Comscore Tracker

[PUISI] Serdadu Suci

Tetaplah berdiri kecuali nadimu diputus Ilahi

Waktu terus melaju
Hingga ku kira kau telah lelah
Tapi, ternyata kau belum muak
Kau masih betah berjaga
Di tanah sasaran penjajah yang merupakan rumahmu pula

Kini masih tiada beda
Hidupmu masih dipenuhi benteng manusia
Sujudmu harus ditodong senapan olehnya
Rungumu selalu diberikan bunyi letupan
Hingga kau kebal dengan suara menggelegar
Serdadu-serdadu durjana tak perhatikan waktu untuk berulah
Mereka tak segan menghantam dirimu dengan senapan dan ledakan
Tak peduli baskara muncul ataukah belum

Namun, di Negeri Syuhada itu
Tak sedikit pun pikirmu untuk tundukan diri
Tiada alasan dirimu melepas tameng dan kalah di depan ketidakadilan
Kau harus tetap berdiri, Serdadu Suci!
Kecuali jika nadimu diputus Ilahi

Baca Juga: [PUISI] Roman Anak Setan

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Tika Nur Hasanah Photo Writer Tika Nur Hasanah

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Kidung Swara Mardika

Berita Terkini Lainnya