham Allo Bank sejak Januari 2022 lalu. Hasil investasi di Allo Bank tersebut sukses membuat Bukalapak mencetak laba hingga Rp14,42 triliun di kuartal I-2022.

Selama 3 bulan pertama di 2022 ini, Bukalapak telah mendukung 13,1 juta UMKM dan 6,8 juta pelapak online.

Baca Juga: Bukalapak Bidik Pendapatan Rp3 Triliun Tahun Ini 

1. Bukalapak gandeng Allo Bank sediakan sistem pembayaran digital kepada mitra

Bos Bukalapak Beberkan Alasan Caplok Saham Allo Bank Ilustrasi Allo bank (dok.Allo bank)

President Bukalapak, Teddy Oetomo mengatakan tujuan perseroan menggandeng Allo Bank ialah untuk menyediakan layanan perbankan digital yang aman dan terpercaya sesuai dengan kebutuhan Mitra, pelapak online dan pelanggan.

"Kita menyadari seluruh bisnis kami, yaitu Mitra Bukalapak dan marketplace membutuhkan adanya financial service. Kita tentu tidak mengerti menjadi banker. Maka strategi yang kami lakukan adalah melakukan partnership dengan mereka-mereka yang merupakan expert pada bidang ini, karena infrastrukturnya dibutuhkan," kata Teddy dalam dalam Public Expose Bukalapak yang digelar virtual, Rabu (29/6/2022).

Perseroan pun telah memperluas jangkauan kepada Mitra, pelapak online, dan pelanggan dengan menyediakan solusi terbaik melalui fokusnya pada pengembangan specialized platforms atau platform-platform yang diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan tertentu, yaitu marketplace, online-to-offline (020), solusi pelapak, serta platform keuangan.

Baca Juga: 5 Perbedaan Allo Bank dengan Bank Digital Lainnya

2. AlloFresh bakal jadi pemasok Mitra Bukalapak

Bos Bukalapak Beberkan Alasan Caplok Saham Allo Bank review.bukalapak.com

Selain itu, bergabungnya AlloFresh dalam jaringan Bukalapak ialah untuk menjadi pemasok ke warung-warung milik Mitra Bukalapak.

Menurut Teddy, AlloFresh nantinya bisa memberikan harga produk yang terjangkau dan pengiriman cepat kepada Mitra Bukalapak. Dia mengatakan kerja sama tersebut memperkuat kehadiran Bukalapak secara offline untuk memperluas touch points sekaligus menawarkan variasi produk yang lebih beragam.

"Kita akan terus melakukan konektivitas tersebut untuk mencakup seluruh dari 128 store yang dimiliki oleh Trans Retail," tutur dia.

Baca Juga: Masih Rugi, Bos Bukalapak Ungkap Jurus Perbaiki Kinerja Keuangan

3. Mitra Bukalapak genjot transaksi di kuartal I hingga tembus Rp34 triliun

Bos Bukalapak Beberkan Alasan Caplok Saham Allo Bank President PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), Teddy Oetomo dalam Public Expose yang digelar virtual, Rabu (29/6/2022). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Bukalapak mengalami penguatan kinerja dengan pertumbuhan Total Processing Value (TV) dan pendapatan. TPV selama kuartal I-2022 tembus Rp34,1 triliun, tumbuh sebesar 25 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pendapatan Bukalapak di kuartal pertama tahun ini juga mengalami kenaikan sebesar 86 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Melalui Mitra Bukalapak, perseroan memberdayakan dan mendorong digitalisasi warung di seluruh Indonesia. Mitra Bukalapak merupakan penggerak utama pertumbuhan Perseroan, di mana TPV Mitra pada kuartal I-2022 tumbuh sebesar 78 persen. Sementara itu, pendapatan Mitra pada kuartal pertama tahun 2022 meningkat sebesar 227 persen.

"Fokus kami sat ini adalah membawa bisnis Bukalapak ke arah profitability. Untuk itu, kami terus berupaya menumbuhkan pendapatan atau revenue, salah satunya dengan melengkapi infrastruktur-infrastruktur yang dibutuhkan oleh core business kami," ucap dia.

Ke depannya, perihal investasi secara umum, Teddy mengatakan pihaknya akan selektif dan mengevaluasi dari sisi valuasi, kebutuhan investasi tersebut, dan kemampuan untuk menunjang core business Bukalapak.

"Kas perusahaan yang kami sadari cukup besar harus dipergunakan secara efisien dan bijak sehingga dapat terus menunjang kebutuhan bisnis utama kami dan membawa EBITDA yang disesuaikan ke arah yang positif", ujar Teddy.

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya