Comscore Tracker

5 Tips Berpuasa untuk Penderita Maag, Perut Tetap Nyaman!

Nggak perlu khawatir lagi, deh

Maag atau dispepsia adalah suatu yang ditandai dengan nyeri dan panas di lambung akibat bermacam kondisi. Misalnya akibat tukak lambung, infeksi bakteri Helicobacter pylori, efek samping obat-obatan tertentu, stres, kehamilan, dan sebagainya.

Menurut sebuah laporan dalam jurnal Therapeutic Advances in Gastroenterology tahun 2010, umumnya dokter akan mendiagnosis dispepsia bila seseorang memiliki satu atau beberapa gejala berikut ini:

  • Nyeri yang berhubungan dengan sistem pencernaan
  • Sensasi terbakar di saluran pencernaan
  • Rasa kenyang berlebihan setelah makan
  • Cepat merasa kenyang saat makan

Seseorang mungkin juga mengalami kembung dan mulai. Selain itu, gejala bisa muncul walaupun tidak makan dalam porsi besar. 

Pada orang-orang dengan keluhan maag, puasa bisa menantang. Pasalnya, gejala bisa muncul saat perut kosong dalam waktu lama. Lantas, apakah penderita maag bisa puasa Ramadan? Tentu saja bisa! Agar puasa tetap nyaman, kamu bisa mempraktikkan tips berikut ini.

1. Hindari makanan ini saat sahur dan berbuka

5 Tips Berpuasa untuk Penderita Maag, Perut Tetap Nyaman!Unsplash/Robin Stickel

Dilansir Livestrong, beberapa makanan bisa memicu maag, termasuk makanan berlemak, gorengan dan makanan pedas, minuman bersoda, kopi dan teh berkafein maupun decaf, alkohol, kakao, cokelat, buah dan jus jeruk, produk tomat, dan peppermint

Jenis-jenis makanan di atas dapat meningkatkan asam lambung. Kamu disarankan untuk memantau makanan yang menyebabkan maag dan hindari konsumsinya bila tak setelah memakannya menimbulkan ketidaknyamanan di lambung.

Selain itu, makanan yang mengandung flavonoid, seperti apel, seledri, serta buah atau jus cranberry juga bisa membantu menghambat pertumbuhan Helicobacter pylori, bakteri yang menyebabkan kebanyakan kasus tukak lambung.

2. Jangan langsung tidur setelah sahur!

5 Tips Berpuasa untuk Penderita Maag, Perut Tetap Nyaman!ilustrasi tidur (pexels.com/Ema Filer)

Kebiasaan ini harus dikurangi, nih! Langsung tidur setelah sahur dapat memicu aliran balik asam lambung alias refluks. Jika kamu pernah merasakan sensasi panas atau "terbakar" di bagian dada setelah makan, bisa jadi kebiasaan ini penyebabnya!

Idealnya, beri jarak antara makan dan tidur setidaknya 3 jam.

Baca Juga: Sakit Maag Jangan Pernah Diremehkan! Kamu Harus Sadar Bahaya Seriusnya

3. Jangan langsung makan berat saat berbuka

5 Tips Berpuasa untuk Penderita Maag, Perut Tetap Nyaman!ilustrasi makan prasmanan (pexels.com/Kaboompics.com)

Menahan lapar dan haus seharian membuat kita langsung ingin makan berat setelah waktu berbuka puasa tiba. Apalagi, ketika lapar mata melanda dan langsung membeli berbagai jenis makanan untuk berbuka.

Nah, kalap makan pada waktu berbuka puasa ini bisa memicu peningkatan asam lambung, sehingga gejala maag pun menyerang.

4. Sebenarnya puasa bisa meredakan keluhan maag, lo!

5 Tips Berpuasa untuk Penderita Maag, Perut Tetap Nyaman!ilustrasi aktivitas harian. (pexels.com/mentatdgt)

Salah satu kebiasaan buruk penderita maag adalah sering menunda atau telat makan. Akibatnya, pola makan menjadi berantakan. Dengan berpuasa, pola makan bisa menjadi teratur, yaitu sahur, makan malam, dan berbuka. Hal ini lama-lama dapat memperbaiki kondisi maag.

5. Pastikan posisi bantal lebih tinggi saat tidur

5 Tips Berpuasa untuk Penderita Maag, Perut Tetap Nyaman!ilustrasi tidur (unsplash.com/Tania Mousinho)

Posisi kepala yang sejajar dengan badan membuat asam lambung lebih mudah naik alias refluks. Jika kita memosisikan kepala lebih tinggi dengan menggunakan bantal, aliran balik asam lambung ini dapat dicegah.

6. Mengunyah makanan secara perlahan

5 Tips Berpuasa untuk Penderita Maag, Perut Tetap Nyaman!ilustrasi seserang yang menikmati makananannya dan mengunyah perlahan (unsplash.com/Pablo Merchán Montes)

Mengunyah makanan secara perlahan dan menyeluruh juga bisa membantu gejala maag. Makanlah dalam suasana santai dan tenang. 

Selain itu, melakukan langkah untuk mengurangi gas berlebih dan serdawa juga dapat mengontrol gejala maag. Untuk menghindari menghirup udara berlebihan, hindari merokok, makan terburu-buru, mengunyah permen karet, minum dengan sedotan, serta hindari minuman bersoda.

7. Mengelola stres dengan baik

5 Tips Berpuasa untuk Penderita Maag, Perut Tetap Nyaman!ilustrasi ketidaknyamanan perut saat maag kambuh (pexels.com/Sora Shimazaki)

Dilansir News-Medical.Net, salah satu hal yang dapat memicu maag adalah mental. Kecemasan dan stres bisa menyebabkan ketidaknyamanan di perut. Merasa cemas membuat sistem saraf menjadi terlalu aktif, sehingga mengalihkan komponen berharga dari sistem pencernaan.

Laju pencernaan berkurang karena produksi enzim pencernaan alami dan asam lambung terdampak secara negatif. Lalu, orang tersebut mungkin jadi makan terlalu cepat, melewatkan waktu makan, atau tidak mengunyah dengan benar, yang mana itu semua bisa memicu maag.

Walaupun hubungan antara maag dan stres tidak langsung, tetapi itu mungkin mendasari beberapa gejala gangguan pencernaan. Pikiran yang stres menunjukkan kecemasan, kekhawatiran, atau lekas marah dan dapat menyebabkan insomnia. Sebaliknya, bila kurang tidur, itu akan memicu stres. Stres bisa menimbulkan nyeri otot, sakit kepala dan pusing. Ketegangan otot dapat meningkatkan tekanan pada perut dan memicu heartburn atau nyeri ulu hati.

Bila mengalami masalah pencernaan akibat depresi atau kecemasan, terapi bisa membantu, misalnya psikoterapi. Mengelola stres dengan baik dengan konseling, latihan relaksasi, meditasi, dan teknik pernapasan dalam juga dapat membantu. 

Dengan menerapkan tips di atas, diharapkan kamu bisa puasamu jadi nyaman dan lancar. Bila memang keluhan maag atau gejala terkait pencernaan lainnya sudah sangat mengganggu, tak ada salahnya untuk konsultasi dengan dokter agar bisa mendapat penanganan yang tepat.

Baca Juga: Kumpulan Artikel Seputar Ibadah Selama Ramadan

Baca Juga: 7 Buah-buahan Rekomendasi Nabi Muhammad SAW, Sunah yang Kaya Khasiat

Aisha Variella F Photo Verified Writer Aisha Variella F

Kedokteran UNS 2017 aishavariella13@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya
  • Nurulia R. Fitri
  • Hidayat Taufik

Berita Terkini Lainnya