Comscore Tracker

Menurut Sains, Inilah 10 Faktor yang Memengaruhi Ketertarikan Seksual

Bekas luka juga jadi salah satu faktor

Daya tarik atau ketertarikan seksual kadang hadir dengan cara yang begitu misterius. Lebih dari fisik atau perilaku, ternyata ada beberapa faktor yang mungkin tidak kamu duga sebelumnya yang dapat mendorong ketertarikan kita terhadap seseorang.

Berdasarkan sains, berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat memengaruhi ketertarikan seksual. Simak sampai tuntas, ya!

1. Tampilan simetris

Menurut Sains, Inilah 10 Faktor yang Memengaruhi Ketertarikan Seksualilustrasi pasangan (unsplash.com/Jessica Felicio)

Dilansir Psychology Today, ada faktor yang mendorong persepsi daya tarik yang hampir sama antara laki-laki dan perempuan, yaitu wajah simetris. Tim peneliti telah mengonfirmasi bahwa wajah yang simetris lebih menarik dibanding yang kurang simetris. Seperti tubuh yang tinggi pada laki-laki dan bentuk pinggang pada perempuan memengaruhi tingkat ketertarikan.

Bahkan dalam studi yang di muat di jurnal Animal Behaviour tahun 2010, partisipan perempuan diminta untuk menilai gambar tubuh dan wajah laki-laki untuk menilai daya tarik mereka secara fisik. Hasilnya, laki-laki dengan tubuh dan wajah simetris dinilai lebih menarik.

2. Indeks masa tubuh

Menurut Sains, Inilah 10 Faktor yang Memengaruhi Ketertarikan Seksualilustrasi pasangan (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Indeks massa tubuh (BMI) mengacu pada hubungan antara tinggi dan berat badan. Perempuan yang termasuk dalam kategori tubuh yang mungil ternyata dianggap paling menarik dan menggemaskan, menurut penelitian dalam jurnal PLOS One tahun 2016.

Sementara untuk laki-laki, penelitian ini juga menunjukkan bahwa lelaki dengan BMI yang normal atau ideal dinilai lebih menarik.

Namun, jangan terlalu terpaku pada faktor yang satu ini. Beberapa hal bisa berubah cepat termasuk kondisi tubuh, apalagi yang berhubungan dengan berat badan.

Baca Juga: Kenali 10 Istilah Orientasi Seksual, dari Biseksual sampai Omniseksual

3. Kaki yang (tidak terlalu) jenjang

Menurut Sains, Inilah 10 Faktor yang Memengaruhi Ketertarikan Seksualilustrasi kaki (pexels.com/@thiszun)

Kaki bisa menjadi daya tarik tersendiri. Menurut sebuah studi dalam The Journal of Cross-Cultural Psychology tahun 2019, ditemukan bahwa baik perempuan maupun laki-laki lebih menyukai sosok dengan kaki sedikit lebih panjang dari rata-rata.

Studi survei tersebut dilakukan terhadap partisipan di 27 negara. Ditemukan bahwa kaki yang terlalu pendek atau terlalu jenjang dianggap tidak menarik. Jadi, lebih pada kaki yang sedikit lebih panjang di atas rata-rata.

4. Bentuk wajah

Menurut Sains, Inilah 10 Faktor yang Memengaruhi Ketertarikan Seksualilustrasi olahraga angkat beban di gym (pexels.com/Andres Ayrton)

Ciri-ciri wajah tertentu dianggap paling menarik pada laki-laki yang memiliki garis rahang kuat. Sementara pada perempuan, wajah dianggap menarik bila memiliki mata besar. Ini merupakan salah satu contoh dimorfisme seksual, yaitu kondisi di mana kedua jenis kelamin dari spesies yang sama menunjukkan ciri-ciri yang berbeda di luar perbedaan organ seksual mereka.

Kondisi tersebut didukung oleh sebuah penelitian di jurnal PLOS One tahun 2015, yang menunjukkan bahwa wajah yang paling menarik adalah yang cenderung lebih maskulin (pada laki-laki) atau feminin (pada perempuan). 

Ada lagi poin menarik dari penelitian tersebut, bahwa kedua jenis kelamin juga lebih menyukai pasangan yang menunjukkan tanda-tanda kematangan fisik selain bentuk wajah.

5. Khusus untuk laki-laki, ada bekas luka di wajah

Menurut Sains, Inilah 10 Faktor yang Memengaruhi Ketertarikan Seksualilustrasi bekas luka di wajah (pexels.com/cottonbro)

Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Personality and Individual Differences tahun 2009 menemukan bahwa beberapa bekas luka di wajah membuat laki-laki lebih terlihat menarik di mata perempuan.

Mengapa bisa demikian? Bekas luka tersebut mungkin menarik karena bisa memberi sedikit gambaran bahwa laki-laki tersebut pernah menjalani kehidupan yang menantang hingga membuatnya memiliki bekas luka di wajah.

Menariknya, penelitian tersebut juga menemukan bahwa bekas luka ini hanya meningkatkan ketertarikan perempuan untuk hubungan jangka pendek. Temuan lainnya, kedua jenis kelamin lebih menyukai wajah tanpa cela saat mencari pasangan hidup.

6. Suara yang terdengar "mirip"

Menurut Sains, Inilah 10 Faktor yang Memengaruhi Ketertarikan Seksualilustrasi pasangan (pexels.com/cottonbro)

Ternyata kualitas suara manusia juga bisa memengaruhi cara kita memperkirakan ukuran daya tarik seseorang. Dilansir Healthline, suara berat pada laki-laki akan membuat perempuan tertarik, sementara suara yang tinggi akan membuat perempuan tampak dan/atau terdengar menarik.

Namun, menurut sebuah penelitian dalam jurnal PLOS One tahun 2014, nada suara seseorang bisa memengaruhi tingkat ketertarikan lawan jenisnya. Bukan hanya sebatas nada, ada juga faktor lainnya yang dapat berpengaruh, yaitu suara yang terdengar mirip dengan suara mereka sendiri, terutama dalam dialek dan aksen.

7. Kecocokan genetika

Menurut Sains, Inilah 10 Faktor yang Memengaruhi Ketertarikan Seksualilustrasi pasangan (pexels.com/GustavoFring)

Apakah kamu pernah mendapati kemiripan wajah kedua orang tuamu? Atau kamu pernah mendengar orang mengatakan bahwa orang yang wajahnya mirip adalah jodoh? Ternyata, ini ada benarnya, lo!

Berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Human Nature tahun 2016, didapatkan fakta bahwa manusia memiliki orientasi ketertarikan pada hal-hal yang sudah dikenal dan sama dalam tingkat genetik. Sebab, ini membuat manusia merasa nyaman dan lebih baik.

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa di masa lalu, banyak yang menikahi seseorang yang berasal dari kelompoknya sendiri, dan tren ini masih berpengaruh kuat dan melekat hingga saat ini. Misalnya dalam kelompok kesukuan.

8. Perilaku altruistik

Menurut Sains, Inilah 10 Faktor yang Memengaruhi Ketertarikan Seksualilustrasi membantu tunawisma (unsplash.com/Jon Tyson)

Altruisme atau perilaku altruistik naluri atau sikap memperlihatkan dan mengutamakan kepentingan dan kebaikan orang lain. Perilaku altruistik adalah kebalikan dari egois yang cuma mementingkan dirinya sendiri.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The British Journal of Psychology tahun 2017, lawan jenis akan lebih mudah tertarik secara seksual para orang yang mereka lihat menunjukkan tindakan altruistik, seperti membantu sesama, tindakan yang menunjukkan sisi keibuan atau kebapakan, dan sebagainya.

Hal menarik lainnya dari studi tersebut adalah, daya tarik perilaku altruistik menjadi dua kali lipat ketika pelakunya memang memiliki penampilan fisik yang menawan.

9. Tingkat inteligensi

Menurut Sains, Inilah 10 Faktor yang Memengaruhi Ketertarikan Seksualilustrasi perempuan dan laki-laki sedang bertukar pikiran (pexels.com/mentatdgt)

Secara alami manusia tertarik pada orang-orang yang cerdas, menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Intelligence tahun 2018. Dalam penelitian ini, baik laki-laki maupun perempuan melaporkan bahwa kepintaran adalah karakteristik penting dalam diri calon pasangan. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa kecerdasan bisa memancing gairah seksual.

10. Kesetiaan

Menurut Sains, Inilah 10 Faktor yang Memengaruhi Ketertarikan Seksualilustrasi keluarga (pexels.com/Jcarter)

Siapa pun pasti menginginkan hubungan dengan pasangannya dilandasi kesetiaan. Sebab, kesetiaan dan rasa saling percaya antara satu sama lain dianggap sangat penting dalam hubungan yang sehat, apalagi jika bicara tentang hubungan jangka panjang.

Ada sebuah studi menarik yang dilakukan oleh tim peneliti dari Cornell University, Amerika Serikat. Tim peneliti menilai tentang sifat ideal untuk pasangan jangka panjang. Hasilnya, alasan paling banyak adalah kesetiaan.

Itulah alasan tentang faktor-faktor yang dapat menimbulkan ketertarikan seksual menurut penelitian. Bagaimana, apakah cukup akurat bagimu? 

Baca Juga: 7 Posisi Cuddling Terbaik dengan Pasangan, Tingkatkan Kualitas Tidur

Basri W Pakpahan Photo Verified Writer Basri W Pakpahan

Menulis untuk Memperbaiki Diri

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya