Comscore Tracker

5 Tempe Ini Gak Dibikin dari Biji Kedelai, Rasanya Tetap Lezat

Makanan murah meriah yang enak

Rasanya belum sah menjadi orang Indonesia jika tidak pernah mencicipi tempe. Terbuat dari kedelai dan sangat mudah ditemui di pasar tradisional maupun supermarket. Harganya pun tergolong murah dan makanan ini termasuk makanan sehat karena terbuat dari kedelai.

Tempe dapat diolah menjadi beragam jenis masakan sesuai dengan selera orang yang memasaknya.Olahan tempe juga dapat dengan mudah ditemui di pedangan warung nasi ataupun warteg. Biasanya tempe diolah menjadi tempe orek, sambal tempe ataupun sebagai campuran dari tumisan kacang panjang.

Namun ternyata tempe itu tidak hanya ada satu jenis seperti yang dikenal oleh banyak orang selama ini. Ada beberapa jenis tempe yang juga sering diolah menjadi masakan bagi sebagian orang. Berikut beberapa jenis tempe yang ada di Indonesia yang dikenal memiliki rasa yang tak kalah enak dari tempe kedelai.

1. Tempe kecipir yang memiliki kandungan protein yang sangat tinggi

5 Tempe Ini Gak Dibikin dari Biji Kedelai, Rasanya Tetap Lezatselerasa.com/Santi Handayani

Tanaman kecipir selama ini dikenal untuk dijadikan sayuran ataupun obat. Daun kecipir biasanya dapat dimasak sebagai tumisan, serta rebusan daunnya dapat dijadikan sebagai ramuan obat herbal. Namun ternyata biji kecipir dapat dimanfaatkan juga menjadi bahan utama dalam membuat tempe kecipir. Biji kecipir memang relatif lebih keras dibandingkan dengan biji kedelai.

Pada proses pembuatannya biji kecipir membutuhkan waktu yang lebih lama dari proses pembuatan tempe kedelai. Biji kecipir diketahui memiliki kandungan protein yang tinggi sekitar 30-37 gram/100 gram biji kecipir dan juga rendah lemak. Sehingga mengkonsumsi tempe kecipir dapat menjadi pilihan bagi para penderita obesistas yang ingin berdiet.

Pada biji kecipir terdapat kandungan jenis asam amino penting yang tidak kalah dari biji kedelai. Sumber protein ini dapat digunakan sebagai sumber protein nabati penting dan juga terdapat kandungan vitamin dan mineral lainnya. Oleh karena itu tempe kecipir dapat menjadi alternatif pangan fungsional yang bemanfaat bagi kesehatan.

2. Tempe lamtoro gung yang populer di Jawa Timur

5 Tempe Ini Gak Dibikin dari Biji Kedelai, Rasanya Tetap Lezatcookpad.com/Susi Agung

Pada awalnya pembuatan tempe lamtoro ini dilakukan untuk mengatasi mahalnya harga biji kedelai. Sehingga mau tak mau para petani harus memutar otak untuk mengatasi mahalnya kedelai. Khususnya di Jawa Timur para perajin tempe yang tak ingin gulung tikar mengakalinya dengan mengganti komoditas kedelai dengan petai cina atau lamtoro.

Harga bahan dasar yang lebih murah dan keuntungan dari penjualan juga dinilai lebih tinggi dibanding dengan tempe kedelai. Oleh karenanya banyak para perajin tempe di Pacitan beralih ke jenis tempe lamtoro. Selain itu para pembeli juga cenderung menyukai tempe lamtoro karena harganya yang relatif lebih murah. Dengan rasa yang hampir sama dengan jenis tempe kedelai para konsumen bisa mendapatkannya dengan harga yang relatif lebih terjangkau ditengah mahalnya harga kedelai.

3. Tempe bongkrek khas Jawa Tengah yang populer di Banyumas

5 Tempe Ini Gak Dibikin dari Biji Kedelai, Rasanya Tetap Lezatcookpad.com/Nur Sabatiana

Satu lagi jenis tempe yang merupakan hasil inovasi masayarakat yaitu tempe bongkrek. Tempe ini merupakan campuran dari biji kedelai dan juga ampas kelapa parut. Masyarakat Jawa Tengah sering memasak tempe ini dengan membuat masakan empis dengan mencampurnya dengan pete. Jenis tempe ini sempat menjadi kontroversi karena pernah menyebabkan keracunan. Banyak yang keracunan karena memakan tempe ini yang ternyata telah berwarna kekuningan.

Tempe khas Jawa Tengah ini memiliki warna khas hijau tua dengan rasa yang terbilang gurih. Sebaiknya hindari memakan tempe jenis ini jika warna tempe sudah mulai kekuningan dan menimbulkan rasa asam dan bau yang menyengat. Karena hal itu berarti bahwa tempe sudah rusak dan tidak layak untuk dimakan.

Baca Juga: 5 Makanan untuk Kurangi Kolesterol, Punya Kandungan Fitosterol Tinggi

4. Tempe koro padang adalah tempe khas Yogyakarta

5 Tempe Ini Gak Dibikin dari Biji Kedelai, Rasanya Tetap Lezattekno.tempo.co/Suryo Wibowo

Kacang koro dapat juga diolah menjadi jenis tempe yakni tempe koro atau yang juga dikenal dengan nama tempe benguk. Masyarakat Yogya mengolah tempe koro yang memiliki bahan baku yang berbeda dari tempe kedelai. Kacang koro yang diolah pun menghasilkan warna yang lebih pekat dan jauh berbeda dengan tempe kebanyakan. Namun harga jual tempe koro tentu relatif lebih murah dibanding dengan tempe kedelai.

Kandungan gizi dari tempe benguk juga dinilai tidak kalah dari tempe kedelai. Karena sama-sama masih terbuat dari biji-bijian yang kaya akan protein nabati. Pasar-pasar tradisional di Yogyakarta masih banyak yang menjual olahan dari tempe benguk. Dengan menambahkan santan pada rebusan tempe benguk ini menghasilkan masakan tempe yang gurih dan nikmat. Cocok juga dijadikan cemilan maupun lauk bersama nasi panas dan dinikmati bersama keluarga.

5. Olahan tempe tradisional bernama tempe gembus (menjos)

5 Tempe Ini Gak Dibikin dari Biji Kedelai, Rasanya Tetap Lezatid.wikipedia.org/Wibowo Djatmiko

Terakhir adalah salah satu olahan tempe yang menggunakan ampas tahu. Tempe gembus ini tentunya memiliki tekstur yang lebih lembut dan halus serta rasa yang lebih gurih. Olahan ampas tahu yang telah digiling kemudian dimasak dan didinginkan, setelahnya ditambahkan ragi untuk difermentasi dan kemudian dibungkus. Tempe gembus ini cenderung memiliki rasa yang sedikit tawar, sehingga butuh ditambahkan sedikit rempah-rempah dalam mengolahnya.

Jika berbicara kandungan gizi, tempe gembus memiliki kandungan gizi yang lebih rendah dibandingkan dengan tempe kedelai. Harganya relatif sangat murah karena hanya memanfaatkan ampas sisa pengolahan tahu. Namun tempe gembus memiliki serat yang cukup tinggi dan cenderung tidak tahan lama, sehingga harus segera dikonsumsi.

Nah, dari kelima jenis tempe yang telah disebutkan di atas, mana jenis tempe yang menjadi favoritmu dan keluarga? Tempe merupakan makanan tradisional khas Indonesia yang harus terus dilestarikan dan jangan gengsi untuk makan tempe.

Baca Juga: 7 Kombinasi Makanan Ini Bisa Jadi Superfood dan Baik Dikonsumsi

Nur Mar A. Siregar Photo Community Writer Nur Mar A. Siregar

A dusk chaser who loves to shout in silence..

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

yummy-banner

Topic:

  • Efendi Ari Wibowo

Just For You