Comscore Tracker

5 Jenis Roti yang Cocok untuk Diet, Sehat dan Tinggi Nutrisi

Bisa jadi alternatif roti dari tepung putih #IDNTimesFood

Saat sedang menjalani diet penurunan berat badan yang sehat, kebanyakan orang akan mengurangi makanan tinggi karbohidrat dari daftar menu diet. Adapun, salah satu sumber karbohidrat yang biasanya dibatasi saat sedang diet adalah roti.

Roti adalah makanan serbaguna yang dapat dimakan bersama selai, sandwich, atau tanpa tambahan apa pun. Kebanyakan roti terbuat dari tepung putih yang merupakan karbohidrat sederhana dan rendah nilai gizi. Namun, tidak semua roti demikian. Ada beberapa roti yang terbuat dari biji-bijian berkualitas, menawarkan nutrisi yang lebih tinggi, dan dapat membantu diet.

Berikut adalah beberapa jenis roti sehat yang sangat dicocok dijadikan sebagai menu diet dirangkum dari laman Eating Well dan Healthline.

1. Roti gandum utuh

5 Jenis Roti yang Cocok untuk Diet, Sehat dan Tinggi NutrisiIlustrasi roti gandum (pixabay.com/FotoshopTofs)

Roti gandum adalah makanan yang sudah dikenal sehat. Sebagai menu diet, carilah tepung gandum utuh. Yang tidak kalah penting, periksalah kandungan gula dan natriumnya.

Roti gandum utuh masih mengandung benih, endosperma, dan dedak. Dedak, yang merupakan lapisan luar yang keras, mengandung serat yang tinggi. Gandum utuh juga menyediakan protein, lemak, vitamin, mineral, dan senyawa tanaman yang bermanfaat.

2. Sourdough

5 Jenis Roti yang Cocok untuk Diet, Sehat dan Tinggi Nutrisiilustrasi sourdough (pixabay.com/dolfinmagikpro)

Sourdough dibuat dengan memfermentasi tepung dan air tanpa menggunakan ragi. Proses fermentasi ini dapat meningkatkan nutrisi pada roti. Umumnya, dalam pembuatan sourdough juga tidak ditambahkan gula.

Salah satu kelebihan sourdough daripada roti lain adalah lebih mudah dicerna yang dimungkinkan karena adanya prebiotik. Sementara, probiotiknya tercipta selama proses fermentasi. Probiotik adalah bakteri sehat yang ditemukan di tubuh dan makanan tertentu, sedangkan prebiotik adalah serat yang memberi makan bakteri baik ini. Keduanya sama-sama penting untuk meningkatkan kesehatan usus dan pencernaan.

Baca Juga: Resep Bikin Roti Goreng Wijen yang Gurih, Bikin Ngunyah Terus!

3. Roti gandum hitam

5 Jenis Roti yang Cocok untuk Diet, Sehat dan Tinggi Nutrisiilustrasi roti gandum hitam (pixabay.com/congerdesign)

Rye atau gandum hitam sangat mirip dengan gandum pada umumnya, tetapi lebih gelap dan padat. Roti gandum hitam tradisional hanya terbuat dari tepung gandum hitam. Jika dibandingkan dengan gandum biasa, gandum hitam dianggap lebih bergizi.

Makan roti gandum hitam memicu rasa kenyang yang lebih besar dan tidak terlalu memengaruhi gula darah dibandingkan roti gandum. Ini dimungkinkan karena roti gandum hitam memiliki kandungan serat larut yang tinggi. Serat larut adalah karbohidrat yang tidak dapat dicerna yang larut dalam air dan menjadi seperti gel di usus. Makan makanan dengan serat larut membantu memperlambat pencernaan karbohidrat, yang menurunkan pelepasan insulin dan mengurangi lonjakan gula darah.

4. Roti rami

5 Jenis Roti yang Cocok untuk Diet, Sehat dan Tinggi Nutrisiilustrasi roti rami (pixabay.com/arifarca)

Seperti namanya, roti rami dibuat dari biji rami atau kadang dicampur dengan biji gandum utuh dan merupakan salah satu roti paling sehat. Alasannya, biji rami sendiri dikenal sangat bergizi dan menawarkan sejumlah manfaat kesehatan.

Biji rami adalah sumber asam alfa-linolenat (ALA) yang sangat baik. Ini merupakan bentuk asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam makanan nabati. ALA diketahui dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Selain itu, biji rami mengandung senyawa lignan yang dapat bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh dan dapat mencegah kanker tertentu.

5. Roti kecambah

5 Jenis Roti yang Cocok untuk Diet, Sehat dan Tinggi Nutrisiilustrasi roti kecambah (pixabay.com/NatureFriend)

Roti kecambah terbuat dari biji-bijian yang sudah mulai bertunas. Fase kecambah telah terbukti meningkatkan jumlah dan ketersediaan nutrisi tertentu, seperti folat, berbagai jenis vitamin, dan antioksidan.

Proses perkecambahan juga mengurangi antinutrien atau senyawa yang mengikat mineral, seperti zat besi, dan menghalangi penyerapannya. Proses ini memecah beberapa pati dalam biji-bijian dan menurunkan kandungan karbohidrat. Ditambah, roti kecambah juga biasanya tinggi serat dan protein. Oleh karena itu, roti kecambah menjadi pilihan yang baik untuk penderita diabetes karena tidak meningkatkan gula darah sebanyak biji-bijian lainnya dan mengenyangkan dengan cepat.

Jadi, jika sedang diet sehat, tapi ingin makan roti, kamu bisa memilih jenis roti di atas karena memiliki efek yang lebih baik bagi kesehatan.

Baca Juga: Resep Roti Sobek Cokelat ala Sari Roti, Cara Bikinnya Gampang 

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

yummy-banner

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya