Comscore Tracker

Perang Kopi Susu Kekinian, Murah tapi Lebih Enak dari Starbucks

Mana yang jadi favorit kamu?

Zaman sekarang, kopi bukan cuma sekedar minuman, tapi sudah menjadi gaya hidup. Terutama anak-anak muda, sangat menggandrungi kopi susu. Animo masyarakat untuk minum kopi kekinian itu menarik perhatian Raditya Dika. 

Youtuber dan artis satu itu memang kerap membuat video review terhadap hal-hal yang sedang diminati netizen. Masih bareng rekannya Pandu, Radit me-review kopi susu dari 5 cafe di Jakarta yang sedang naik daun. Hhhmm...apa saja?

1. Animo

Perang Kopi Susu Kekinian, Murah tapi Lebih Enak dari Starbuckseatandtreats.blogspot.co.id

Kopi susu punya Animo jadi varian pertama yang mereka coba. Kesan pertama yang timbul adalah rasa manis dan creamy yang lebih dominan dibandingkan kopi. Jadi, cocok untuk kamu yang gak terlalu suka kopi pahit.

Menurutnya, untuk harga Rp 18 ribu, kopi susu ini terbilang enak, meskipun menurut Radit rasio kopinya akan lebih baik jika ditambah.

2. Cuan

Perang Kopi Susu Kekinian, Murah tapi Lebih Enak dari Starbuckskendalljenner.fun fan club

Berbeda dari sebelumnya, rasa kopi Cuan lebih nendang walau bedanya tak terlalu ekstrem. Bagi radit, komposisi kopi dan susunya sangat pas dan gak bikin enek.

Satu suara dengan Radit, Pandu juga begitu menikmati kopi susu milik Cuan ini. Untuk harga, kopi ini masih terjangkau yakni dipatok Rp 18 ribu.

3. Di Bawah Tangga (Kopi Kampung)

Perang Kopi Susu Kekinian, Murah tapi Lebih Enak dari Starbuckseatandtreats.co.id

Di Bawah Tangga adalah salah satu tempat ngopi yang gak pernah sepi dikunjungi. Ternyata owner kedai satu ini adalah artis ganteng Nino Fernandez, lho! Meskipun mereka berdua berteman dekat, tapi Radit tetap mereview rasa kopi Kampung secara objektif.

Katanya, rasa kopi ini mirip dengan Animo, yakni dominan rasa manis dan susunya daripada kopi. Secara pribadi, Radit lebih suka kopi susu yang sedikit pahit.

Sedangkan, Pandu justru bertolak belakang dan mengaku suka kopi susu yang manis. Harga yang dibanderol paling mahal dibanding 4 kopi lain yang dibeli Radit, yaitu Rp 19 ribu.

Baca juga: 7 Wadah Kopi Ini Unik dan Aneh, Masih Mau Minum?

4. Sagaleh

Perang Kopi Susu Kekinian, Murah tapi Lebih Enak dari Starbuckseatandtreats.co.id

Dalam bahasa Padang, Sagaleh berarti "segelas". Sebelum mencoba, keduanya menebak kalau kopi Sagaleh akan lebih kaya rasa kopinya, karena warnanya lebih gelap dibanding lainnya.

Setelah diminum, ternyata tebakannya benar. Tapi baik Radit maupun Pandu sepakat kalau kopi Sagaleh terlalu pahit untuk ukuran kopi susu, tapi kurang pahit jika dibandingkan Americano. Satu gelas kopi Sagaleh dibandrol dengan harga Rp 17 ribu.

5. Kopi Tuku (Kopi Susu Tetangga)

Perang Kopi Susu Kekinian, Murah tapi Lebih Enak dari Starbuckseatandtreats.co.id

Kedai kopi susu di Jakarta Selatan ini pernah viral di media sosial. Selain karena kualitas kopinya, presiden Jokowi juga pernah datang langsung ke sini. Maka dari itu, Radit dan Pandu ingin membuktikan kalau rasanya sesuai sama pamornya.

Pandu menganggap Kopi Tuku bisa disetarakan dengan Starbucks yanng harganya terbilang mahal. Sedangkan, menurut Radit, kopi Tuku belum terlalu istimewa walau memang sangat enak untuk ukuran kopi seharga Rp 17 ribu.

Overall, dari 5 kopi susu kekinian yang dicoba, Cuan menjadi kopi susu yang paling enak menurut Radit. Disusul dengan Kopi Tuku, Animo, Kopi Kampung, dan Sagaleh. 

Kalau menurut Pandu beda lagi. Karena dia penggemar kopi manis, maka Animo menjadi kopi favoritnya. Dilanjut dengan kopi Kampung, Tuku, Cuan, dan Sagaleh.

Bicara soal kopi, memang kembali lagi ke selera masing-masing, ya. Ada yang suka kopi dengan dominan rasa susu, ada yang suka kopi dominan pahit. Kalau menurut kamu, mana yang paling enak? 

Nah, untuk lebih jelasnya, kamu bisa tonton video Radit-Pandu berikut ini:

Baca juga: 7 Mitos tentang Kopi, Benar atau Justru Menyesatkan?

yummy-banner

Topic:

Berita Terkini Lainnya