Comscore Tracker

Mengintip 4 Keuntungan Investasi Jangka Pendek, Kamu Mau Coba?

Investasi jangka pendek bisa dicoba pemula

Jakarta, IDN Times - Investasi bisa dilakukan dalam jangka pendek ataupun panjang. Keduanya memiliki keuntungan atau kelebihan masing-masing.

Bagi kamu yang ingin merasakan imbal hasil (return) investasi lebih cepat, bisa mencoba investasi jangka pendek. Nah, menurut Bank Jago, ada empat keuntungan investasi jangka pendek.

Baca Juga: 3 Tips Dasar Investasi buat Anak Muda, Buruan Merapat! 

1. Mencairkan uang lebih fleksibel

Mengintip 4 Keuntungan Investasi Jangka Pendek, Kamu Mau Coba?(IDN Times/Aditya Pratama)

Untuk mencairkan return investasi jangka pendek lebih fleksibel dan tak perlu menunggu lama.

Dilansir situs Bank Jago, Sabtu (23/7/2022), investasi jangka pendek biasanya menawarkan periode investasi di bawah 1 tahun, tergantung perusahaan penyedia produk investasi.

Baca Juga: 7 Prinsip Investasi bagi Pemula, Biar Gak Rugi Bandar!

2. Bisa digunakan saat kamu menghadapi keadaan mendesak

Mengintip 4 Keuntungan Investasi Jangka Pendek, Kamu Mau Coba?Ilustrasi Bank Digital. (IDN Times/Aditya Pratama)

Investasi jangka pendek juga bisa digunakan sebagai dana darurat. Sehingga, ketika kamu menghadapi kebutuhan mendesak, kamu bisa langsung mencairkan investasi tersebut.

Lalu, apa bedanya dana darurat dalam bentuk uang tunai dengan investasi jangka pendek? Uang tunai nominalnya tak akan berkurang atau bertambah jika kamu simpan. Sementara, nilai dari portofolio investasi berjangka pendek bisa berkurang atau bertambah.

Baca Juga: Menanti Akhir Drama Investasi Elon Musk di Indonesia

3. Cocok untuk pemula

Mengintip 4 Keuntungan Investasi Jangka Pendek, Kamu Mau Coba?Ilustrasi investor (IDN Times/Aditya Pratama)

Jika kamu belum pernah investasi sebelumnya atau pemula, kamu bisa memilih investasi jangka pendek. Sebab, jika kamu sudah merasakan imbal hasil dalam jangka pendek, kemungkinan besar kamu terpicu untuk investasi kembali.

Lalu, lama kelamaan kamu mulai tertarik membeli produk investasi lain, dengan risiko yang berbeda, dan juga jangka waktu yang berbeda.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya