Comscore Tracker

EmasKITA Adopsi Teknologi Baru, Investasi Emas Kini Makin Aman! 

EmasKITA berteknologi BullionProtect sudah dapat dibeli

Jakarta, IDN Times - PT Emas ANTAM Indonesia dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) melakukan inovasi dengan penambahan teknologi perlindungan BullionProtect pada produk EmasKITA.

Teknologi itu kini tersedia pada emas murni batangan ukuran 10 gram, 25 gram, 50 gram, dan 100 gram.

"Kita the first one di Indo yang mencoba untuk memberi garansi keamanan lebih besar untuk produk kami," kata CEO Hartadinata, Sandra Sunanto dalam Grand Launch of The New EmasKITA with BullionProtect di gedung ANTAM, Jakarta, Selasa (12/7/2022).

Baca Juga: Produk Emas Berkualitas, Pegadaian Resmikan Worshop Emas Galeri 24

1. Pembeli bisa bebas memegang emasnya dengan adanya perlindungan tambahan

EmasKITA Adopsi Teknologi Baru, Investasi Emas Kini Makin Aman! EmasKITA dengan teknologi BullionProtect. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dalam kesempatan yang sama,CEO PT Emas ANTAM Indonesia, Bambang Wijanarko mengatakan, pemberian inovasi itu dilakukan berdasarkan permintaan konsumen EmasKITA. Menurutnya, selama ini banyak konsumen yang ingin memiliki emas murni batangan yang bisa digenggam sepuasnya, tanpa takut tingkat keamanan emasnya menurun karena dibuka dari kemasan.

Untuk menjawab permintaan itu, EAI dan Hartadinata meluncurkan produk EmasKITA berteknologi BullionProtect. Dengan teknologi itu, ada Security Ink & Paper yang ditempelkan di bagian tubuh emas murni batangan. Jadi, emas tersebut tetap terlindungi meski dibuka dari kemasan.

"Beberapa customer ingin ada produk emas murni batangan yang bisa dipegang. Toko-toko juga ingin melihat, memegang, dan menimbang emasnya langsung. Tapi kalau emas batangan murni biasa bisa dipegang-pegang (dikeluarkan dari kemasan), risiko pemalsuan itu ada. Nah bagaimana kita menjembatani itu. Ketemulah kt dengan Pak Eric di SICPA yang punya BullionProtect," ucap pria yang akrab disapa Koko tersebut.

Baca Juga: 7 Aplikasi Investasi Emas Online yang Aman dan Mudah Digunakan

2. Investasi EmasKITA lebih aman

EmasKITA Adopsi Teknologi Baru, Investasi Emas Kini Makin Aman! Peluncuran EmasKITA dengan teknologi BullionProtect. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dengan teknologi tersebut, masyarakat bisa membeli EmasKITA pecahan 10-100 gram untuk berinvestasi yang lebih aman. Selain itu, jika produk EmasKITA dengan BullionProtect dijual ke gerai Emas Antam Indonesia atau Hartadinata, harga buyback-nya mengikuti perhitungan Emas Antam Indonesia, dan tidak akan jatuh harganya meski dijual tak bersama kemasan.

"Tanpa kemasan apakah harganya turun? Tidak. Yang kami butuhkan untuk buyback sealed (BullionProtect) harus tetap ada," kata Sandra.

Menurut Sandra, teknologi itu memberikan manfaat besar bagi konsumen EmasKITA. Sebab, dengan harga yang berbeda tipis dengan sebelumnya, masyarakat mendapatkan manfaat keamanan yang lebih besar.

"Harganya hanya beda dengan EmasKITA lama sekitar Rp4 ribu, tidak terlalu besar. Tapi kan masyarakat mendapatkan sesuatu banyak, lebih," kata Sandra.

Baca Juga: Serius Mau Buka Rekening Bersama Pasangan? Simak Dulu 4 Hal Ini 

3. Teknologi BullionProtect dapat antisipasi pemalsuan emas batangan murni

EmasKITA Adopsi Teknologi Baru, Investasi Emas Kini Makin Aman! EmasKITA dengan teknologi BullionProtect. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Teknologi BullionProtect merupakan teknologi terbaru proteksi keaslian logam mulia yang dikembangkan oleh SICPA bekerjasama dengan METALOR Technologies.

Teknologi tersebut sudah terbukti dapat melawan dan mengantisipasi tindakan pemalsuan barang yang beredar di pasaran, termasuk pada produk emas batangan dengan membubuhkan tinta keamanan (security ink) pada permukaan produk emas murni batangan.

Direktur Teknik PT Sicpa Peruri Securink (SICPA), Eric Italiano menuturkan BullionProtect merupakan solusi keamanan yang memungkinkan semua pelaku dalam rantai pasokan untuk mengautentikasi produk emas murni batangan sesuai dengan panduan LBMA.

"Segel keamanannya memiliki sifat inheren yang dapat diidentifikasi dan diverifikasi dengan tegas,” kata Eric.

Metode verifikasi visual dapat dilakukan dengan menggunakan alat validator berbentuk kartu yang mudah digunakan. Saat dilihat dengan validator, label desain terlihat cokelat kemerahan di filter kiri, sementarta pada filter kanan akan terlihat perubahan warna dan logo terlihat lebih jelas.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya