Comscore Tracker

[PUISI] Mencari Maaf

Usai tertawan sunyi bersama elegi

Menyakiti
Bukan tentang luka yang menganga
Tapi bekas yang enggan pergi
Di kepala juga dalam dada

Menciderai
Bukan tentang isak saat terjatuh
Tapi perih yang selalu menghampiri
Di setiap rintih dan keluh

Meninggalkan
Tak lagi tentang beranjak tanpa menoleh
Tapi rasa sepi yang tak terelakkan
Saat rindu tak bisa berceloteh

Kini yang tersisa dari deretan malam
Hanya asa yang padam
Juga tawa yang dipaksa karam
Bersama jiwa yang t'lah tenggelam

Kini semua tertawan sunyi
Tertatih mencari arti maaf dalam hidup
Dari tumpukan puing-puing elegi
Yang kian hampa tanpa degup

Akhirnya memaafkan
Tak hanya tentang menerima duka
Tapi juga kembali menghidupkan
Keutuhan jiwa yang pernah tanpa lara

Baca Juga: [PUISI] Rindu yang Terpendam

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Tyas Photo Community Writer Tyas

menulis adalah satu dari sekian cara untuk menemui ketenangan

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Just For You