Comscore Tracker

[PUISI] Hujan Kembali Menemani

Mata dan hati, juga rindu...

hujan kembali menemani
bersama hati terbungkam sepi
juga hawa dingin yang memanggil
meski tanpa kecup lembut gigil

rintik di balik jendela seolah jengah
mengiringi melodi sendu membuncah
merinai tanpa tahu kapan 'kan usai
menggenangi tanah dan relung berderai

daun pada reranting kian basah
diterpa air mata langit dari penjuru arah
membawa kisah pilu gumpalan awan
yang terusir hela angin tanpa kawan

biarkan saja gerimis jatuh di bumi sukmaku
berganti badai yang merenggut dengan kaku
tanpa ampun menghantam dinding rindu
pada tungku hati berjelaga sedu

hujan masih saja menemani
mata yang mencari di balik jendela bisu
juga hati yang ingin beradu...

Baca Juga: [PUISI] Menelusup Letih

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Tyas Photo Community Writer Tyas

menulis adalah satu dari sekian cara untuk menemui ketenangan

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Paulus Risang

Just For You