Comscore Tracker

Mantap! Astra Bagi-Bagi Dividen Rp7,85 Triliun 

Pembagian dividen dilaksanakan bulan depan

Jakarta, IDN Times - Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2022 (RUPST), PT Astra International Tbk (ASII) memutuskan untuk membagikan tunai sebesar Rp7.853.809.309.160 (Rp7,85 triliun) kepada pemegang saham.

Pembagian dividen itu akan dilaksanakan pada 10 Mei 2022 mendatang, pukul 16.00 WIB.

Baca Juga: Astra Ajak Anak Muda Tumbuh bersama Lewat SATU Indonesia Awards 2022

1. Astra sudah bagikan dividen Rp1,82 triliun akhir tahun lalu

Mantap! Astra Bagi-Bagi Dividen Rp7,85 Triliun Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro. (Dok. Astra)

Secara keseluruhan, Astra menetapkan pembagian dividen sebesar Rp239 atau Rp9.675.569.200.460 setiap saham dibagikan sebagai dividen tunai.

Di dalamnya itu termasuk di dalamnya dividen interim sebesar Rp45 setiap saham atau seluruhnya berjumlah Rp1.821.759.891.300 yang telah dibayarkan pada 29 Oktober 2021 lalu.

2. Pembagian dividen dari laba bersih konsolidasian 2021

Mantap! Astra Bagi-Bagi Dividen Rp7,85 Triliun Astra kumpulkan 47.013 kg sampah plastik (Dok.Astra)

Pembagian dividen itu berasal dari penggunaan laba bersih konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021 sebesar Rp20.195.982.953.947. Penggunaan laba bersih konsolidasian tahun 2021 itu telah disetujui oleh para pemegang saham dalam RUPST Astra International.

"Memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan pembagian dividen tersebut dan untuk melakukan semua tindakan yang diperlukan. Pembayaran dividen akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan pajak, Bursa Efek Indonesia dan ketentuan pasar modal lainnya yang berlaku," tulis keterangan resmi hasil RUPST Astra International, Rabu (20/4/2022),

Baca Juga: OJK: Stabilitas Sektor Keuangan Masih Terjaga

3. Laba Rp10,52 triliun ditahan perseroan

Mantap! Astra Bagi-Bagi Dividen Rp7,85 Triliun Pexels.com/PhotoMIXLtd

Dari total laba bersih konsolidasian tahun 2021, masih ada sisa sebesar Rp10.520.413.753.487.

Hasil RUPST memutuskan sisa tersebut dibukukan sebagai laba ditahan Perseroan.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya