Comscore Tracker

[PUISI] Sendu di Pemakamanmu

Walau ragamu sudah pergi, namun jiwamu masih di sini

Suatu sore berlasar tanah basah, selepas hujan, aku bersimpuh di tepi kuburmu

Tempat peristirahatan panjang menanti semua ditetapkan

Melihatmu dari dunia yang makin banyak debat dan pertentangan, cinta dan kasih seolah sirna

 

Aku datang dengan membawa segenap rindu

Ingin bercerita panjang lebar, tentang kejadian yang ku alami selepasmu

 

Jika sayup-sayup angin membisik, apakah aku sudah melupakanmu, tentu saja belum

Aku tidak meratapi sepanjang bulan ini, tidak pula melanggar garisan takdir yang memang harus dijalani setiap mahluk

Hanya saja tak ingin cepat berpisah dengan rasa menyenangkan yang kau tinggalkan

 

Tak memberi ucapan perpisahan, tak ada pertemuan yang nyata

Hanya menemuimu dalam tabir yang abadi

Tak sempat bertemu

Tak pernah mendengar suaramu

Tidak pernah dan tak akan pernah

Baca Juga: [PUISI] Antara Kematian dan Kebahagiaan

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Mega Ansav Photo Writer Mega Ansav

Waspada dulu, tenang kemudian

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya