Comscore Tracker

5 Pancake Khas Eropa Timur yang Paling Terkenal, Bikin Susah Milih!

Bisa jadi inspirasi menu sarapan pagimu

Pancake menjadi salah satu makanan yang terkenal di Eropa, khususnya Eropa Timur. Cara pembuatannya yang praktis dan dapat diberikan berbagai topping lezat jadi alasan camilan lembut ini terlihat menggiurkan.

Makanan ini juga dapat menjadi camilan dan makanan penutup yang nikmat. Banyak yang belum tahu, Eropa Timur memiliki banyak jenis pancake enak, simak selengkapnya berikut ini, ya!

1. Blini

5 Pancake Khas Eropa Timur yang Paling Terkenal, Bikin Susah Milih!blini (Instagram.com/mymorning.naomi)

Berasal dari Rusia, blini adalah salah satu makanan tradisional. Pancake ini terbuat dari tepung, telur, susu, ragi, dan sedikit garam. Makanan ini berbeda dari pancake lainnya, karena jenis ini menambahkan bahan lain, seperti ragi.

Ketika semua bahan tercampur merata, adonan lalu dituangkan di atas wajan panas dan membentuk lingkaran. blini digoreng selama beberapa menit di kedua sisi sampai matang merata.

2. Syrniki

5 Pancake Khas Eropa Timur yang Paling Terkenal, Bikin Susah Milih!Syrniki (instagram.com/diana.krykavska)

Syrniki merupakan hidangan yang sering dijadikan makanan penutup di Rusia. Makanan ini dibuat dengan pancake keju cottage goreng. Umumnya, makanan ini diberi madu, selai buah, krim asam, atau saus apel.

Cara pembuatannya, keju cottage dimaniskan dengan gula, lalu dikombinasikan dengan tepung hingga jadi adonan. Kemudian, adonan digoreng dengan minyak panas sampai berubah warna cokelat keemasan. Syrniki juga sering dijadikan menu sarapan, lho.

3. Oladyi

5 Pancake Khas Eropa Timur yang Paling Terkenal, Bikin Susah Milih!oladyi (instagram.com/mihaelanegrescu)

Berukuran kecil, Oladyi adalah pancake dari Rusia. Makanan ini kaya akan rasa yang terbuat dari kefir, produk susu fermentasi dengan rasa sedikit asam. Bahan pendukung lainnya adalah tepung, gula, garam, dan telur.

Ketika adonan jadi, itu akan digoreng menjadi bulat-bulat kecil mirip dengan pancake ala Amerika Serikat. Adonan akan berubah cokelat keemasan ketika proses selesai.

Pancake ini kenyal dengan pinggiran yang renyah. Saat masuk ke dalam mulut, rasa sedikit manis akan langsung terasa. Kefir memberikan rasa asam yang ringan.

Baca Juga: Resep Pancake Kentang tanpa Kentang yang Lezat ala Yunhyeong IKON

4. Draniki

5 Pancake Khas Eropa Timur yang Paling Terkenal, Bikin Susah Milih!draniki (instagram.com/trackentrees)

Draniki merupakan pancake khas Belarus. Pancake ini terbuat dari campuran tepung, kentang, susu, garam, telur, merica, bawang, dan mentega.

Adonan digoreng dalam wajan hingga warnanya berubah cokelat keemasan di kedua sisinya. Pancake kentang ini juga bisa dipanggang dalam oven, lho.

Setelah semua proses selesai, pancake dihidangkan dengan sesendok krim asam di sampingnya. Tambahan lainnya untuk memperkaya rasa adalah jamur, biji poppy, kerupuk babi, atau bahkan buah.

5. Deruny

5 Pancake Khas Eropa Timur yang Paling Terkenal, Bikin Susah Milih!deruny (instagram.com/sarasbites1)

Deruny merupakan pancake kentang dari Ukraina. Makanan ini terbuat dari kentang parut halus, bawang bombay, telur, tepung, dan krim asam.

Setelah bahan tercampur, maka akan digoreng dalam wajan hingga menghasilkan pancake kecil. Bagian dalamnya lembut, namun luarnya renyah yang berwarna agak cokelat.

Deruny paling nikmat disajikan dalam keadaan panas. Krim asam biasanya diletakkan di bagian atas pancake. Terdapat banyak versi dari makanan ini dengan bahan tambahan seperti daging giling, jamur, atau kol.

Pancake khas negara-negara Eropa Tengah di atas tentu dapat menjadi referensi menu yang tak biasa. Semuanya bikin ngiler, deh. Mana dulu yang pengin kamu cobain?

Baca Juga: 5 Tips Membuat Kue Hotteok, Pancake ala Korea Selatan yang Lembut

Ratna Herlina Photo Verified Writer Ratna Herlina

At least God's Plan is always much better than mine. IG: @ratna0694

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

yummy-banner

Topic:

  • Naufal Al Rahman

Berita Terkini Lainnya